Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 1058

Perda RWZP3K Solusi Tingkatkan PAD Sektor Laut

KEPRI- Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyampaikan jawaban terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018-2035 di ruang Rapat Paripurna DPRD Kepri, Dompak, Senin (17/09/2018).

“RZWP3K ini merupakan amanat UU No.27 tahun 2017 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, sebagaimana yang tercantum di dalam Pasal 7 Ayat 3, menyebutkan Pemerintah Daerah wajib menyusun Ranperda RZWP3K,” kata Nurdin.

Menanggapi Pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kepri, dikatakan Nurdin, pemerintah menerima segala masukan tersebut, untuk meningkatkan pembangunan yang merata serta memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.

“Kebijakan RZWP3K ini telah diatur dalam bab indikasi program, sementara dananya nanti bersumber dari APBN, APBD dan Investasi Swasta,” imbuhnya.

Lanjut Nurdin, di dalam ranperda RZWP3K mengatur tentang lokasi ruang perairan sampai 12 mil laut, diutamakan untuk kawasan konservasi, ruangan dan akses kehidupan bagi para nelayan.

“Dengan adanya Perda RZWP3K ini, ke depan pemanfaatan ruang laut bagi semua pemangku kepentingan dapat tertata dan terpetakan dengan baik dan secara sosial terbagi menjadi 4 kawasan, yakni kawasan pemanfaatan ruang, kawasan konservasi, kawasan strategis nasional terpadu dan alur laut,” terangnya.

Mantan Bupati Karimun ini turut menambahkan, Perda ini diharapkan menjadi salah satu solusi peningkatan PAD dari sektor kelautan. Seperti retribusi perizinan pemanfaatan ruang laut, kegiatan labuh jangkar, pertambangan, pariwisata bahari, perikanan, industri maritim dan reklamasi.

Setelah penyampaian jawaban pemerintah oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. DPRD Kepri melakukan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Ranperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepulauan Riau, Ketua dipimpin oleh Sahat Sianturi, sedangkan Wakil Ketua Ing Iskandarsyah dan Raja Bakhtiar.

Rapat Raripurna kali ini dipimpin oleh ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak dan didampingi Wakil Ketua I Rizki Faisal. (Red)

Pemko Tanjungpinang Buka Penerimaan 237 CPNS

TANJUNGPINANG- Jika tidak ada aral melintang Pemerintah Kota Tanjungpinang berencana membuka penerimaaan CPNS sebanyak 237 orang pada tanggal 19 September mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. Riono, M. Si Senin (17/9).

Lebih lanjut dipaparkan Riono, dari 237 lowongan tersebut terdiri dari tenaga guru 164 orang, tenaga kesehatan 56 orang dan tenaga teknis 17 orang.

Riono menambahkan,selain dari itu juga ada formasi khusus 5 persen dari total penerimaan CPNS daerah atau sebanyak 11 orang untuk lulusan Cumlaut, dan 1 persen untuk penyandang disabilitas atau sebanyak 2 orang.

Dengan dibukanya lowongan CPNS ini Riono mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan yang diberikan pemerintah kepada putra putri terbaik kota Tanjungpinang khusususnya untuk dapat bersaing secara sehat sesuai bidang ilmu yang dimiliki dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Hal senada juga disampaikan Penjabat Walikota Tanjungpinang Drs. Raja Ariza, M. M. Ariza mengatakan agar peluang ini benar-benar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para lulusan perguruan tinggi. “Dengan dibukanya lowongan penerimaan CPNS ini maka setiap lulusan dapat mendaftarkan diri sesuai persyaratan yang ada pada tangal 19 nanti”, himbaunya

Kepala BKPSDM Drs. Tengku Dahlan, M. T mengatakan pengumuman secara resmi baik persyaratan maupun pendidikan masing-masing kualifikasi jabatan akan disampaikan melalui website resmi Pemko Tanjungpiang. “Silakan buka www.tanjungpinangkota.go.id pada tanggal 19 September mendatang”, ujar Tengku. (Red/Hum)

UMRAH Wisuda 658 Wisudawan

TANJUNGPINANG– Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar acara Dies Natalis ke XI dan Wisuda Sarjana ke XI, tahun 2018 di Aula Kantor Gubernur Provinsi Kepri Jl. Dompak, Sabtu (15/09) pukul 08.30 Wib, dengan mengambil tema ‘Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0 Dengan Cerdas, Jujur, dan Mulia’.

Sidang yang dibuka oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc itu dihadiri Gubernur Provinsi Kepri Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M,Si, Pj. Walikota Tanjungpinang Raja Ariza, perwakilan dari Bank Indonesia, dan beberapa Rektor dari perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Dalam acara tersebut juga diadakan penandatanganan Memorandum Of Undrerstanding (MOU) yang ditandatangani langsung oleh para Rektor dan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Dalam sambutannya, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc mengatakan, “Alhamdulilah pada hari ini Die Natalis yang ke XI dan Wisuda Sarjana XI Universitas Raja Ali Haji pada tahun 2018, UMRAH mewisuda sebanyak 658 dari lima Fakultas yaitu Fakultas Teknik ada 69 wisudawan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan 71 wisudawan, Fakultas Ilmu Keguruan Pendidikan 116 wisudawan, Fakultas Ekonomi 168 wisudawan, serta Fakultas Sosial dan Politik ada 234 wisudawan,” papar Syafsir.

“Untuk IPK yang di raih oleh masing-masing Fakultas dengan predikat Cumlaude adalah Ilmu Teknik dengan nilai IPK 3.30, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan dengan nilai IPK 3.96, Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan nilai IPK 3.96, Fakultas Ekonomi nilai IPK 3.84, serta dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik meraih nilai IPK 3.88,” terangnya.

“Dengan pembuktian UMRAH tahun ini yang sudah terakreditasi B, kita berharap lulusan UMRAH tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang ada, apalagi dengan kemaritiman yang ada di Provinsi Kepri ini, semoga wisudawan yang telah lulus dapat bekerja dengan baik kedepannya” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah lulus dan semoga kedepannya menjadikan UMRAH sebagai Universitas Negeri satu-satunya di Provinsi Kepri agar lebih baik lagi.

Dalam kesempatan tersebut, bersamaan dengan memperingati hari World Clean Day (WCD), Gubernur Kepri, Nurdin Basirun juga menyampaikan pesannya kepada semua para wisudawan dan para tamu undangan lainnya agar kita bisa bersama-sama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga laut, untuk tidak membuang sampah ke laut maupun di darat.

“Semoga ilmu yang sudah di dapat kedepannya bermanfaat dan semoga anak-anak kita bisa mengabdi kepada bangsa”. tutup Nurdin. (WD)

BRI Bagikan 2.000 Paket Sembako CSR

Batam – Bank BRI Batam Nagoya memberikan 2.000 paket sembako untuk warga Batam. Paket sembako berisi beras, gula, tepung, dan minyak goreng. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) badan usaha milik negara (BUMN) perbankan tersebut.

Pimpinan BRI Batam Nagoya, Rori Lumbantoruan mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Manfaat yang diberikan berasal dari dana bina lingkungan bank milik negara ini.

“Kami wajib menyisihkan laba untuk dikembalikan ke masyarakat. Kegiatan ini memang agenda setiap tahun. Tapi ke depan bentuknya seperti apa akan kami tawarkan ke Pemko Batam,” kata Rori saat menyerahkan bantuan kepada Walikota Batam di Seipanas, Jumat (14/9).

Walikota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih kepada BRI yang sudah menyalurkan CSR-nya dalam bentuk sembako. Bahan pangan pokok ini akan diserahkan langsung ke masyarakat yang berhak.

Menurutnya CSR seperti ini sudah membantu tugas Walikota. Khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap langkah BRI ini akan diikuti perusahaan-perusahaan lainnya. Baik itu BUMN maupun perusahaan swasta yang ada di Batam.

“Di Pemko sendiri, anggaran yang menyangkut kesejahteraan masyarakat tetap ada. Tidak dihapus meski kondisi keuangan sedang defisit,” ujarnya.

Bulan November mendatang, kata Rudi, akan ada pembagian 64 ribu paket sembako murah. Sembako bersubsidi ini dapat dibeli masyarakat dengan separuh harga. (MC)

Semarak World Clean Up Day 2018 yang Digelar Serentak

TANJUNGPINANG– Gubernur Provinsi Kepri, Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepri dan para Relawan  Nol Rupiah mengadakan kegiatan World Clean Up Day (WCD), Sabtu (15/09) pukul 07.15 Wib.

WCD sendiri adalah ‘Aksi Gotong Royong Terbesar Dunia’ yang terbentuk pertama kalinya di wilayah Estonia pada tahun 2008, di Indonesia sendiri baru terlibat pada tahun 2014, dan itupun hanya di beberapa Kota-Kota besar.

Di tahun 2018 WCD menargetkan ada 34 Provinsi di Indonesia, salah satunya di Provinsi Kepuluan Riau, dipimpin oleh Fadliah Idris M.Si selaku leader World Clean Up Day 2018 (WCD), dimulai sejak 1 Juli 2018.

Dalam waktu 2 Bulan terbentuk WCD di 7 Kabupaten/Kota, dan dilaksanakan secara serentak, yaitu di Tanjungpinang WCD dilaksanakan di Pelantar 1,2,dan 3, Bintan di Kelurahan Kawal, Pasar Baru Tanjung Uban, dan Lagoi, Batam di Dataran Engku Putri, Karimun di Pesisir Pantai Pasar Sore, Lingga di Kelurahan Pancur, Pantai Mempanak, Benteng Bukit Cening, Natuna di Pantai Kencana, dan Anambas di Pulau Siantan Tarempak.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, “Upaya mencegah sampah di laut dan darat itu dimulai harus dari kesadaran diri kita sendiri, dengan cara tidak membuang sampah di selokan yang ada di darat, hingga nantinya akan terbawa ke laut, dan diharapkan tidak menggunakan kantong plastik yang berlebih, dikarenakan plastik perlu ratusan tahun untuk hancur,” katanya.

“Selain itu, kebersihan juga dapat menambatkan jati diri hidup dari masyarakat, jika wilayah kita bersih, tentunya menjadi daya tarik pengungjung turis mancanegara dalam mengunjungi daerah kita,” ujarnya.

“Masyarakat Kepuluan Riau harus lebih  berperan aktif dan peduli terhadap sampah yang berada di darat maupun dilaut, karena justru dilaut kita jaya, kita sukses,” ucap Nurdin sambil melemparkan senyuman manisnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepuluan Riau, Yerri Suparna mengatakan, ”Masyarakat Provinsi Kepuluan Riau khususnya di Tanjungpinang tidak hanya berharap kepada pemerintah setempat saja dalam mengatasi masalah sampah, tetapi kesadaran itu harus datang dari diri sendiri, untuk peduli terhadap sampah, karena Kota Tanjungpinang adalah merupakan gerbang wisata tempat keluar masuknya turis mancanegara dan asing, maka dari itu harus bersih dari sampah,” papar Yerri Suparna.

Di temui ditempat yang sama, Inisiator/penggerak World Clean Up Day (WCD) 2018 Provinsi Kepuluan Riau, Renald Yude S.Pi menjelaskan, “Aksi gotong royong terbesar di dunia yang dilaksanakan serentak di Kepuluan Riau, terutama di Tanjungpinang berjalan baik dan lancar, dan untuk antusias bagi para pesertanya juga cukup luar biasa,” ujarnya.

“Dalam kegiatan ini terdiri dari 120 Komunitas, Organisasi, Yayasan, Perusahaan, dan Lembaga se- Provinsi Kepuluan Riau, sementara pelaksanaannya tersebar di 11 titik utama di Kabupaten/Kota, dan di dukung oleh Pemerintah Kabupaten/Kota dan masyarakat setempat tentunya,” terang Renald pada gerbangkepri.com saat ditemui di Lapangan Gedung Daerah Tanjungpinang.

“Kami berharap, dengan adanya WCD 2018 ini, masyarakat Tanjungpinang hendaknya dapat lebih peduli dan sadar terhadap sampah,” harap Renald.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepuluan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Kepuluan Riau, beserta pihak Lantamal IV, Korem 003/WP, Kodim 0315/Bintan, Polres dan pihak-pihak lainnya yang terlibat, yang tidak bisa diucapkan satu persatu,” ucapnya.

Pada penutupan acara WCD tersebut, dilakukan pengundian Doorprize dengan berbagai hadiah menarik untuk para peserta.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kepuluan Riau Dr. H Nurdin Basirun S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepuluan Riau Ir. Yerri Suparna, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang Yuswandi, SH, M.Si, Pj. Walikota Tanjungpinang Drs. Raja Ariza, MM, Seketaris Daerah Provinsi Kepuluan Riau Dr. H. Tengku Said Arif Fadillah, S.Sos, M.Si, dan para peserta. (RZ)

 

 

 

 

Posyandu Remaja ‘Fresh’ Rayakan HUT Pertama

TANJUNGPINANG– Posyandu Remaja ‘Fresh’ Perum Bukit Raya merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang pertamanya, di Posyandu Saliara, Jum’at (14/09), pukul 09.00 Wib.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam, SKM. M.Si, Ketua PKK Kota Tanjungpinang Handayani R. Ariza, Wakil Walikota terpilih Rahma, Camat Tanjungpinang Timur Yeny Trisia Isabella, para Lurah se- Kecamatan Tanjungpinang Timur, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, “Saya sangat bersyukur dengan adanya Posyandu Remaja ‘Fresh’ ini ditengah kondisi Kota Tanjungpinang yang sudah memasuki darurat anak. Alhamdulillah Posyandu ini menjadi jawabannya, bagaimana mengisi kegiatan produktif, dengan diadakannya kegiatan seperti penyuluhan narkoba, serta diadakannya keterampilan yang dihasilkan oleh remaja dan lansia, bahkan kegiatan ini juga sudah tembus ke tingkat Nasional,” ujarnya.

“Keberhasilan ini tentunya juga tidak terlepas dari peran serta RT/RW, tokoh masyarakat, dan Pembina di Posyandu ini, mudah-mudahan kedepannya kita harapkan kegiatan ini akan terus berkembang,” katanya.

Sementara itu, Ketua PKK Kota Tanjungpinang Handayani R. Ariza mengatakan, “Kami sangat memberikan apresiasi dengan terbentuknya Posyandu ini bagi seluruh pihak di dalammya. Dan kami berharap Posyandu ini ke depannya bisa memberi contoh kepada yang lainnya, karena ini merupakan Posyandu Remaja pertama di Provinsi Kepri,” ungkap Handayani.

Ditemui ditempat yang sama, Pembina Posyandu Remaja ‘Fresh’ Perumahan Bukit Raya, Kemistia Eva, SST menjelaskan, Posyandu ini terdiri dari anggota remaja berusia 10 s/d 20 tahun, dan pengurusnya dari para Bidan serta para kader pendukung dewasa.

“Posyandu Remaja ‘Fresh’ merupakan Posyandu Remaja pertama kali yang ada di Kepuluan Riau, yaitu tepatnya di Tanjungpinang, kita berharap semoga kedepannya akan ada Posyandu serupa diseluruh Kepulauan Riau,” terang Eva pada gerbangkepri.com di Ruang Posyandu.

“Dari 86 anak yang terdaftar disini, alhamdulillah ada 50 anak yang hadir setiap bulannya, setidaknya sudah 60% Remaja saat ini yang sadar akan pentingnya masa Remaja, kami berharap support kepada Pemerintah, dalam kegiatan yang positif ini,” ujar Eva.

“Semoga dengan adannya Posyandu Remaja ‘Fresh’ ini akan mengurangi kenakalan bagi para Remaja di Kota Tanjungpinang, dan kita berharap kedepannya diseluruh Tanjungpinang bisa mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” ucapnya.

Ditambahkan oleh Ketua RW 05, Almi Fitri (Ogis), “Dengan adanya Posyandu Remaja ‘Fresh’ disini, kami berharap para Remaja kami nantinya lebih kreatif, kegiatan ini sangat bermanfaat dan positif,” katanya.

Di akhir acara diberikan penyematan Pin dan selempang bagi para anggota dan kader sebagai Duta Posyandu Remaja, oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang dan Ketua PKK Kota Tanjungpinang serta dilakukan peniupan lilin dan pemotongan kue. (WD/RZ)