Jumat, Desember 5, 2025
BerandaKepulauan RiauBintanKesiapsiagaan Hadapi Bencana di Tingkatkan PLN UP3 Tanjungpinang

Kesiapsiagaan Hadapi Bencana di Tingkatkan PLN UP3 Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – PLN UP3 Tanjungpinang terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dapat mengganggu pasokan listrik di wilayah kerjanya.

Heru Eka Saputra, S.H., selaku Team Leader K3, Lingkungan dan Keamanan UP3 menyampaikan, pada Rabu (15/10/2025) Pukul 15.00 WIB melalui sambungan telepon, “Dalam menghadapi bencana, kami menyiapkan berbagai langkah mitigasi resiko dan kesiapsiagaan agar pasokan listrik tetap aman dan petugas siap menghadapi situasi darurat”, jelasnya.

“PLN juga secara rutin mengadakan pelatihan dan simulasi penanganan darurat bagi seluruh tim teknis dan petugas di lapangan, setidaknya satu kali dalam setahun untuk memastikan setiap petugas siap menghadapi keadaan darurat. Selain itu, patroli dan inspeksi rutin dilakukan setiap hari untuk mendeteksi potensi gangguan pada jaringan listrik lebih awal, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan,” tuturnya.

“Terkait prosedur keselamatan saat bencana, PLN telah memiliki Standar Operasi Prosedur (SOP) dan instruksi kerja khusus yang mengatur langkah pemadaman sementara, guna menghindari bahaya listrik bagi masyarakat. Sistem kelistrikan di wilayah Bintan dan Kepri telah terintegrasi dan dimonitor secara langsung dari Kantor Cabang Penyaluran,” ungkapnya.

“Untuk fasilitas vital seperti Rumah Sakit, Bandara, dan Kantor Pemerintahan, PLN memastikan pihak terkait memiliki genset cadangan (backup power), serta melakukan komunikasi rutin untuk memastikan kondisi peralatan siap pakai,” tambahnya.

“Dalam hal koordinasi antar instansi, PLN menjalin kerja sama dengan BMKG untuk memperoleh pembaruan informasi cuaca dan potensi bencana secara berkala. Sedangkan dengan BPBD, komunikasi saat ini masih satu arah, namun ke depan diharapkan kerja sama dapat berjalan lebih intensif dalam penanganan kebencanaan,” ujarnya.

“Menanggapi keluhan masyarakat terkait lamanya pemulihan listrik pasca bencana, PLN menyarankan masyarakat menggunakan layanan PLN Mobile agar laporan dan tindak lanjut dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi. PLN juga terus meningkatkan koordinasi internal, menambah stok material, dan memperkuat armada pendukung agar proses perbaikan tidak terhambat logistik,” tuturnya.

“Selain itu, PLN melakukan pemantauan sistem secara real-time melalui pusat pengendali distribusi. Mitigasi dini juga dilakukan dengan pemadaman terbatas di wilayah terdampak untuk mencegah bahaya listrik. Setelah kondisi aman, jaringan segera dipulihkan secara bertahap dengan prioritas pada fasilitas vital dan area padat penduduk,” ujarnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati jaringan listrik yang roboh atau terendam air saat bencana, serta segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau kontak resmi PLN. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar proses penanganan dan pemulihan kelistrikan dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan efisien”. imbuhnya. (KF)

Berita Terkait

Berita Populer