Beranda Serba-Serbi Advetorial 3 Ranperda Ditindaklanjuti Dengan Pertimbangan Point Penting Dari Setiap Fraksi DPRD Kepri

3 Ranperda Ditindaklanjuti Dengan Pertimbangan Point Penting Dari Setiap Fraksi DPRD Kepri

88
0

Dompak, GK.com  Melanjuti pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang hingga kini belum usai, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Kepri mengenai Ranperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), Ranperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kepulauan Riau, serta penyertaan modal Barang Milik Daerah (BMD) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam Rapat yang digelar pada Selasa (18/2) pagi itu, dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kepri Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Dr. H. TS Arif Fadillah, S.Sos., M.Si, para anggota DPRD Kepri, serta FKPD dan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

 

Para Anggota DPRD Kepri

 

Fraksi PDI-P, Taufik yang saat itu mengawali pembacaan Pemandangan Umumnya menyatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperbarui dalam Ranperda tersebut.

“Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi sumber daya yang besar nan melimpah, namun pengelolaannya saat ini belum optimal, sebagaimana 90% lautan, namun hanya sekitar 3% yang terjamah oleh Pemerintah Daerah,” kata Taufik di Ruang Rapat Utama Paripurna DPRD Kepri, Dompak.

“Sumber daya Kepulauan Riau tidak hanya sebatas sumber daya hayati, sumber daya mineral, energi, potensi sumber daya maritim dan potensi sumber daya kulturalnya, namun juga memiliki sumber daya Daerah Pesisir dan Pulau-Pulau kecil yang dapat dipebaharui, diantaranya hutan mangrove, terumbu karang, rumput laut dan sumber daya perikanan yang dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan hasil Daerah,” lanjut Taufik.

 

Fraksi Golkar, Kamaruddin Ali, S.H saat menyerahkan Pemandangan Umun Ranperda

 

Selanjutnya Fraksi Golkar, Kamaruddin Ali, S.H dalam kesempatan yang sama memberikan pandangan untuk mengedepankan Ranperda agar segera terselesaikan.

“Ranperda ini harus cepat terselesaikan, karana merupakan salah satu kepastian hukum yang dapat memberikan kepastian usaha di Negeri ini, maka dari itu Fraksi Golkar meminta untuk segera menyelesaikan Ranperda ini demi kepentingan rakyat dan daerah,” ujar Kamaruddin.

 

Fraksi Gerindra, Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si saat menyampaikan Pemandangan Umum

 

Sementara itu, Fraksi Gerindra, Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si dalam Pemandangan Umumnya berharap agar isu kemiskinan masyarakat Pesisir mendapat perhatian penuh dalam pembahasan selanjutnya, khususnya Ranperda RZWP3K yang harus dapat menjawab dan memberi jalan keluar atas isu tersebut.

 

Baca :

Anggota DPRD Kepri : Kalau Besok OPD Dan Stakeholder Terkait Tidak Hadir, Kami Sepakat Untuk Menolak Perda

“Kedepan diharapkan agar muncul SDM yang terampil, terbentuknya kemampuan atau skill dan pengetahuan kepada masyarakat Pesisir, karena kita ingin melihat kedepannya muncul entrepreneur-entrepreneur di Daerah Pesisir yang tidak tercampur dalam pranata sosial budaya dan budaya lokal”. jelas Nyanyang Haris.

 

OPD dan FKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang hadir dalam Rapat Paripurna

 

Fraksi-Fraksi DPRD Kepulauan Riau pun sepakat untuk membahas Ranpersa lebih lanjut dengan catatan mempertimbangkan usulan yang disampaikan oleh setiap Fraksi untuk Pemerintah Daerah. (Jer).

Editor : Febri