Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 1053

SMAN 1 Tanjungpinang Adakan Perkemahan Persami Dalam Rangka Penerimaan Tamu Ambalan

TANJUNGPINANG– SMA Negeri 1 Tanjungpinang mengadakan Perkemahan selama 3 hari di Lapangan SMAN 1 dalam rangka penerimaan Tamu Ambalan, Jumat (12/10). Dalam acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd sekaligus selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tanjungpinang, dengan dimulainya Upacara, pada Pukul 16.30 Wib, disertai guyuran hujan deras.

Praja Muda Karana (PRAMUKA) adalah merupakan organisasi atau gerakan kepanduan, gerakan Pramuka Gugus Depan (GUDEP), sementara untuk acara Perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI) dilaksanakan bertujuan untuk pembentukan Ambalan agar mempermudah Penghimpunan, Pengelolaan, Penggerakan dan Pengarahan peserta didik dalam kegiatan Pramuka Penegak.

Dalam amanatnya, Walikota Tanjungpinang, Syahrul menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi untuk acara ini sebagai agenda rutin tahunan.
Syahrul juga berharap bagi para peserta yang mengikuti acara tersebut nantinya dapat menciptakan Solidaritas, Inovasi, dan Kreatifitas.
“Saya menginginkan peserta dapat bersungguh-sungguh dalam menerima ilmu yang diberikan pada kegiatan ini, dan lebih aktif melakukan aktivitas selama kegiatan berlangsung, karena Pramuka merupakan tolak ukur karakter bangsa,” harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Huzaifa Dadang AG.M.Si, dikesempatan yang sama mengatakan, kegiatan ini sudah menjadi tradisi di dalam pramuka dalam setiap Penerimaan Tamu Ambalan, serta harus diberi dukungan penuh, karena ini merupakan kegiatan yang positif.
“Saya berharap semoga kegiatan ini terus berkelanjutan serta dapat menyebar disekolah lainnya, agar program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam meningkatkan karakter bangsa dapat tercapai sepenuhnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Dr. Imam Syafii, S.Pd,M.Si, yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan mengatakan, dalam penerimaan Tamu Ambalan yang di lakukan oleh Dewan Ambalan Gugus Depan 01-001/01-002 SMAN 1 Tanjungpinang saat ini diikuti oleh 435 peserta, dan 150 panitia.

“Kegiatan ini untuk merubah golongan peserta yang awalnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) namanya penggalang, pada saat di Sekolah Menengah Atas (SMA) berubah tingkatannya menjadi penegak,” terang Imam.

“Selain itu, dalam mendukung kegiatan pramuka ini, saya juga sudah mendatangkan berbagai narasumber seperti Basarnas, Korem, dll, untuk mengisi materi,” tambahnya.

“Saya juga berharap, semoga kedepannya SMAN 1 Tanjungpinang bisa menjadi panutan terhadap Gugus Depan sekolah lainnya, terkait prestasi yang sudah diraih,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakakuan penyematan tanda peserta, serta penyerahan dana bantuan untuk Kota Palu dan Donggala oleh Walikota Tanjungpinang H. Syahrul,S.Pd, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Drs. Huzaifa Dadang AG.M.Si, dan Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpinang Imam Syafii, S.Pd,M.Si. (RZ)

PTT dan THL yang Maju Caleg akan Diberhentikan

LINGGA – Bupati Lingga, Alias Wello komitmen akan memberhentikan Pegawai Tidak Tetap (PTT) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) yang menjadi kontestan politik, baik sebagai calon anggota legislatif (Caleg) maupun pengurus partai atau tim sukses.

“Mereka (PTT dan THL) sudah pasti kami berhentikan, kalau masih ada, saya minta nama-namanya supaya nanti saya minta OPD terkait untuk memberhentikan,” ucap pria yang akrab disapa Awe itu, baru-baru ini.

Lanjut pria berdarah Bone ini, selain melanggar UU yang mengatur tentang kampanye, dimana PTT atau THL tidak dibolehkan terlibat ataupun dilibatkan dalam kampanye, ia juga tidak ingin anak buahnya itu terlibat politik praktis.

“Ini bertujuan agar kinerja mereka semua dapat benar-benar maksimal di lapangan, mengingat Lingga saat ini benar-benar membutuhkan kerja keras dan setiap ASN benar-benar fokus di setiap bidang tempat bertugas,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lingga juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) turut serta mensukseskan Pemilu 2019 di Lingga dengan cara memberhentikan PTT serta THL yang maju sebagai Caleg DPRD Lingga 2019 mendatang. (MN)

Disnaker, Koperasi dan Usaha Mikro Tanjungpinang Gelar Pelatihan Untuk Kader Koperasi

TANJUNGPINANG– Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd membuka acara kegiatan Pelatihan Kader-Kader Koperasi Kota Tanjungpinang, di Aula Kantor Camat Barat, Jalan Tepi Laut, Rabu (10/10) Pukul 10.00 Wib.

Dalam kegiatan yang di laksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang tersebut bertujuan untuk menciptakan koperasi yang Sehat, Mandiri, serta berkualitas, dan menambah wawasan ilmu Koperasi bagi para Kader-Kader Koperasi, agar lebih maju dan jaya kedepannya, sesuai dengan visi misi dari Walikota baru.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, Drs. Marzul Hendri yang juga selaku Ketua pelaksana kegiatan tersebut menerangkan bahwa, kegiatan ini di ikuti oleh 90 orang peserta yang terdiri dari 140 Koperasi yang ada di Kota Tanjungpinang. “Dalam kegiatan ini, kami menghadirkan berbagai narasumber seperti dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia, UKM Provinsi Kepuluan Riau (KEPRI) serta Pemerintah Kota Tanjungpinang, sedangkan mengenai anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018,” paparnya Marzul.

“Saya berharap nantinya para Kader-Kader koperasi dapat membagikan ilmu yang ada, dan dapat mengurangi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di tepi jalan, dengan cara salah satunya memanfaatkan Teknologi, seperti berjualan Online,” jelasnya kepada gerbangkepri.com saat di temui di sela-sela acara.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang Syahrul dalam sambutannya mengatakan, koperasi adalah merupakan simbiolisis perekonomian sejak masa orde baru.
“Koperasi yang sehat adalah setiap tahunnya melaksanakan rapat tahunan dengan tepat waktu, Tanjungpinang ada 200-300 koperasi yang terdaftar, namun sekarang hanya tersisa 140 koperasi saja, selebihnya di bubarkan karena terkendala rapat tahunan,” terang Syahrul.

“Saya ingin seluruhnya dapat bersinergi dan bekerjasama, agar visi dan misi ini dapat tercapai, semoga inovasi-inovasi baru dapat tumbuh dan berkembang di dalam perkoperasian kita,” harap Syahrul.

Diakhir acara di lakukan penyematan tanda peserta bagi Kader koperasi oleh Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd didampingi oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.Ip dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang Drs. Marzul Hendri.

Acara yang berlangsung selama 2 hari itu di hadir oleh Walikota Tanjungpinang H.Syahrul,S.Pd, Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma,S.Ip, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang Drs. Marzul Hendri, Angota DPRD Kota Tanjungpinang, OPD Kota Tanjungpinang, dan para Kader Koperasi. (RZ)

Erny dan Nia Mewakili Tanjungpinang Jadi Fasilitator Terbaik Pendidikan

TANJUNGPINANG– Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, mengadakan Bimbingan Teknis Pengimbasan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Selasa (09/10) di SDN 004 Tanjungpinang Barat.

Dalam Bimbingan Teknis PPK bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang digelar selama 4 hari tersebut bertujuan untuk memberikan Pengetahuan, Pemahaman, dan Keterampilan kepada Kepala Sekolah agar dapat menerapkan Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah masing-masing.

Sementara untuk konsep dasar PPK dan materi utama PPK diantaranya PPK berbasis Kelas, PPK berbasis Budaya Sekolah, PPK berbasis Masyarakat, Penilaian dan Evaluasi PPK, serta disampaikan juga dalam setiap materi lain yang tak kalah pentingnya seperti Kebijakan Pendidikan Nasional terkini, dan praktek baik dari sekolah piloting program PPK.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, melalui Staff Evaluasi, Martono, S.Si.,M.Si mengatakan, tujuan utama bimbingan ini adalah untuk menciptakan Generasi Emas di tahun 2045.

Dr. Dyah Sulistyowati, M.Pd sebagai Fasilitator Nasional di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, yang turut hadir pada kesempatan tersebut sebagai Narasumber di Bidang Pengawas, Penilaian Angka Kredit untuk pengawas mengatakan, “program ini sudah dimulai dari tahun 2016, yaitu bermula dengan melatih para Fasilitator Nasional untuk mengembangkan bagaimana PPK di sekolah, kemudian lahirlah modul dan buku pedoman, di tahun 2017 kita lakukan kepada sekolah-sekolah yang menjadi sasaran, kemudian sekolah-sekolah yang dilatih di 2017 di evaluasi awal pada 2018,” jelasnya.

“Pada tahun 2017, Direktorat  Pembinaan Tenaga Kependidikan telah berhasil menyelenggarakan Bimbingan Teknis PPK bagi 1.626 Kepala Sekolah  SD dan SMP serta 547 Pengawas Sekolah seluruh Indonesia,” terang Dyah.

Diketahui, komitmen Kementerian Pendidikan Nasional terkait Gerakan Nasional PPK diperkuat dengan terlaksananya sosialisasi program PPK kepada 538 sekolah yang terdiri dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 34 Provinsi se- Indonesia. Bukti Komitmen tersebut diterbitkan melalui Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017, serta turunannya berupa Permendikbud Nomor 20 tahun 2018 tentang PPK.

Sementara untuk unsur-unsur yang dilibatkan didalamnya tidak hanya Kepala Sekolah, melainkan para Guru, Pengawas Sekolah, dan Komite Sekolah.

“Pada April 2018 terpilihlah 2 Fasilitator Daerah terbaik yang kita latih di Jakarta, mewakili Kota Tanjungpinang, yaitu  Ibu Erny Yusnita dari SMPN 8 dan Ibu Nia Tjitra Koesuma dari SDN 004 Tanjungpinang Barat,” ujarnya.

Dikatakan Dyah Sulistyowati, untuk program Pengimbasan PPK di tahun 2018 ada 120 Kabupaten/Kota se- Indonesia yang menjadi sasaran, salah satunya adalah di Kota Tanjungpinang.

“Tahun 2018 ini Tanjungpinang sebagai salah satu sasaran dengan peserta 25 orang yaitu terdiri dari 23 Kepala Sekolah dan 2 Pengawas Sekolah, diharapkan nanti apa yang sudah dilaksakan oleh Fasilitator Daerah yang sudah dilatih sebelumnya dapat menginsperasi kepada 25 peserta ini untuk mengembangkan di sekolah masing-masing,” harap Dyah.

“Dari 25 peserta Fasilitator itu nantinya akan kita pilih 3 peserta terbaik untuk di jadikan calon Fasilitator berikutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Muhammad Yasir mengucapkan terimakasih kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas program positif PPK yang sudah berjalan dengan baik di Kota Tanjungpinang sejak tahun 2017, dan menjadi Piloting (Program Percontohan) untuk PPK di daerah lainnya,” katanya.

“Dengan adanya program ini saya berharap kedepannya akan tertanam nilai-nilai karakter di usia sejak dini, tentunya hal ini juga tidak cukup dilaksanakan disekolah saja, melainkan dirumah juga harus dibiasakan,” harap Muhammad Yasir.

“Untuk mencapai hasil yang maksimal tentunya kita juga disini mengaitkannya dengan kegiatan ekstrakulikuler diluar jam sekolah, serta perlunya konsisten dan komitmen dari pihak sekolah agar terus berjalan program ini walaupun tanpa adanya anggaran dari Pemda setempat”. tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Staff Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Martono,S.Si.,M.Si, Fasilitator Nasional serta Pengawas dan Penilai Akreditasi Sekolah Dr. Dyah Sulistyowati, M.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Drs. Muhammad Yasir, Kepala Seksi Tenaga Kependidikan Elisa Purnamawati, Koordinator Pengawas Sekolah/Madrasah yahya, dan para Kepala Sekolah dari tingkat SD dan SPM, serta Pengawas Sekolah. (RZ)

Syahrul Resmikan Mall Sadar Jaminan Sosial

TANJUNGPINANG– Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang Rini Suryani meresmikan Mall Sadar Jaminan Sosial di Mall Tanjungpinang City Center, Sabtu (06/10) Pukul 16.30 Wib.

Dalam acara yang digelar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tersebut bertujuan agar masyarakat Kota Tanjungpinang dapat lebih memahami arti pentingnya Jaminan Sosial oleh BPJS Ketenagakerjaan, agar semua masyarakat Kota Tanjungpinang lebih sejahtera dan mandiri.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, Rini Suryani menjelaskan, untuk pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan sangatlah mudah, cukup hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), para peserta yang terdaftar hingga bulan September 2018 mencapai 15.947 orang dari berbagai sektor pekerjaan.

“Untuk normal 1.228 sektor penerima upah yang terdiri dari Petani dan Nelayan, sementara 1.032 pegawai non Aparatur Negeri Sipil (ASN) dari total 80.875 pekerja yang ada di Tanjungpinang, namun hanya 26 persen saja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan saat ini,” terangnya.

“Kami masih memiliki tugas yang banyak untuk mencapai target yang maksimal, dan kami juga berharap di 2018 ini kita minimal sudah dapat mencapai target 50%,” harapnya.

Dijelaskan Rini, di tahun 2018, BPJS Ketenagakerjaan juga sudah membayar jaminan kematian kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan sebesar 1,6 milyar, jaminan kecelakaan kerja sebesar 1,5 milyar, dan jaminan hari tua sebesar 31,7 milyar.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul dalam sambutannya mengatakan, “Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini juga merupakan program dari Pemerintah untuk mensejahtrakan masyarakat, maka dari itu kita perlu memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan sosialisasi dan program-program baru kepada masyarakat, khususnya di Kota Tanjungpinang,” ucapnya.

Syahrul juga berharap kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang agar dapat bekerjasama dan bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mensejahterakan masyarakat, dari target sekitar 258.000 penduduk Kota Tanjungpinang, 30 s/d 50 persen harus terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya menghimbau kepada pelaku usaha lainnya yang ada di Kota Tanjungpinang untuk dapat bergabung segera menjadi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,”harap Syahrul

Diakhir acara dilanjutkan dengan penandatanganan serta penyerahan klaim dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang kepada para peserta. (RZ/EW)

Upacara Parade dan Delfie Digelar dalam Rangka HUT TNI Ke- 73

TANJUNGPINANG– Dalam rangka merayakan HUT TNI yang ke- 73 Tahun 2018 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober, momen perayaan bahagia tersebut diawali dengan Upacara Parade dan Delfie di Lanut Tanjungpinang, yang di pimpin langsung oleh Komandan Upacara Brigjen Gabriel Lema selaku Komanda Korem 033 Wira Pratama

Setelah melakukan upacara tersebut, acara dilanjutkan dengan peresmian Pameran Alut Sista yang diresmikan langsung oleh Gubernur Kepuluan Riau Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si, bertempat di Lanud Al Tanjungpinang, Jum’at (05/10) pagi.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Kepuluan Riau Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si, Wakil Gubernur Kepuluan Riau H. Isdianto, S.Sos, M.M, Komandan Korem 033 Wira Pratama Brigjen Gabriel Lema, Kapolda Kepri Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno,S.E.,M.M, Kajati Kepri Dr. H. Asri Agung Putra, SH, MH, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Komandan Korem 033 Wira Pratama Brigjen Gabriel Lema menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemerintah baik Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Pegawai Negri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta yang lainnya harus bekerja sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan, selain itu bersama-sama sigap bergandeng tangan dalam membantu hal bencana seperti yang dialami di Kota Palu dan Donggala saat ini.

“Kita atas nama jajaran TNI turut berduka cita atas gempa dan tsunami yang melanda saudara-saudara kita di Palu dan Donggala, kita juga sudah mengirim pasukan TNI untuk membantu hal tersebut,”paparnya.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto dalam sambutannya juga turut menyampaikan sikap professionalitas yang merupakan hal penting dalam setiap menghadapi tantangan.

“Polri dan TNI tidak bisa dipisahkan, saya berharap kedepannya kita dapat menghadapi tantangan yang ada secara bersama-sama, hal ini juga tentunya perlu bersinegritas dalam bekerjasama dengan Pemerintah serta masyarakat dalam menjaga solidaritas dan saling memberi dukungan, serta jangan mudah terprovokasi yang dapat nantinya memecah belahkan kita,” katanya.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam sambutannya sekaligus meresmikan Pameran Alut Sista mengatakan, Negara ini harus diperhatikan secara serius dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya menghimbau kepada kita semua agar dapat menjaga martabat nama Bangsa dan Negara, TNI/Polri bersama rakyat menjadi kuat tidak terkalahkan, dan saya juga mengapresiasi terhadap kegiatan Pameran Alut Sista yang menampilkan alutsista milik TNI yang berguna untuk menambah wawasan kita semua, selain itu agar rakyat juga tau bahwa uang rakyat digunakan untuk hal yang bermanfaat seperti ini,” terangnya.

Ditambahkan oleh Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, SE, MM, acara ini merupakan milik rakyat, bukan hanya TNI, karena TNI kuat bersama rakyat, selain itu acara pameran ini juga untuk menambah informasi dan wawasan kepada masyarakat serta anak-anak sekolah yang hadir pada saat ini.

Diakhir acara tersebut, dilakukan penyerahan sumbangan untuk Kota Palu dan Donggala secara simbiolis dan atraksi oleh para prajurit TNI serta dilanjutkan dengan peresmian Pameran Alut Sista. (RZ)