Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 1059

Keterbatasan Tak Melunturkan Murid SDN 002 Toapaya Berprestasi

BINTAN– Keterbatasan tentunya bukanlah menjadi suatu alasan bagi murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 002 Toapaya untuk dapat berkarya dalam mengharumkan nama sekolahnya.

Hal ini dibuktikan oleh salah satu siswa di sekolah tersebut. Meskipun memiliki keterbatasan Ruang Belajar yang hanya memiliki 10 Ruang Kelas dengan diisi 12 Rombongan Belajar (Rombel), namun hal tersebut tidak menyurutkan niat bagi para siswa/siswi di SD tersebut dalam berprestasi memenangkan lomba Mengarang Cerita Rakyat tingkat SD se-Kecamatan Toapaya.

“Alhamdulillah, salah satu siswa kami Insyaallah akan mewakili sekolah se- Kecamatan untuk ke tingkat Kabupaten dalam mengikuti lomba tersebut, kami berharap kedepannya siswa kami bisa menampilkan yang terbaik,” ujar Maryati selaku Kepala Sekolah SDN 002 Toapaya, bangga, Kamis (13/09).

Dijelaskan oleh Maryati, S.Pd, saat ini untuk siswa didiknya di Kelas 1,2,4, dan 5 mengacu kepada Kurikulum 2013 (K 13), sedangkan untuk Kelas 3 dan 6 SDN 002 Toapaya mengacu kepada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Dalam mengharumkan nama sekolah tentunya bukan pada lomba tersebut saja siswa kami berprestasi, di tahun 2017 yang lalu, pada kelulusan siswa Kelas 6, anak didik kami juga masuk dalam 10 besar tingkat Kabupaten,” tambah Maryati kepada gerbangkepri.com di Ruang Kerjanya, Pukul 10.30 Wib.

“Untuk menunjang siswa/siswi yang berprestasi tentunya tidak bisa terlepas dari terpenuhnya kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana penunjang dalam proses belajar dan mengajar, disini kita kekurangan Ruang Kelas,” katanya.

Tidak hanya itu saja, Maryati menambahkan, kurangnya Drainase di SDN 002 Toapaya ini juga membuat jantung berdebar jikala saat musim hujan lebat melanda. Pasalnya posisi bangunan yang terletak miring di bawah berbukitan. Dengan kurangnya Drainase tentunya membuat air hujan dengan gampangnya memasuki area sekolah, hingga memasuki Ruang Belajar, dan banjir.

“Tentu hal ini pastinya nggak membuat kita nyaman saat proses berlajar berlangsung, baik bagi para Guru, maupun bagi siswa kita,” keluh Maryati.

Sekolah yang terakreditasi B yang memiliki jumlah keseluruhan anak didik sebanyak 283 itu berharap penuh kepada Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan.

“Saat ini kita dibantukan Renovasi 4 Ruang Kelas dan pemasangan Pavling Blok, pengerjaannya baru saja selesai, namun kita sayangkan jika Dreinase tidak ditambahkan, kami takutkan apa yang sudah diperbaiki ini akan kembali rusak,” tutup Maryati. (RZ/WD)

Ribuan Warga Batuampar Ikuti Pawai Obor

BATAM– Ribuan masyarakat Batuampar berkumpul di taman Jodoh Boulevard, Senin (10/9). Warga berkumpul untuk mengikuti kegiatan pawai obor dan tabligh akbar dalam rangka Kemilau Muharram Kecamatan Batuampar.

Pawai obor diikuti sekitar 2.000 orang yang terbagi dalam 70 kelompok. Pesertanya dari anak-anak sampai orang dewasa. Berasal dari sekolah, Taman Pendidikan Quran, dan majelis taklim di kecamatan yang dipimpin oleh Tukijan tersebut.

Obor yang dibawa tak hanya model biasa. Tapi juga obor yang sudah dimodifikasi dengan berbagai bentuk dan hiasan.

Tak hanya membawa obor, pawai juga dimeriahkan dengan penampilan marching band, hiasan bunga manggar, kompang, dan sebagainya. Bahkan ada kelompok yang membawa barang bekas sebagai alat musik, seperti kentongan, drum, dan ember.

Setiap kelurahan berusaha menampilkan rombongan pawai yang banyak dan meriah. Sepanjang perjalanan pawai, ibu-ibu majelis taklim dan anak-anak dari sekolah bershalawat dan gemakan takbir.

Kegiatan Kemilau Muharram Kecamatan Batuampar ini juga diisi penampilan shalawat nabi dai Jemaah Al-Hikmah Kota Batam. Dan ceramah agama disampaikan ustadz Lukman Rifai.

Ketua panitia, Suudi mengatakan kegiatan ini pada awalnya merupakan agenda kelurahan. Tapi kemudian diangkat menjadi kegiatan di tingkat kecamatan.

“Mungkin ke depannya Pak Wali, bisa diteruskan menjadi agenda tingkat Kota Batam,” tuturnya.

Walikota Batam, Muhammad Rudi menyambut baik kegiatan yang digelar masyarakat ini. Ia berharap syiar agama di Batam dapat terus berjalan sehingga visi Batam Bandar Dunia Madani dapat terwujud.

Berbagai kegiatan dilaksanakan Pemerintah Kota Batam dalam peringatan tahun baru islam 1440 H ini. Seperti Kemilau Muharram yang menghadirkan Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf. Kemudian doa akhir tahun dan awal tahun yang digelar di Masjid Agung. Dan di hari H, Selasa (11/9) juga dilaksanakan pawai taaruf di Dataran Engku Putri. (MC)

Ngesti: Bekali Generasi Muda dengan Akidah

NATUNA- Tahun Baru Islam hendaknya dimaknai oleh segenap umat muslim untuk hijrah menuju suatu kondisi yang lebih baik melalui evaluasi diri dalam peranannya baik dalam hubungan antar sesama manusia maupun hubungan kepada sang pencipta.

Setiap umat muslim hendaknya dapat saling mengingatkan kepada kebaikan, kepedulian dan terus berupaya menegakkan akidah Islam bagi membentengi diri terhadap arus kemajuan era milenial yang dirasa begitu banyak memuat pengaruh negatif terhadap proses pembentukan karakter individu maupun pola pergaulan masyarakat dewasa ini.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti dalam sambutannya pada acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah, bertempat di Masjid Agung Komplek Natuna Gerbang Utaraku, Ranai, senin (10/9) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD, FKPD, beberapa pimpinan OPD dan jema’ah Masjid Agung yang berasal dari aparatur pemerintahan, para siswa dan masyarakat setempat.

Ngesti menambahkan bahwa pengaruh negatif terhadap perkembangan zaman dapat dilihat dari salah satu contoh, dimana peringatan Tahun Baru Masehi lebih ditunggu oleh sebagian besar masyarakat dan disambut dengan berbagai aktifitas yang dirasa tidak mencerminkan rasa syukur, bahkan terkesan tidak sesuai dengan syari’at Islam.

Menurutnya hal ini harus menjadi perhatian bagi upaya penyelamatan akidah umat muslim, khususnya di Kabupaten Natuna. Terutama bagi generasi muda yang belakangan ini menghadapi tantangan paling besar karena sedang berada pada kondisi perubahan zaman yang membutuhkan bekal iman dan ketakwaan.

Oleh karenanya Ngesti mengharapkan kepada segenap orang tua, agar senantiasa memberikan perhatian lebih, bekal keimanan dan akhlak yang baik bagi pembentukan karakter generasi muda yang lebih ideal. Sehingga berbagai kejadian yang belakangan ini sering terjadi karena penyalahgunaan narkoba, bentuk pergaulan bebas maupun pengaruh negatif kemajuan pembangunan lainnya dapat diicegah dan disikapi secara bijak.

Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Ahmad Husein sebagai ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah tahun ini diselenggarakan secara sederhana.

Namun yang terpenting adalah sebagai umat muslim, peringatan ini ini harus dapat dijadikan sebagai momentum renungan diri, mengevaluasi segala kekurangan dan capaian yang ingin diraih. Sehingga pada tahun ini dapat menjadi umat yang lebih baik, bermanfaat bagi sesama dan meningkatkan kualitas keimanan.

Dalam kegiatan ini, Panitia Peringatan Hari Besar Islam Kabupaten Natuna menghadirkan penceramah Ustad Mahmud Al Jawi, S.Pd.I dari Group Sholawat Rijalul Ansor, dimana dalam ceramahnya, mengingatkan kepada kaum muslim agar selalu mengevaluasi diri dan menjadikan sisa umur sebagai ladang amal untuk bekal menuju kampung akhirat. (Hum)

DPMD Natuna Gelar Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK

NATUNA- Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Peraturan Menteri Desa, PDTT Nomor 48 Tahun 2018 Tentang Pedoman  Umum Program Inovasi Desa,  dan Kepdrijen PPMD Nomor 37 Tahun 2018 tentang Juknis Bantuan Pemerintah PPID, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Natuna melakukan Sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Desa (P2KTD) dan Rapat Koordinasi  Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dlam Program Inovasi Desa (PID) 2018 di Aula Hotel Natuna Lantai 2. Rabu, (12/09/2018) .

Turut hadir dalam sosialisasi ini yakni, Instansi atau OPD yang telibat dalam TIK, termasuk DPMD, BP3D, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Instansi lainnya yang berkaitan dengan TIK, juga peserta Sosialisasi yang berjumlah 72 orang.

Kabid Bina Pemerintahan Desa, Mohammad Fadhly Azzuhry dalam laporannya mengatakan, pembentukan PID dimaksuskan untuk meningkatkan kapasitas Desa.

“PID dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas Desa, sesuai dengan Undang-Undang No 6 Tahun 2014 dam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan Desa secara berkualitas, agar dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan kemandirian ekonomi serta memersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing”, jelas Mohammad Fadhly selaku Ketua Pelaksana.

Mohammad Fadhly juga berharap, dengan adanya Bursa Inovasi Desa,  dapat memberikan menu-menu praktek cerdas atau inovasi baru seperti yang telah berhasil diaplikasikan oleh Desa-Desa di daerah lain.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Natuna, Indra Joni mengatakan Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Program Inovasi Desa ini merupakan program inovasi menuju dana desa yang berkualitas.

“Program Inovasi Desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda nawacita 2018-2019, PID dimaksudkan untuk meningkatkn kapasitas Desa untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana Desa” tutur Indra Joni Kadis PMD yang juga berperan sebagai Narasumber pada sosialisasi tersebut.

“Adapun unsur yang terlibat dalam pelaksanaan PID yakni, Pemerintah Desa yang bersinergi dengan perangkat daerah lainnya seperti Bapeda, Dinkes, Diskominfo dan lainnya.” tambah Indra.

indra juga mengatakan, untuk tahapan pembentukan PID itu sendiri dimulai dari mengadakan soialisasi, rakor sampai ketingkat Kecamatan dan Desa.

FKPD Doa Bersama Sambut Tahun Baru Islam

BATAM– Walikota, Wakil Walikota, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam menggelar doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah di Masjid Agung Batam, Senin (10/9). Kegiatan menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1440 H ini dimulai usai shalat Ashar.

Acara zikir dan doa bersama diawali dengan pebacaan ayat suci Al-Quran. Kemudian sambutan Walikota Batam yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin.

Dalam sambutannya, ia berharap Batam menjadi lebih baik lagi ke depannya. Baik dari sisi ekonomi maupun pelayanan Pemerintah Kota Batam kepada masyarakat.

“Kita harus bersyukur karena di penghujung tahun 1439 Hijriah ini kita masih diberi kesempatan dan kesehatan untuk melaksanakan zikir menyambut Tahun Baru 1440 Hijriah. Atas nama Pemko Batam, saya mengucapkan selamat tahun baru 1440 Hijriah, mudah-mudahan di tahun baru ini kita memasuki era baru dan menjadi lebih baik,” ucapnya.

Zikir dan doa bersama yang dilakukan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas pencapaian yang telah diperoleh selama ini. Dan berharap ada perbaikan dalam pelaksanaan kota ke depannya.

“Mohon maaf atas kekurangan tahun dahulunya. Semoga apa yang sudah dilaksanakan dan direncanakan mendapat ridho Allah SWT,” kata dia.

Bersempena dengan acara doa dan zikir bersama, Pemko Batam juga menyerahkan santunan kepada anak yatim. Usai penyerahan santunan acara dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Asep Robbani.

Asep mengapresiasi Pemko Batam yang menyambut Tahun Baru Hijriah dengan memberi santunan kepada anak yatim. Ia juga mendoakan agar Batam menjadi kota yang semakin maju dan menjadi kota yang dicintai oleh masyarakatnya.

Usai shalat maghrib acara dilanjutkan dengan doa awal tahun. Acara malam hari ini diisi tausiyah oleh penceramah Ustaz Hilmi Firdausi. (MC)

PKK Batuaji Juara Umum Jambore 2018

BATAM– PKK Kecamatan Batuaji menjadi juara umum Jambore PKK Kota Batam tahun 2018. Gelar juara umum ini berhasil mereka rebut dari tangan PKK Kecamatan Batam Kota.

Sedangkan juara umum II dimenangkan PKK Kecamatan Sekupang. Dan juara umum III PKK Kecamatan Sagulung. Sementara Juara Harapan I-III berturut-turut diperoleh PKK Kecamatan Galang, Batam Kota, dan Nongsa.

Kegiatan Jambore Kader PKK Kota Batam diselenggarakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (7-8/9). Sebanyak 120 kader dari 12 kecamatan berkemah dan bertanding dalam ajang tahunan ini.

Acara ditutup oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi. Dalam amanatnya Rudi menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh kader dalam memberdayakan kesejahteraan keluarga di Batam.

“Saya atas nama pembina PKK Kota Batam mengucapkan terima kasih atas partisipasinya selama ini. Pemerintah Kota Batam sangat terbantu dengan adanya PKK, terutama dalam mensosialisasikan program-program pemerintah di bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Semoga ke depannya kader PKK lebih kreatif dan inovatif,” ucap Rudi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi mengaku bahwa kegiatan ini sangat sukses. Hujan tidak menyurutkan semangat para kader untuk tetap mengikuti jambore ini.

Semangat seperti inilah yang beliau harapkan dapat selalu dipupuk kader PKK. Sehingga kendala apapun yang terjadi di lapangan nantinya tidak menyurutkan niat para kader untuk bekerja ikhlas tanpa pamrih.

“Saya sangat bangga sekali selaku ketua Tim Penggerak PKK mempunyai kader yang memiliki semangat yang luar biasa. Mari kita sama-sama melaksanakan kegiatan-kegiatan PKK dengan ikhlas tanpa pamrih. Melalui PKK saya yakin kita bisa berperan serta membangun Kota Batam” ujar Marlin.

Pada penutupan jambore PKK Sabtu malam juga dilakukan fashion show batik gonggong. Peragaan busana ditampilkan ibu-ibu Ketua PKK Kecamatan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan api unggun sebagai tanda perpisahan seluruh kader yang mengikuti jambore.