Karimun, GK.com – Lambatnya proses penanganan laporan terhadap terduga pelaku penipuan berkedok informasi Lowongan Pekerjaan (Infoloker) di PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB), membuat para korban kecewa atas pelayanan publik yang di berikan pihak Kepolisian.
Lengahnya proses tersebut membuat AE (inisial nama) terduga penipuan kini disinyalir telah melarikan diri. Sufrianto mewakili para korban merasa kecewa atas lambatnya proses penanganan laporan yang di lakukan oleh Polres Karimun.
Baca juga :
“Beberapa waktu yang lalu kita sudah mendatangi Polres Karimun untuk membuat laporan, namun hanya di bilang laporan awal, sehingga belum adanya unsur penipuan yang di buat oleh pelaku,” ujar Sufrianto, Senin (06/12/2021) sekitar pukul 13.00 Wib di Kantor Perpad Meral.
Lebih lanjut Sufrianto juga menjelaskan kekecewaan pihaknya terhadap Disnaker, “Kami juga sudah menanyakan informasi terkait Loker tersebut ke Disnaker, namun pihak Disnaker tidak melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak ada lagi korban yang bertambah atas peristiwa ini. Ya namanya zaman saat ini serba susah dan sulit mencari pekerjaan, siapa yang tidak tergiur jika dijanjikan kerja,” ungkapnya.
“Atas peristiwa ini, tidak menutup kemungkinan korban akan bertambah, mengingat Info Loker tersebut di sebar melalui sosial media,” tambahnya.
“Besok kami akan mendatangi kembali Polres Karimun untuk membuat laporan, kami meminta pertanggungjawaban agar pelaku bisa di adili, dan meminta pihak Kepolisian maupun Pemerintah Daerah (Pemda) agar cepat menanggapi permasalahan yang ada, sehingga permasalahan bisa cepat terselesaikan”. tegasnya. (IWD).
Editor : Nur

