Rabu, Agustus 19, 2026
Beranda blog Halaman 2

204 Paspor Disiapkan Dalam Layanan Paspor Merdeka Imigrasi Batam

Masyarakat tanpak antri dalam mengurus Layanan Paspor Merdeka. (Foto Imigrasi Batam)

Batam, GK.com – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menghadirkan layanan Paspor Merdeka bagi masyarakat pada Sabtu (08/08/2026) di dua Unit Layanan Paspor (ULP), yakni ULP Harbour Bay dan ULP Mall Botania 2 (MB2).

Tercatat ada sebanyak 113 permohonan di ULP Harbour Bay yang dapat dilanjutkan untuk diproses, yaitu terdiri dari 41 permohonan melalui M-Paspor dan 72 permohonan walk-in. Sementara itu, di ULP Mall Botania 2 terdapat 91 permohonan yang diterima, dengan rincian 33 permohonan melalui M-Paspor dan 58 permohonan walk-in.
Dengan demikian, dari kedua lokasi pelaksanaan Paspor Merdeka, tercatat sebanyak 204 permohonan paspor yang telah dilayani dan dapat dilanjutkan untuk proses penerbitan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra menyampaikan, Paspor Merdeka tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke- 81 Kemerdekaan RI saja, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kemerdekaan juga kami maknai sebagai semangat untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memanfaatkan layanan ini. Bagi kami, memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan profesional merupakan bagian dari kontribusi Imigrasi dalam mengisi kemerdekaan melalui pelayanan publik yang berkualitas.” ucapnya. (Rd)

Editor: Endang

BB Disita Penyidik, Qiqi Kembali di Panggil Untuk Dimintai Keterangan

Kantor Polsek Lubuk Baja. (Foto gerbangkepri.com/Dwi)

Batam, GK.com – Kamis (06/08/2026) sekitar Pukul 14.25 WIB, Meydia Hendra Yani atau yang lebih dikenal dengan sapaan Qiqi kembali di undang oleh penyidik di Polsek Lubuk Baja, Batam untuk dimintai keterangan, serta klarifikasinya terhadap laporan dugaan penjualan Handphone ilegal yang ia alami.

Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ulang terhadap pelapor a/n Meydia Hendra Yani itu dilakukan sebagai bagian lanjutan dari proses penyelidikan kasus tersebut.

BACA JUGA:



“Saya berharap kasus ini dapat selesai dalam tahun ini, apalagi sudah berjalan satu tahun lebih, dan Barang Buktinya juga ada. Saya berharap pelakunya segera diamankan, agar tidak ada lagi korban yang timbul setelah saya,” tegas Qiqi.

“Sebagai warga Negara Indonesia, saya butuh kepastian hukum atas laporan yang telah saya laporkan”. tutup Qiqi.

Untuk diketahui, terhadap kasus penjualan dugaan Handphone ilegal di Nagoya Hill Kota Batam itu juga di pantau serta turut mendapat sorotan dari Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Berdasarkan informasi yang diterima oleh awak Media ini, Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau juga sudah sempat memanggil serta berkoordinasi kepada para penyidik.

Awak Media gerbangkepri.com sudah berupaya mengkonfirmasi terkait kasus ini kepada Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, IPDA Gihon Sahatma Togu Lumban Raja, S.Tr.K melalui pesan WhatsApp, Kamis (06/08/2026) sekitar Pukul 16.44 WIB untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada balasan dari Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja.

Guna memberikan titik terang terhadap kasus ini, gerbangkepri.com akan terus berupaya memperoleh klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, dan Polsek Lubuk Baja untuk memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.

Dan sebagai informasi, Barang Bukti (BB) satu unit handphone merk Samsung seri S21+5G saat ini juga sudah disita oleh penyidik di Polsek Lubuk Baja pada Jumat (07/08/2026) sekitar Pukul 13.52 WIB. (DS)

Editor: Milla



Imigrasi Batam Uji Coba Layanan Keimigrasian melalui ULTIMA I’M SEZ

Imigrasi Batam Uji Coba Layanan Keimigrasian melalui ULTIMA I'M SEZ. (Foto Imigrasi Batam)

Batam, GK.com – Berlokasi di Hotel Wyndham Panbil Batam pada Kamis (30/07/2026), Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melaksanakan uji coba pelayanan keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA) yang berkegiatan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh melalui Layanan Izin Tinggal Keimigrasian dan Informasi Keimigrasian (ULTIMA I’M SEZ).

ULTIMA sendiri merupakan singkatan dari Unit Layanan Izin Tinggal dan Informasi Keimigrasian, yakni layanan keimigrasian yang bertujuan memberikan kemudahan akses pelayanan, konsultasi, serta informasi keimigrasian secara lebih efektif dan efisien bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Kegiatan ini merupakan dari bagian upaya Kantor Imigrasi Batam untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha dan investor yang beroperasi di kawasan strategis nasional.

Pada pelaksanaan uji coba tersebut, petugas Seksi Izin Tinggal menerima 28 permohonan layanan keimigrasian, yang terdiri atas 20 permohonan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) dengan sponsor PT Helios Power Technology serta 8 permohonan alih status dari ITK menjadi Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dengan sponsor PT Junda Perusahaan Konstruksi.

“Sebagai salah satu kawasan strategis nasional, KEK Tanjung Sauh memerlukan layanan keimigrasian yang cepat, mudah, dan adaptif. Kehadiran layanan ULTIMA I’M SEZ diharapkan
mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing sesuai ketentuan, sekaligus mendukung percepatan investasi melalui penyediaan layanan publik yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan pengguna”. ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Wahyu Eka Putra. (Rd/*)

Editor: Endang.

Bangga Siswanya Mengharumkan Nama Sekolah Pada Ajang FLS3N Dan O2SN Kepri, ini Pesan Riana Safitri

Kepala SMAN 5 Karimun, para Guru dan Siswa Siswi berprestasi di ajang FLS3N dan O2SN Kepri. (Foto SMAN 5 Karimun)

Karimun, GK.com – Di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Tanjungpinang pada 23 hingga 26 Juli 2026, siswa-siswi SMAN 5 Karimun menorehkan prestasi yang membanggakan dalam perlombaan tersebut.

“Capaian prestasi itu adalah hasil kerja keras dari para siswa, guru pembina, dan dukungan penuh dari orang tua. Terkait hal tersebut, saya sangat apresiasi atas pencapaian yang sudah di raih siswa dalam mengharumkan nama baik sekolah,” ujar Kepala SMAN 5 Karimun, Riana Safitri, S.Pd., Senin (27/06/2026) melalui pesan WhatsApp.

“Secara konsisten, sekolah melakukan pembinaan bagi siswa yang mengikuti ajang FLS3N maupun O2SN tingkat Provinsi. Tahun ini, SMAN 5 Karimun mengirimkan peserta pada tujuh cabang FLS3N, yakni vokal solo putra dan putri, musik tradisional, monolog, fotografi, film pendek, desain poster, dan komik digital. Selain itu, sekolah juga mengirimkan peserta pada cabang O2SN seni silat putri,” terang Riana Safitri.

Menurutnya, keberhasilan siswa juga tidak terlepas dari peran besar orang tua yang terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka, termasuk dengan menambah porsi latihan di luar jam sekolah untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki.

“Kami juga mengapresiasi peran orang tua yang sangat penting dalam mendukung perkembangan bakat siswa. Sinergi antara sekolah dan keluarga tentunya menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka dalam meraih prestasi,” katanya Pukul 11.23 WIB.

Riana menilai, kegiatan seperti FLS3N dan O2SN menjadi wadah yang sangat positif bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan, sekaligus mengasah mental dalam berkompetisi dengan siswa dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.

Ke depan, SMAN 5 Karimun berkomitmen untuk lebih mempersiapkan peserta didik melalui berbagai program ekstrakurikuler dan pembinaan yang lebih intensif agar mampu bersaing pada berbagai ajang akademik, seni, maupun olahraga.

“Kami akan terus meningkatkan program pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler agar kompetensi siswa di berbagai bidang semakin berkembang dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.

“Setiap siswa pasti memiliki bakat dan kemampuan. Gali potensi diri, asah bakat secara maksimal, dan jangan takut mengikuti berbagai ajang perlombaan. Teruslah berlatih, berusaha, dan berdoa agar memperoleh hasil terbaik. Kegagalan adalah proses menuju kesuksesan, sedangkan kemenangan merupakan bonus dari usaha dan doa yang telah dilakukan. Teruslah berprestasi untuk membanggakan diri sendiri, orang tua, dan SMAN 5 Karimun,” pesannya.

Ia juga pun berharap para siswa yang berhasil lolos mewakili Provinsi Kepulauan Riau pada tingkat Nasional mampu kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama sekolah maupun daerah.

“Semoga siswa-siswi SMAN 5 Karimun yang akan berlaga di tingkat nasional dapat meraih hasil terbaik, sehingga mampu mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Karimun, dan Provinsi Kepulauan Riau”. tutupnya.

Adapun siswa SMAN 5 Karimun yang berhasil meraih prestasi pada tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 diantaranya:

Putri Alfi Syafira, Juara I FLS3N cabang Fotografi.

Muhammad Harkan Ananda Aldirma, Juara III FLS3N cabang Vokal Solo Putra.

Aisyakinah Nugratiya, Juara I O2SN cabang Silat Seni Putri yang berhak mewakili Kepulauan Riau pada tingkat nasional.

Penulis: Dwi
Editor: Endang

Imigrasi Batam Adakan Paspor Simpatik di ULP Harbourbay

Para petugas Imigrasi Batam saat melayani masyarakat saat melakukan pengurusan Paspor Simpatik di ULP Harbourbay. (Foto Imigrasi Batam)

Batam, GK.com – Unit Layanan Paspor (ULP) Harbourbay diadakan sebagai tempat Paspor Simpatik oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam pada Sabtu (25/07/2026). Layanan ini diselenggarakan di luar hari kerja sebagai salah satu upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus paspor tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan maupun pendidikan.

Saat itu, sebanyak 99 permohonan paspor di layani oleh Imigrasi Batam, 64 permohonan melalui aplikasi M-Paspor dan 35 permohonan melalui layanan walk-in. Seluruh proses pelayanan berlangsung mulai Pukul 08.00 WIB s/d 16.00 WIB.

Adapun tahapan yang dilakukan diantaranya mulai dari pemeriksaan dokumen, wawancara, pengambilan foto, hingga perekaman data biometrik berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh masyarakat Batam.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Wahyu Eka Putra menuturkan, Paspor Simpatik merupakan salah satu bentuk komitmen Imigrasi Batam dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah diakses.

“Kami ingin memastikan setiap pemohon memperoleh layanan yang cepat, nyaman, dan profesional, sehingga kebutuhan dokumen perjalanan dapat terpenuhi tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari. Paspor Simpatik dihadirkan untuk memberikan alternatif waktu pelayanan bagi masyarakat yang tidak
dapat mengurus paspor pada hari kerja”. jelas Wahyu Eka Putra. (Rd)

Editor: Endang

Mahasiswa STAIN SAR Kepri Ukir Prestasi di Lomba Artikel Kemendikdasmen RI

Mahasiswa STAIN SAR Kepri Ukir Prestasi di Lomba Artikel Kemendikdasmen RI. (Dok. STAIN SAR Kepri)

Bintan, GK.com – Dunia akademik kembali menghadirkan kabar membanggakan dari Kepulauan Riau. Seorang mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) STAIN Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau berhasil menunjukkan bahwa tugas perkuliahan dapat berkembang menjadi karya yang mampu bersaing di tingkat Nasional. Berkat ketekunan dan kreativitasnya, ia sukses menembus 20 besar dalam Lomba Artikel dan Foto “Cerita Pendidikan dan Wajah Pendidikan” yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Prestasi tersebut diraih oleh Afnesia Tamara, mahasiswa semester III Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI). Artikel yang mengantarkannya masuk 20 besar berawal dari tugas Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Paragraph Writing yang kemudian dikembangkan hingga layak mengikuti kompetisi Nasional.

Kompetisi bertema “Menguatkan Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua” itu diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari guru, tenaga kependidikan, mahasiswa, masyarakat umum hingga wartawan. Seluruh peserta diminta menyusun artikel orisinal dengan penilaian yang mencakup kualitas gagasan, kesesuaian tema, kedalaman isi, serta penggunaan bahasa.

Dalam karya berjudul “Ketika Pendidikan Bermutu Belum Menjadi Hak yang Nyata”, Afnesia mengangkat persoalan pemerataan pendidikan di Indonesia. Ia menyoroti masih adanya kesenjangan akses pendidikan, keterbatasan sarana belajar, hingga tantangan ekonomi yang dihadapi sebagian peserta didik. Melalui tulisannya, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses semua kalangan.

Pengalaman Afnesia sebagai pengajar di pondok pesantren turut memperkaya sudut pandang dalam penulisan artikelnya. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menggambarkan kondisi pendidikan yang masih membutuhkan perhatian dan kolaborasi berbagai pihak.

Afnesia mengaku tidak menyangka tugas kuliah yang awalnya hanya dikerjakan untuk memenuhi kewajiban akademik justru mampu mengantarkannya meraih prestasi di tingkat Nasional.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa masuk 20 besar. Awalnya saya hanya ingin menyelesaikan tugas kuliah dengan sebaik mungkin. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berkarya, dan berani mengikuti berbagai kompetisi”. ungkapnya.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan nilai akademik, tetapi juga mampu melahirkan karya yang berdaya saing di tingkat Nasional. Prestasi Afnesia diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, serta aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi yang membawa nama baik kampus maupun daerah. (*)

Editor: Endang