Jakarta, GK.com – Usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (27/04/2026), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, terjadinya gejolak di Timur Tengah tidak mempengaruhi adanya kenaikan pada Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Kondisi BBM nasional aman, baik dari sisi solar, maupun bensin. Alhamdulillah masih stabil,” tegas Bahlil di Jakarta.
Pada kesempatan itu, Bahlil juga melaporkan stok minyak mentah (crude) untuk kebutuhan pengembangan kilang dalam negeri yang berada dalam kondisi aman, selain BBM.
“Menyangkut dengan crude juga alhamdulillah stoknya di atas standar minimum nasional. Lalu berkaitan dengan ketergantungan impor LPG, saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun, namun produksi dalam Negeri hanya berkisar 1,6 hingga 1,7 juta ton. Dan selebihnya kita impor kurang lebih sekitar 7 juta. Pemerintah masih mengkaji sejumlah alternatif, termasuk pengembangan dimethyl ether (DME) dari batu bara berkalori rendah, serta opsi Compressed Natural Gas (CNG)”. terang Bahlil. (DK)
Editor: Milla
BBM, Crude Aman, Sementara LPG Masih di Kaji Alternatifnya
Misni Jabat Sekda Kepri

Kepri, GK.com – Bertempat di Gedung Daerah, dan berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 48/TPA Tahun 2026 tertanggal 22 April 2026, Senin (27/04/2026), Gubernur Kepulauan Riau, H Ansar Ahmad melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Kepulauan Riau, Misni, SKM., M.Si.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam sambutannya menegaskan, jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi, pengoordinasi kebijakan, serta penjaga kesinambungan roda pemerintahan.
“Di tengah tantangan global dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat, kita dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Saya berharap Sekretaris Daerah dapat menjadi role model dalam penerapan birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani. Jabatan ini bukan sekadar amanah struktural, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif, inovatif, dan adaptif terhadap dinamika zaman,” ucap Ansar.
“Tak lupa saya juga ucapkan terima kasih kepada Luki Zaiman Prawira sebagai penjabat Sekda sebelumnya. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjalankan roda Pemerintahan Provinsi Kepri,” kata Ansar.
Lalu, dalam pernyataannya, Misni menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat kinerja birokrasi di lingkungan Pemprov Kepri.
“Amanah yang besar ini harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya mohon dukungan dari seluruh jajaran, agar kita bisa bekerja bersama, berkolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kepulauan Riau. Peningkatan kualitas pada pelayanan publik, penguatan koordinasi antar perangkat daerah, serta mendorong inovasi dalam tata kelola pemerintahan tentunya akan menjadi fokus utama”. ujar Misni.
Sebelum menjabat sebagai Sekda Kepulauan Riau, Misni menduduki posisi Asisten Administrasi Umum di Provinsi Kepri. (AL)
Editor: Milla
Ketua DPRD: Harus Bersyukur, Semoga Batam Menjadi Lebih Baik Lagi Kedepannya

Batam, GK.com – Di momen peringatan Hari Otonomi Daerah ke- XXX tingkat Kota Batam Tahun 2026, Ketua DPRD Batam, Haji Muhammad Kamaluddin yang hadir pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat, dan ia berpesan agar senantiasa harus mengsyukuri atas pencapaian yang telah di capai hingga sampai saat ini.
“Semoga apa yang telah diraih saat ini, bisa membuat Batam menjadi lebih baik lagi kedepannya”. harap Muhammad Kamaluddin.
Pada upacara yang digelar Senin (27/04/2026) pagi itu, bertindak sebagai inspektur upacara Wali Kota Batam Amsakar Achmad, serta turut juga di hadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Haji Aweng Kurniawan, Wakil Wali Kota Batam, Kapolresta Barelang, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Hujan deras yang mengguyur Batam saat itu membuat jalannya upacara harus dilaksanakan di Aula Engku Hamidah Lantai IV Kantor Wali Kota Batam. (Rd)
Editor: Milla
Purbaya: Dilapangan Tergantung Duit, Tim Khusus Akan di Bentuk
Jakarta, GK.com – Melibatkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan membentuk tim khusus untuk memperketat penegakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang belum memenuhi kewajiban pajaknya.
“Nantinya tim khusus di Pajak dan Bea Cukai tersebut akan berada langsung di bawah koordinasi Inspektorat Jenderal atau pejabat tinggi seperti Sekretaris Jenderal atau Inspektorat Jenderal,” ujar Purbaya.
Dikutip dari media briefing, dikatakan Purbaya, ada potensi perlindungan di level operasional yang membuat penanganan kasus tidak optimal. Oleh sebab itu, ia pembentukan tim khusus agar memotong hambatan tersebut.
“Jadi kalau dikasih ke orang pajak yang di situ, sepertinya dilindungin juga itu kelihatannya,” ungkap Purbaya, Senin (27/04/2026).
“Saya sudah bertemu dengan Duta Besar China untuk Indonesia. Dalam pertemuannya, Duta Besar China menyatakan akan mendorong perusahaan-perusahaan asal Negaranya untuk patuh, namun realisasinya dinilai belum optimal. Rupanya di lapangan tergantung duit.” ujar Purbaya. (DK/*)
Editor: Milla
Prodi Tak Relevan Akan di Tutup Kemendiktisaintek
Jakarta, GK.com – Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Badri Munir Sukonco mengatakan, Pemerintah akan melakukan penyesuaian ulang terkait prodi di universitas agar setiap kelulusan dapat terserap secara maksimal, sesuai kebutuhan industri.
Hal ini dikarenakan tingginya angka kelulusan dari prodi yang tidak terserap di dunia kerja. Selain itu, prodi yang tidak relevan terbuka kemungkinan akan ditutup.
“Kita akan pilih pilah prodi yang akan kita eksekusi. Untuk meningkatkan relevansi, dan sebenarnya yang dibutuhkan prodi apa ke depan, itu yang akan kita susun bersama”. tutur Munir.
Dalam siaran ulang YouTube Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Senin (27/04/2026) yang dikutip, Kemdiktisaintek juga mengharapkan dukungan dari konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK). (Fr)
Editor: Milla
Manuel Akanji Resmi Tinggalkan Manchester City
Dilaporkan oleh Fabrizio Romano, Manuel Akanji meninggalkan Manchester City. Pemain yang telah 79 kali membela timnas Swiss itu meninggalkan Etihad Stadium setelah 136 pertandingan resmi. Bersama Manchester City, Akanji memenangkan Liga Premier sebanyak dua kali pada Liga Champions, dan Piala FA.
Untuk diketahui, pemain asal Swiss itu, telah bermain untuk klub Italia dengan status pinjaman musim. Akanji juga telah bermain hampir disemua pertandingan. Dua gol berhasil di cetak Akanji dalam 31 pertandingan. Akanji bergabung dengan Inter dengan biaya transfer sebesar lima belas juta euro. (DK)
Editor: Milla





