Minggu, Mei 3, 2026
Beranda blog Halaman 1068

Wawako Batam Sambut Kadet AAL

BATAM– Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan kadet Akademi TNI AL (AAL) di Kantor Walikota Batam, Selasa (7/8). Rombongan TNI AL bersama Kadet AAL singgah ke Batam dalam rangka pelayaran perdana ke Rusia, misi Operasi Kartika Jala Krida Luar Negeri 2018.

Pimpinan rombongan, Mayor Laut Elektro Fajar Sarwoko mengungkapkan rombongan tiba di Batam dengan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci Selasa (7/8). Dan akan berada di Batam selama tiga hari ke depan, sampai Kamis (9/8).

Pelayaran menuju Rusia dan Korea Selatan berlangsung mulai 2 Agustus hingga 9 November 2018. Lama pelayaran 100 hari, meliputi 77 hari di luar negeri dan 23 hari di dalam negeri. KRI Bima Suci akan menempuh jarak 11.187 mil laut dengan rute Surabaya-Batam-Zhanjiang (China)-Yeosu (Korea Selatan)-Vladivostok (Rusia)-Qingdao (China)-Yokosuka (Jepang)-Jeju (Korea Selatan)-Manila (Filipina)-Bitung-Surabaya.

“Komandan KRI Bima Suci dan sejumlah perwira, bintara, dan kadet AAL akan melaksanakan kunjungan kehormatan kepada petinggi kota, gubernur, instansi pemerintahan, dan satuan militer negara-negara sahabat yang dikunjungi. Selama pelayaran, para personel TNI AL pengawak KRI Bima Suci juga menyiapkan diri dalam ansambel musik Band Duta Samudera dan Brass Band,” ujarnya.

Khusus untuk kadet Akademi TNI AL akan melaksanakan kirab kehormatan di kota-kota yang dikunjungi berupa pergelaran marching band Genderang Suling Taruna Akademi TNI AL. Selama di Batam, TNI Angkatan Laut akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk menginformasikan Akademi AL. Masyarakat juga diberi kesempatan untuk melihat langsung KRI Bima Suci yang bersandar di Pelabuhan Batuampar.

“Kami harap melalui kunjungan ini dapat menambah wawasan kepada taruna tentang tempat-tempat yang ada di Kota Batam,” kata Fajar.

Atas kunjungan Taruna TNI AL ke Pemko Batam, Amsakar mengucapkan terimakasih. Ia menyambut baik niat Taruna TNI yang akan melakukan sosialisasi ke sekolah yang ada di Batam. Ia berharap melalui sosialisasi ini dapat menumbuhkan minat siswa SMA di Kota Batam. Dalam kesempatan itu sepintas Amsakar menjelaskan tentang Kota Batam yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia.

“Saya paling risau soal narkoba. Alhamdulillah Pemko Batam bersama dengan BNN Kota Batam selalu turun ke sekolah untuk sosialisasi bahaya narkoba. Selain itu persoalan lain yang dihadapi tindak pidana penjualan orang dan TKI illegal. Ini menjadi resiko daerah yang berdekatan dengan negara luar,” sebutnya. (MC)

Pabrik Rokok Dibangun di Dompak

TANJUNGPINANG- Pembangunan pabrik rokok di pulau Dompak merupakan espansi dan bekerja sama antara PT. Batu Karang Malang dengan PT.Megatama sinar abadi yang berada di Tanjungpinang.

Untuk tahap pertama pembangunan pabrik rokok di dompak senilai 50 milyar dan akan dilajutkan tahap 2, 3 dan 4 dengan total investasi senilai 200 milyar. Luas lahan pabrik mencapai 16 hektar yang telah dibebaskan dari masyarakat.

Diperkirakan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 250-300 orang untuk tahap produksi pertama.

Untuk itu SUNADI selaku Direktur PT. MEGATAMA BATU KARANG INDONESIA mengharapkan dukungan penuh kepada pemda, pemerintah pusat dan masyarakat untuk kegiatan ini agar berjalan optimal demi kelancaran investasi ini.

Sunadi mengatakan dalam berinvestasi pihaknya tetap mengutamakan regulasi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah. “Walaupun pemerintah telah memberikan izin terhadap PT. MBKI untuk berinvestasi di kawasan FTZ Pulau Dompak,” ujar Sunadi setelah meletakkan batu pertama bersama Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Kamis (9/8/2018).

Nurdin mengatakan akan mendukung penuh investasi yang ada di Kepri. Dan ia berharap anak anak daerah akan di prioritaskan dahulu untuk mengelola prusahaan yang akan di bangun ini.

“Masalah insfrastruktur seperti akses jalan dan pelabuhan menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujar Nurdin.

Hadir pada acara peletakan batu pertama Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri, Sekda Tanjungpinang Riono dan Syeikh Ali Jaber. (DK)

11 Rekomendasi Pansus LPP APBD 2017 kepada Gubernur

TANJUNGPINANG- Panitia Khusus (Pansus) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Tahun anggaran 2017 DPRD telah menyelesaikan tugasnya. Pansus memberikan sebelas rekomendasi yang dibacakan oleh juru bicara pansus Suryani, di sidang paripurna yang dilaksanakan di Gedung DPRD, Senin (6/8).

Adapun rekomendasi yang dilahirkan pansus adalah meminta Pemprov Kepri mengurangi ketergantungan dana transfer pusat. “Kami meminta agar Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah serta OPD terkait harus berkerja optimal untuk menggali potensi pajak dan Retribusi daerah serta pendapatan lain- lain yang sah,” kata Suryani.

Ia juga memberikan rapor merah kepada Dinas Perhubungan yang hanya mampu merealisasikan pendapatan dari retribusi daerah sebesar 0,03 persen saja. “Pansus meminta agar kinerja Dinas Perhubungan menjadi catatan khusus untuk dapat diperhatikan dan ditindaklanjuti Gubernur,” pinta Suryani lagi.

Pansus juga melihat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat terus dipertahankan dengan meningkatkan sistem pengendalian intern. Untuk itu, Pansus merekomendasikan agar Gubernur mengevaluasi dan menempatkan SDM yang tepat dan berkompeten dibidang pengelolaan keuangan disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Disamping predikat WTP tersebut, Pansus mengharapkan sistem pengelolaan anggaran dan belanja daerah provinsi Kepulauan Riau sudah mengarah kepada sistem Akuntansi berbasis Teknologi Informasi atau E-Budgeting,” tegas politikus PKS ini.

Selain menyoroti anggaran, Pansus juga meminta agar Gubernur meninjau kembali keberadaan BUMD milik Kepri. Selama ini, BUMD dinilai tidak memiliki manfaat ekonomis, serta cenderung membebani anggaran daerah tanpa ada hasil. “Pansus LPP merekomendasikankepada Gubernur Kepulauan Riau untuk mereview keberadaan PT. Pembangunan Kepri dalam rangka likuidasi,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Gubernur Kepri Nurdin Basirun berjanji untuk menindaklanjuti rekomendasi dari pansus ini. “Kami akan pelajari setiap rekomendasi dan menindaklanjutinya,” kata Gubernur. (*)

DPRD Sahkan Perubahan Tatib

TANJUNGPINANG- Sidang Paripurna DPRD akhirnya mengesahkan tata tertib (tatib) DPRD Provinsi Kepri yang baru. Tatib yang baru ini, mengacu kepada PP 12 tahun 2018.  Adapun pasal yang cukup krusial dalam tatib ini adalah masa reses.

Dalam tatib sebelumnya, DPRD Provinsi Kepri melakukan reses selama enam hari kerja. Dengan berlakunya tatib ini, maka DPRD melakukan reses selama 14 hari kerja. “Berdasarkan pasal 88 PP No12 tahun 2018 disebut bahwa reses DPRD Provinsi delapan hari kerja. Dan untuk provinsi yang bercirikan Kepulauan dapat ditambah paling lama enam hari,” kata juru bicara pansus Alex Guspeneldi dalam sidang Paripurna, Senin (6/8).

Penambahan enam hari kerja bukan tanpa alasan. Dengan luasnya wilayah lautan Kepri, diharapkan nantinya DPRD dapat optimal menjalankan fungsinya ditengah masyarakat menjaring aspirasi. “Jika enam hari saja, biasanya waktu reses sudah habis dijalan. Dengan penambahan waktu, anggota DPRD bisa lebih lama lagi berada di tengah masyarakat,” papar Alex.

Selain masa reses, diatur juga penambahan tugas dan wewenang DPRD yaitu memilih Gubernur dan Wakil Gubernur jika sisa masa jabatan lebih dari delapan belas bulan. Dalam tatib yang baru ini, Badan Musyawarah juga diminta untuk mengkoordinasikan rencana kerja tahunan seluruh alat kelengkapan DPRD.

“Terakhir, pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara serta Ranperda tentang APBD memberikan ruang di komisi-komisi untuk dibahas di Badan Anggaran,” pungkasnya.

Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak sebelum menutup paripurna mengaku gembira dengan perubahan tatib ini. “Karna tatib ini akan jadi panduan kita menjalankan tugas-tugas legislatif,” tutupnya. (*)

Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Sebelum Berakhir

NATUNA- Terhitung 31 Agustus 2018, Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna dalam hal ini Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) SAMSAT Natuna akan berakhir.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Natuna, Alfiuzzamri mengatakan, berdasarkan Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Pemberian Keringanan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor Kedua Serta Penghapusan Sanksi Administrasi, tujuan dari diadakannya program pemutihan pajak kendaraan ini adalah tidak lain untuk membantu masyarakat.

“Sebenarnya ini memang kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat, karena program ini diadakan tidak lain untuk meringankan beban masyarakat yang ingin membayar denda pajak dan sebagainya.” ucap Alfi kepada WartaKominfo (07/08/2018) .

“Jika untuk diperpanjang, sepertinya berat, hal ini dikarenakan kita sudah memberikan kemudahan yang cukup istimewa dibanding tahun sebelumnya, yang sudah kami sosialisasikan ke masyarakat terkait program ini sejak 1 Mei lalu”, jawab Alfi saat ditanya mengenai kemungkinan perpanjangan waktu.

Menurut Alfi, sangat disayangkan sekali jika masyarakat menyia-nyiakan kesempatan ini. Hal ini dikarenakan program pemutihan pada tahun ini sangat istimewa dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Diantaranya adalah keringanan tunggakan pajak kendaraan bermotor hanya 50 % , pembebasan Bea balik nama kedua (BBN-KB 2) , dan penghapusan sanksi administrasi atau denda pajak kendaraan.

Untuk itu, pihak KPPD terus menghimbau agar masyarakat segera mengurus pajak kendaraan nya sebelum masa program pemutihan ini habis, karena setelah 31 Agustus, biaya akan kembali normal.

Upaya sosialisasi mengenai program ini sudah semaksimal mungkin dilakukan pihak KPPD, diantaranya menyebar brosur dan memasang iklan di RRI Ranai berupa himbauan untuk datang ke Kantor SAMSAT dengan membawa persyaratan diantaranya, E-KTP, STNK asli, BPKB asli, Fotocopy Kartu Keluarga.

Selain menyebar brosur ke masyarakat yakni ke Pasar Tradisional Ranai dan Sedanau, KPPD juga telah menyebar brosur ke kantor-kantor OPD Kabupaten Natuna.

“Kita bahkan sudah menyebarkan brosur himbauan ini ke Dinas-Dinas, karna kita berharap orang-orang di pemerintahan sadar pajak kemudian memberi contoh kepada masyarakat biasa.”, jelas Alfi mengakhiri.

Sumber: Diskominfo

Tabligh Akbar Muharram, Lalu Lintas Batam Direkayasa

BATAM– Pada Sabtu (11/8/2018) jalan Raja Haji Fisabilillah akan ditutup karena jalur tersebut digunakan sebagai pusat acara Malam Tabligh Akbar Gebyar Muharram 1440 H Tahun 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Pusat acara Tabligh Akbar Kemilau Muharram 1440 H di Jalan Raja Haji Fisabilillah atau depan Palm Spring-Batamcentre.

Penutupan jalur akan mulai dilakukan pukul 16.00 Wib hingga pukul 24.00 Wib. Bagi masyarakat Kota Batam yang akan menyaksikan Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, Pemko Batam telah menyiapkan tiga kantong parkir.

Kantong parkir utama tanah kosong Oxley, depan dan belakang ruko Edukits dan di depan dan belakang KFC Gelael sampai ke Rumah Makan B3 Palm Spring. Bagi masyarakat dari arah Batam Centre yang ingin ke lokasi acara dapat berptar arah dari u turn depan Palm Pring dengan lokasi parkir di Oxley. Sedangkan warga dari Batam Centre yang akan ke Sekupang dan ke Simpang Kabil harus berputar lewat Sei Panas menuju Simpang Jam.

“Bagi masyarakat Batam dari arah Sekupang dan Batu Aji untuk menuju ke lokasi acara tetap masuk melewati Simpang Jam dan menurunkan penumpang di depan Dataran Madani atau jalan Raja Haji Fisabilillah. Kemudian untuk menuju ke lokasi parkir bisa melewati jalan belakang Edukits nanti tembusnya di rumah makan Lamun Ombak,” jelas Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admaji, Jumat (10/8).

Demi terciptanya situasi yang aman dan suksesnya penyelenggaraan acara tersebut, Pemko Batam juga telah menyiapkan tim pengamanan sebanyak 1.150 personil. Tim pengaman terdiri dari personil Polresta Barelang, anggota Kodim 0316 Batam, Batalyon Infantri 134/Raider, Marinir/Satria Bhumi Yudha, Angkatan Laut, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Pagar Nusa, GP Ansor, tim pengamanan UAS dan dari FPI Kota Batam.

“Malam itu juga akan dilakukan pengumpulan donasi untuk korban gempa di Lombok,” ucapnya.

Untuk meramaikan acara tersebut Walikota Batam, Muhammad Rudi mengundang seluruh masyarakat Kota Batam untuk dapat bersama-sama hadir menyaksikan ceramah Ustad Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf. Masyarakat yang hadir diharapkan mengenakan pakaian putih-putih. Di lokasi acara panitia juga menyediakan area bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah Shalat Mahgrib.

“Mari bersama-sama kita meramaikan peringatan Muharram 1440 Hijriah ini dengan menyaksikan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech akan bershalawat diiringi grup hadrohnya. Semoga acara ini berlangsung dengan lancar dan aman dari mulai terselenggaranya acara hingga selesai,” ajak mantan Camat Bengkong ini. (MC)