Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 1052

Sweet Seventeen Hari jadi Kota Otonom Tanjungpinang

TANJUNGPINANG- Peringatan Hari Jadi ke-17 Kota Otonom Tanjungpinang diselenggarakan dengan sederhana, di Halaman Kantor Walikota Tanjungpinang, Rabu, (17/10).

Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd menyampaikan dalam amanatnya bahwa Peringatan hari jadi Kota Otonom Tanjungpinang ini menjadi sangat istimewa baginya. “Ini merupakan tahun pertama saya dan Ibu Rahma menjalankan amanah sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kota Tanjungpinang atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dan ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mensukseskan pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota sehingga dapat berjalan lancar dengan semangat persaudaraan.” Ujar syahrul.

Pada hari ini tepat 17 tahun lalu Tanjungpinang ditetapkan menjadi Kota Otomom melalui Undang-undang No. 5 tahun 2001. “Apresiasi dan penghargaan yang tulus saya sampaikan kepada semua pihak yang selama ini telah mengambil bagian baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari pembentukan kota otonom Tanjungpinang, maupun yang telah bersama sama berperan aktif dalam membangun Kota Tanjungpinang.” Tambah Syahrul.

Syahrul juga menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan penyusunan rancanangan RPJMD kota tanjungpinang 2018-2023, diharapkan agar masing masing OPD segera menyusun penjabaran visi dan misi kedalam program dan kegiatan terutama pada program-program unggulan diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif, pembinaan keagamaan dan kebudayaan. “Karena keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kerjasama antar semua komponen, baik masyarakat, pihak swasta, Pemerintah dan semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan.” Harap Syahrul.

Diakhir amanatnya, Syahrul berharap peringatan Hari Jadi Kota Otonom Tanjungpinang yang ke-17 ini bukan sekedar seremoni saja, tetapi dapat dijadikan momentum bagi kita untuk mengevaluasi sudah sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kota Tanjungpinang.

Sebagai pelaksana upacara merupakan pejabat eselon 3 dan 4 dilingkungan Setdako Tanjungpinang. Bertindak sebagai pemimpin upacara Kabag Humas dan Protokol Setdako Tanjungpinang, Boby Wira Satria, S.STP, M.Si dan juga dibacakan sejarah singkat terbentuknya Kota Otonom Tanjungpinang oleh Kasubag Humas, Elvi Arianti, S.Pt, M.Si.

Diakhir acara diserahkan berbagai macam penghargaan serta juara-juara lomba dan penyerahan bantuan oleh Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd dan Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP serta pejabat lainnya.

Upacara juga dihadiri oleh Gubernur Kepri, diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Drs. Raja Ariza, MM, FKPD Propinsi dan Kota, Pimpinan DPRD Provinsi, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Ketua DWP Kota Tanjungpinang, Pejabat dilingkungan Pemko Tanjungpinang, Ketua LAM Kota Tanjungpinang, Instansi Vertikal, BUMD, Kepala Sekolah, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama serta Ketua RT dan RW di lingkungan pemerintah Kota Tanjungpinang. (Hum)

DPRD Kota Tanjungpinang Gelar Paripurna Istimewa Dalam Peringatan HUT ke– 17 Kota Otonom Tanjungpinang

TANJUNGPINANG- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-17 Kota Otonom Tanjungpinang di Tahun 2018, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang mengadakan Rapat Paripurna Istimewa, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno, Rabu (17/10), pukul 09.30 Wib.

Hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa tersebut, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul,S.Pd, Wawako Tanjungpinang Hj. Rahma,S.IP, Gubernur Kepri yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. H. Raja Ariza, MM, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga, S.IP, MM, Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang Ahmad Dani, Sekwan Kota Tanjungpinang DRS. H. ABDUL KADIR IBRAHIM, MT, sejumlah Anggota DPRD dari tingkat Kota Tanjungpinang, FKPD Kota Tanjungpinang, OPD, Tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam Rapat Paripurna Sidang Istimewa yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno dalam pidatonya mengatakan, Kota Tanjungpinang awalnya berstatus sebagai Kota Administratif, setelah melalui perjuangan panjang, Tanjungpinang ditingkatkan menjadi Kota Otonom berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintah Daerah, serta Pada tahun 2002 Kota Tanjungpinang kembali menjadi Ibu Kota Provinsi, yakni Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno membuka rapat paripurna.

“Saat ini perkembangan dan pertumbuhan di Kota Tanjungpinang sangatlah pesat, dikarenakan letak tatanan kota yang strategis, mampu menunjang perekonomian masyarakat tempatan melalui seringnya berdatangan bagi turis asing dan mancanegara yang berkunjung ke Kota Tanjungpinang ini, paparnya.

Sambutan Wali Kota Tanjungpinang Syahrul.

“Kita berharap melalui seringnya event-event pariwisata yang kerap kali diadakan di Kota ini juga nantinya dapat menarik wisatawan asing dan mancanegara untuk mau berinventasi di Tanjungpinang, agar dapat nantinya membuka lapangan pekerjaan bagi puta-putri daerah, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran,” harapnya.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Suparno juga berharap kepada jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat bekerja sama dan bersinergi dengan DPRD Kota Tanjungpinang dalam hal menciptakan Kota Tanjungpinang yang Maju, Berbudaya, dan Sejahtera.

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul dalam sambutannya menyampaikan, “Kota Tanjungpinang harus bermarwah, etos dalam bekerja, serta seluruh masyarakat mari secara bersama-sama membangun Kota Tanjungpinang,” ajaknya.

Anggota DPRD Tanjungpinang dan Kepala OPD Tanjungpinang.

“Saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang melakukan pembangunan daerah selama 5 tahun ke depan, yaitu mewujudkan kota berbudaya, mensejahterakan masyarakat, mampu berdaya saing global, meningkatkan pariwisata, mengembangkan ekonomi kreatif, dan menciptakan pemerintahan yang professional serta transparan,” terangnya.

Ditambahkan Syahrul, kedepannya akan ada peningkatan dan pengembangan di Bidang Pendidikan, Kesehatan, Keagamaan, Ekonomi, Pariwisata, dll.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri yang di wakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Drs. Raja Ariza, MM menjelaskan, di tahun ini seluruhnya dapat menjaga kebersamaan serta memperbanyak pembangunan.

Doa bersama.

“Kita di Provinsi Kepuluan Riau juga sedang membangun Selat Kepri, yang bertujuan untuk mendatangkan kapal-kapal, selain itu Provinsi juga sedang membangun Kota Wisata Baru, yaitu di kawasan Dompak,” jelasnya. (RZ)

Foto bersama.

Masyarakat Jalan Nusantara Datangi BPN Kepri, Berharap Kejelasan Status Tanah

TANJUNGPINANG– Masyarakat Jalan Nusantara, Dompak mendatangi Kanwil BPN Provinsi Kepri, Selasa (16/10) sekitar pukul 08.30 Wib, untuk menanyakan kejelasan terkait sengketa lahan yang mereka tempati selama ini.

Seperti yang diketahui, ada sekitar 2.700 hektar lahan yang ditempati oleh kurang lebih 2.000 Kepala Keluarga (KK), warga menuntut pembatalan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang di klaim sebagai milik perusahaan PT. TPD (Terira Pratiwi Development) dan PT. Kemayan Bintan Group (KBG) sejak tahun 1995.

Dijelaskan oleh koordinator warga, Ignatius Toka Solly, SH pada awalnya PT. TPD dan PT. Kemayan Bintan Group bermaksud berinvestasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yang menjanjikan Pembangunan Kota Satelit di Dompak, namun sampai saat ini hasilnya nihil, tidak ada pembangunan satu pun disana.

“Berdasarkan investasi meteri penanaman modal, dalam jangka waktu 3 tahun kalau tidak di implementasikan, maka kita anggap gugur dengan sendirinya,” ujarnya.

“Sudah berpuluh-puluh tahun warga mendiamin wilayah tersebut, sengketa lahan antara masyarakat kecil dengan kaum pemodal besar itu biasanya Negara tidak akan hadir untuk membela yang kecil, kami para warga sangat kecewa dengan lambannya Kanwil BPN Kepri dalam memberikan kepastian status pada lahan kami,” ucapnya.

“Sudah banyak korban yang berjatuhan dalam hal pengurusan tanah itu, mulai dari ditahan karena tuduhan mencuri tanah, bahkan ada yang meninggal dipenjara, yang kita rasakan hanyalah penindasan dan intimidasi” ungkap Ignatius, kecewa kepada BPN Kepri.

“Berulang kali juga warga Jalan Nusantara mendatangi BPN, dan berharap adanya titik terang bagi warga, agar persoalan ini segera selesai, namun BPN tetap saja seolah tutup mata akan hal ini,” katanya.

Aldi salah satu masyarakat Jalan Nusantara juga menambahkan, “sebenarnya hari ini ratusan masyarakat Jalan Nusantara mau turun ke BPN Kepri, untuk mengadakan aksi unjuk rasa, namun semalam ada himbauan dari Walikota Tanjungpinang, Bapak Syahrul berharap untuk hari ini diadakan diskusi terlebih dahulu, untuk menemukan titik terang, dengan kepala dingin,” terangnya.

Sementara itu, Ketua RT 05 Dompak, Andrehanus berharap semua tuntutan pada hari ini dapat diterima dengan baik, dan segera diproses oleh BPN Kepri, karena selama ini proses hukum yang berjalan tidak ada sedikit pun berpihak kepada masyarakat Dompak.

Kepala BPN Provinsi Kepri, Asnawati,S.H,M.Si mengatakan, dirinya membutuhkan waktu untuk mempelajari terkait permasalahan ini.

“Kami memiliki tugas melayani dan menyelesaikan persoalan-soalan terkait aduan yang kami terima dari masyarakat, dengan cara mencari solusi yang benar, semua ada aturan dan kebenerannya, disini tentunya kita tidak akan berpihak kepada yang salah,” tegasnya.

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul yang hadir pada saat itu mengatakan, “disini pemerintah sifatnya hanya memfasilitasi saja sebagai upaya jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini secara damai,” ujarnnya

“Kita hanya perlu menunggu proses, karena hak setiap pengugat dan mengugat menurut hak asasi haruslah sampai ke tingkat terakhir”. tutup Syahrul. (RZ)

Walikota: “Giat Membaca, Rajin Menulis”

TANJUNGPINANG- Kantor Bahasa Kepulauan Riau gelar Temu Tokoh Literasi Nasional Gol A Gong dan Riawani Elyta di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Minggu (14/10). Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd.

Syahrul mengatakan Indonesia menduduki peringkat ke-71 untuk kegiatan membaca dan menulis. Ia berharap kegiatan tersebut terus dilakukan agar tercipta generasi yang cerdas. “Orang yang cerdas adalah orang yang rajin membaca dan menulis. Maka dari itu, budayakan membaca dan dilanjutkan dengan menulis.” Ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, buku yang jarang dibaca adalah buku karya ilmiah. Menurut ya, buku tersebut harus dibaca sesering mungkin karena berisi pengetahuan yang sangat bermanfaat. “Kita jarang sekali membaca buku karya ilmiah. Sering bolak-balik lembar per lembar, lihat judul, lihat gambar saja. Saya harapkan bagi yang masih duduk di bangku sekolah harus lebih sering membaca buku karya ilmiah itu.” Jelasnya.

Syahrul mengapresiasi kegiatan temu tokoh literasi nasional ini untuk memotivasi kepada peserta didik rajin membaca. “Saya mengapresiasi kegiatan ini. Kita perlu galakkan membaca dan menulis. Semakin sering membaca, maka banyak yang kita ketahui. Setelah membaca upayakan untuk menulis. Karena menulis sebuah karya apapun pasti akan bermanfaat bagi semua orang. Saya yakin negeri ini semakin maju karena masyarakatnya rajin membaca dan menulis.” Lanjut Syahrul.

Syahrul berharap kepada guru di sekolah agar terus memotivasi peserta didiknya untuk terus giat membaca dan menulis. “Mudah2an kedepan kita bisa menggiatkan gemar membaca dan menulis.” Tutupnya.

Diakhir acara, Walikota menyerahkan plakat kepada tokoh literasi nasional Gol A Gong dan Riawani Elyta. (Hum)

Walikota Apresiasi Kelurahan Bukit Cermin

TANJUNGPINANG- Kelurahan Bukit Cermin laksanakan pengukuhan kelembagaan kelurahan seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Forum RT RW Kelurahan dan Karang Taruna Kelurahan, Minggu (14/10).

Turut hadir Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dan Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juwariah Syahrul, Camat Tanjungpinang Barat, Riwayat, S.Sos dan Lurah Bukit Cermin, Leo Gunawan, S.Sos, M.Si

Dalam arahannya Syahrul memberi apresiasi kepada Kelurahan Bukit Cermin yang telah melaksanakan pengukuhan tersebut. Menurutnya seluruh kelembagaan di masyarakat harus bersinergi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. “Saya salut dan bangga dengan Kelurahan Bukit Cermin yang telah melaksanakan kegiatan ini. Seluruh kelembagaan di masyarakat harus bersinergi, bekerja dan berupaya untuk memajukan suatu daerah.” Ungkapnya.

Syahrul juga menyampaikan kelembagaan masyarakat ini harus melayani dan mengakomodir keluhan masyarakat. “Masyarakat itu harus kita layani, akomodir aspirasinya dan berikan pemahaman yang positif terkait program-program pemerintah.” Jelasnya.

Pelantikan dan pengukuhan kelembagaan Kelurahan Bukit Cermin ini dikukuhkan oleh Lurah Bukit Cermin dilanjutkan dengan pembacaan serta penandatanganan pakta integritas oleh masing-masing ketua dari LPM, Forum RT RW dan Karang Taruna.

Kegiatan ini juga disejalankan dengan Pemberdayaan PKK Kelurahan Bukit Cermin dengan melaksanakan lomba olahan mi sehat, Balita Sehat dan Senam Lansia. (Hum)

Pasar Wisata, Destinasi Wisata Baru

TANJUNGPINANG- Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP buka secara resmi launching pasar warisan di Bukit Kursi, Pulau Penyengat yang di selenggarakan oleh GENPI (Generasi Pesona Indonesia) yang di dukung penuh oleh Kementerian Pariwisata, Minggu (14/10).

Pasar Warisan ini menawarkan berbagai kuliner Nusantara, berbagai cenderamata dan permainan rakyat serta atraksi wisata. Pasar Warisan ini juga akan dilaksanakan setiap akhir minggu. Pasar Warisan ini juga memiliki keunikan yaitu mengharuskan setiap orang yang berkunjung membeli dengan uang yang diberi nama ‘keton’ untuk memberikan ciri khas dan keunikan untuk daya tarik masyarakat.

Meski kondisi hujan, tidak menyurutkan semangat Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP untuk berkunjung dari stand ke stand dan juga menyempatkan untuk mencicipi beraneka ragam kuliner yang tersedia. Dalam sambutannya, Rahma mengharapkan Pasar Warisan ini dapat menjadi destinasi wisata baru dan wisata digital. “Pasar wisata ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata digital yang menjadi tujuan wisata lokal dan luar Kota Tanjungpinang yang berkunjung ke Pulau Penyengat dapat langsung berkunjung kepasar warisan di bukit kursi ini.” Ungkapnya.

Apa lagi saat ini, sambung Rahma, Penyengat sedang dalam tahap menjadi cagar budaya warisan dunia. “Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang dalam persiapan juga untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai Kota Pusaka. Dalam hal ini, kami terus berusaha dengan mengikuti tahapannya yang sudah di mulai sehingga kedepan Pulau Penyengat dapat lebih baik lagi.” Sambungnya.

Dengan adanya GENPI ini, Rahma berterimakasih dan berharap pariwisata di Kota Tanjungpinang dapat maju dan berkembang dengan baik. “GENPI saya ucapkan terima kasih, semoga kerja sama ini terus berlanjut dan tetap bersinergi serta berinovasi untuk memajukan pariwisata di Kota Tanjungpinang.”

Acara ini dilanjutkan dengan pemukulan kompang yang di lakukan oleh Wakil Walikota Tanjungpinang yang di dampingi oleh tamu undangan untuk menandakan bahwa pasar warisan ini telah dibuka secara resmi. (Hum)