Minggu, Mei 3, 2026
Beranda blog Halaman 1067

Pemkab Pacitan Belajar ke Bintan

BINTAN– Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Sekda Adi Prihantara, Ketua TP PKK Deby, Ketua DWP Bintan Nong Adi Prihantara dan jajaran Kepala OPD menyambut Bupati Kabupaten Pacitan dan rombongan.

Dalam ramah tamah yang digelar di Ballroom Nirwana Gardens kawasan wisata Lagoi, Jum’at malam (3/8) itu, Apri dengan ramah menyapa semua peserta rombongan.

Apri mengakui bahwa dirinya banyak mempelajari berbagai hal dari Kabupaten Pacitan. Itu semua didapat saat dirinya sempat berkunjung ke Pacitan pertengahan Mei lalu. Dari situ Apri mengakui banyak hal unik yang bisa diadaptasi untuk kemudian dijadikan terobosan baru di Bintan.

“Satu malam saya di sana, saya banyak melihat hal menarik. Baik dari tata kota, sosial masyarakat sampai kultur budayanya. Menarik saat saya di alun-alun sana, InsyaAllah ada beberapa hal yang mungkin akan kami tiru dengan alasan akan sangat baik jika Bintan juga menerapkan hak itu” terangnya singkat.

Bahkan ditambahkannya bahwa secara pribadi dirinya juga banyak belajar dari sosok H. Indartato selaku Bupati Kabupaten Pacitan. Menurutnya, sosok yang akrab dengan sapaan ‘Pak In’ itu punya segudang pengalaman akan dunia Pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Sehebat apapun seorang pemimpin, ia tetap harus selalu belajar dari orang-orang yang memang punya kredebilitas tinggi. Saya pribadi banyak belajar dan banyak mendapat motivasi dari sosok Pak In. Kedepannya semoga Bintan dan Pacitan bisa terus berhubungan baik bahkan bisa terus terikat dalam kerjasama yang membangun” pungkasnya.

Indartato sendiri dalam sambutannya mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya atas penyambutan dirinya bersama rombongan. Pak In bahkan mengungkapkan hal sebaliknya bahwa dirinya juga banyak mempelajari program-program kemasyarakatan yang ada di Bintan.

“Terharu saya bersama rombongan dengan penyambutan yang diberikan pada kami. Jujur, saya pribadi malah banyak belajar dari berbagai program Pemerintah di sini. Kalau untuk MoU atau kerjasama, mudah-mudahan ke depan kita bisa menjalin kerjasama itu dalam semua bidang” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan beberapa warga Pacitan yang tergabung dalam Paguyuban Warga Pacitan Kabupaten Bintan. Kunjungan rombongan Bupati Pacitan ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengelolaan wisata di Kabupaten Bintan.

“Alhamdulillah gaung destinasi wisata Bintan telah semakin dikenal. Sahabat-sahabat dari Pacitan berkunjung untuk melihat hal itu. Tapi lebih tepat kalau disebut saling belajar dan bertukar pengalaman” ungkap Sekda Bintan saat ditemui seusai acara. (MCB)

Sekda Buka Musda III BKOW Provinsi Kepri

TANJUNGPINANG- Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS Arif Fadillah mengatakan Pembangunan dan Perempuan merupakan mata rantai yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Artinya perempuan merupakan salah satu unsur pelaksana dan sasaran proses pembangunan itu sendiri.

“Perempuan mempunyai peran mendukung pekerjaan suami dan mendidik anak-anak agar menjadi generasi penerus yang berguna bagi nusa dan bangsa. Oleh karena itu sukses atau  tidaknya pembangunan salah satunya ditentukan oleh peran serta perempuan,” kata Arif saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Musyawarah Daerah III Badan Koordinasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Riau di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (13/8).

Turut hadir pada acara ini Ibu Hj. Rosmery Isidianto Istri Wakil Gubernur Kepri, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kepri, Perwakilan PKK dan Dharma Wanita Provinsi Kepri, Perwakilan organisasi Bhayangkari, Jalasenastri, Persit Kartika dan PIA Ardhya Garini.

Dalam Musda tersebut, terpilih Hj Rosmerry Isdianto sebagai Ketua BKOW Kepri 2018-2023.

Arif melanjutkan pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Oleh karena itu peran organisasi masyarakat dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan pembangunan itu sendiri.

“Keberadaan BKOW menjadi penting dalam pembangunan sebagai organisasi yang menjembatani keinginan dari berbagai oragnisasi yang tergabung didalamnya. BKOW diharapkan bisa bersinergi dengan OPD yang ada dalam pelaksanaan program kerjanya sehingga peran BKOW dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjut Arif.

Mengingat bahwa hari ini Musyawarah Daerah (Musda) III akan memilih Ketua periode 2018-2023, Arif berharap kepada peserta dapat memilih kandidat yang benar-benar bisa mengakomodir keinginan organisasi, secara personal memiliki kapasitas serta dapat membangun akses/hubungan kerja dengan OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Selamat melaksanakan Musda, pilihlah pemimpin yang terbaik. Mari kita semua sukseskan Musda BKOW Kepri ini sehingga perempuan kepri dapat terus berkarya dan membangun masyarakat yang berakhlak mulia,” harap Arif.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Kelaurag Berencana (P3AP2KB) Provinsi Kepri Misni mengatakan bahwa BKOW periode 2011-2016 telah berakhir masa jabatannya maka dalam rangka menjaga efektifivitas organisasi-organisasi perempuan di Provinsi Kepulauan Riau maka perlu segera dilaksanakan Musyawarah Daerah ke III yang telah diamanahkan melalui surat keputusan Gubernur Kepri Nomor. 12151 Tahun 2017.

“Seiring berakhir masa jabatan maka perlu dilakukan Musda untuk memilih ketua dan kepengurusan yang baru,” Ujar Misni.

Adapun menurut Misni tujuan pelaksanaan Musda ini adalah dalam rangka penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua BKOW Periode 2011-2016, memilih ketua BKOW, menyusun program kerja BKOW serta menyusun dan menyempurnakan AD/ART BKOW Provinsi Kepulauan Riau periode 2018-2023. (Hum)

Muslim Batam Diingatkan Ikuti Sunnah Nabi dan Cinta NKRI

BATAM– Warga muslim Batam bershalawat untuk Rasulullah dan mendoakan kebaikan bagi negeri dalam acara Tabligh Akbar Gebyar Muharram 1440 H. Tabligh akbar yang digelar di Dataran Madani Batam Centre, Sabtu (11/8) malam ini menghadirkan dua ulama besar Indonesia, Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf.

Habib Syech bersama rombongan hadrohnya mengajak jemaah yang hadir untuk bershalawat nabi. Dengan bershalawat, umat muslim diajak untuk mengingat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Serta mengenang kisah Rasul yang penuh suka duka. Shalawat diikuti bersama tak hanya orang dewasa tapi juga anak-anak usia sekolah.

Selain itu, ulama keturunan Rasulullah SAW ini juga mengingatkan warga Batam untuk cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lagu-lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hari Kemerdekaan, hingga Garuda Pancasila dinyanyikan bersama ribuan jemaah tabligh.

“Kita doakan negeri kita selamat,” tutur Habib Syech.

Sementara Ustadz Abdul Somad mengajak warga Batam untuk cinta kepada Rasulllah Muhammad SAW. Ada tiga hal yang bisa dilakukan sebagai tanda bukti cinta Rasul.

Pertama yaitu dengan sering mengingatnya, sering menyebutnya melalui shalawat-shalawat. Kedua, ikuti pakaiannya, ikuti sunnahnya, ikuti kelakuannya. Dan ketiga, tanda cinta nabi adalah dengan menjaga warisannya.

“Apa warisannya nabi? Nabi tidak meninggalkan istana. Yang ditinggalkan nabi, warisan-warisan masjid. Saya tak perlu mengajarkan warga Batam bagaimana meramaikan masjid. Di tanah lapang saja begini ramainya, apalagi masjid,” kata Ustadz Somad.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih kepada warga yang hadir. Ia mengatakan Dataran Madani ini dibuat untuk dimanfaatkan masyarakat Kota Batam. Berbagai kegiatan bisa digelar di jalan yang sudah diperlebar tersebut.

“Daerah ini akan dijadikan contoh untuk Batam Centre. Mari kita jaga sama-sama. Dan acara hari ini tidak boleh ada kejadian satun pun yang merusak. Tugas kita hari ini menjaga jangan sampai ada yang berbuat tidak baik. Sehingga tabligh akbar bisa betul-betul berjalan baik sesuai keinginan kita,” pesan Rudi. (MC)

Pramuka Penggalang Kunjungi Gedung DPRD Kepri

TANJUNGPINANG- Sebanyak 360 anggota Pramuka Penggalang kabupaten/kota Se-provinsi Kepri mengunjungi kantor DPRD, Senin pagi (13/08). Mereka berjalan kaki dari Bumi Perkemahan Dompak menuju kantor DPRD Provinsi Kepri.

Pramuka penggalang terdiri dari  Kwartir Cabang Tingkat II masing-masing daerah dari Kabupaten/Kota di Kepulauan Riau, yakni dari Kwarcab Kabupaten Bintan, Kwarcab Kabupaten Lingga, dan Kwarcab Kota batam.

Sementara untuk Kwarcab Kepulauan Anambas, Natuna dan Tanjung Balai Karimun tidak mengikuti karena jarak dan keterbatasan dana.

Para peserta Pramuka Penggalang ini disambut langsung Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Kepri, yakni Jumaga Nadeak, Hanafi Ekra, Husnizar Hood, Jusrizal, Abdul Rahman, Sukhri Farial, dan Teddy Jun Askara.

Kepada Anggota Pramuka ini Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak menjelaskan bidang masing-masing komisi serta tugas dan fungsi anggota DPRD Provinsi Kepri serta memberikan apresiasi terhadap mereka.

“Saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada adik-adik pramuka yang telah mengunjungi kantor DPRD Provinsi Kepri,” ujarnya.

Jumaga berpesan kepada anggota pramuka agar memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi orang hebat dan sukses.

Sunarno, selaku Ketua Panitia Kemah Besar Pramuka Kepri mengatakan tujuan dari kegiatan kunjungan ini untuk mengenal dan mengetahui gedung dewan serta fungsinya. “Ini merupakan kunjungan ke-3 ke Kantor Dewan ini,” katanya.

Kunjungan Pramuka Penggalang ini merupakan salah satu agenda memperingati HUT Pramuka yang ke-57. (Hum)

HUT Bhayangkara ke 72, Polres Lingga Gelar Offroad

LINGGA– Memeriahkan HUT Bhayangkara ke 72 tahun 2018 Polres Lingga bekerja sama dengan Pemkab dan IOF Pengcab Lingga menggelar LINGGA OFFROAD GATHERING FULL ADVENTURE JIP 4×4 TRAIL PART 3 di Dabo Singkep, Sabtu (11/8/2018).

Event tahunan ini berlangsung selama dua hari.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah didampingi Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho bersama Sekda Lingga Jumardi Esram, melepas rombongan dengan mengangkat bendera dimulainya start secara bersama sama.

Peserta yang mengikuti event ini berasal dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun dan Lingga sendiri. Yang mengikuti offroad berjumlah 44 unit kendaraan roda 4 dengan jarak tempuh 52 Km dalam waktu 12 jam.

Yang mengikuti trail adventure berjumlah 66 unit kendaraan roda 2 dengan jarak tempuh 134 Km dalam waktu 12 jam.

Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho mengatakan kegiatan offroad disinergikan dengan program Pemkab Lingga yaitu Visit Lingga, dengan sasaran akan menarik para offroader dari lingkup nasional hingga internasional.

Ia berharap Lingga Offroad Gathering Part 3 bisa menarik lebih banyak perhatian sehingga dikemudian hari, khususnya seri keempat, berjalan lebih baik.

“Kami minta Pak Sekda dapat mendatangkan peserta-peserta dari mancanegara, khususnya rekan-rekan dari negara tetangga. Kami akan kordinasi dengan pihak terkait, contohnya dengan Imigrasi, Bea Cukai. Ini harus dipelajari lebih dulu apabila memerlukan persyaratan khusus,” kata Kapolres. (Man)

Segera Dibangun Masjid Besar di Mantang

BINTAN- Usai melantik majelis pramuka kwartir Kecamatan Mantang, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyempatkan meninjau lahan yang rencananya akan dibangun masjid besar. Lahan tepat berada disamping kiri kantor Camat Mantang.

Ditemui di lokasi, Selasa (7/08/2018), Dalmasri menjelaskan bahwa bangunan masjid menempati lahan seluas satu hektar.

“Karena setiap kecamatan yang ada di Bintan masing-masing sudah ada (masjid besar), maka dari itu Mantang juga harus ada masjid besarnya,” kata Dalmasri.

Terkait pengurusan lahan pembangunan masjid, pada 2018 ini sudah masuk ke tahap pematangan lahan. Tinggal finishing saja. Dan untuk proses pembangunan rencananya akan dimulai pada 2019 mendatang.

Pihak Kecamatan juga sudah mengusulkan pembangunannya untuk anggaran tahun depan.

“Terkait nama masjid yang akan digunakan nanti kita akan melakukan musyawarah bersama tokoh masyarakat setempat,” kata Dalmasri. (MCB)