Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 10

Harga Elpiji di Tanjungpinang 3 Kg Stabil, 5,5 Kg Dan 12 Kg Naik

Gas Elpiji 3Kg dan 5,5Kg. (Foto gerbangkepri.com)

Tanjungpinang, GK.com – Penyesuaian tarif gas elpiji di Kota Tanjungpinang terjadi pada sejumlah ukuran tabung di Tanjungpinang, terutama jenis 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Sementara itu, tabung 3 kilogram masih bertahan tanpa perubahan di pasaran.

BACA JUGA: 👇👇👇



Pengawas Pertamina Batu Hitam Tanjungpinang, Mawardi mengatakan, harga LPG 3 kilogram tetap di angka Rp 18 ribu per tabung.

“Untuk LPG 3 kilogram masih di Rp 18 ribu. Namun, ada penyesuaian pada ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram,” ungkap Mawardi saat ditemui di Kantornya, Senin (20/04/2026).

Dirincikannya, tabung 5,5 kilogram kini berada di angka Rp 124 ribu, dari sebelumnya Rp 106 ribu. Sedangkan ukuran 12 kilogram naik dari Rp 213 ribu menjadi Rp 249 ribu per tabung.

“Kenaikan cukup terasa pada dua ukuran tersebut, sementara yang 3 kilogram belum berubah,” katanya sekitar Pukul 15.11 WIB.

Dampak perubahan ini dirasakan warga. Asep, salah satu masyarakat di Tanjungpinang mengaku, pengeluaran rumah tangga ikut meningkat.

“Sekarang cukup terasa. Saya beralih ke LPG non-subsidi karena lebih hemat pemakaian. Kadang belum sebulan, tabung subsidi sudah habis”. keluhnya.

Menurut Asep, meski harga awal lebih tinggi, penggunaan tabung non-subsidi dinilai lebih efisien dalam jangka waktu lebih lama.

Masyarakat diimbau membeli di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan, serta menyesuaikan pemakaian dengan kebutuhan sehari-hari. (DS)

Editor: Endang

Irina Voronkova Pertahankan Posisi Teratas Pada Final Four Proliga 2026

Sumber: Jakarta Pertamina Enduro

Jakarta, GK.com – Fase Final Four Proliga 2026 resmi rampung setelah digelar di tiga kota, yakni Surabaya, Solo, dan Semarang pada 02–19 April 2026. Hasil akhir menunjukkan persaingan ketat, meski tidak banyak perubahan signifikan di papan atas, daftar pencetak poin terbanyak adalah pemain andalan Jakarta Pertamina Enduro, Irina Voronkova.

kembali membuktikan ketajamannya dengan mempertahankan posisi teratas. Ia menutup babak Final Four dengan koleksi 143 poin, sekaligus menegaskan statusnya sebagai pemain paling produktif di sektor putrid.

Di bawahnya, Neriman Ozsoy dari Electric PLN menempel ketat dengan raihan 132 poin. Selisih tipis membuat persaingan di papan atas tetap menarik hingga akhir fase ini. Posisi berikutnya ditempati Malwina Smarzek dengan 130 poin.

Sementara itu, dua nama lain yang melengkapi lima besar adalah Wilma Salas yang mengoleksi 117 poin serta Kara Bajema dengan 110 poin.

Di sisi pemain lokal, Megawati Hangestri tetap menjadi yang paling subur. Meski hanya berada di peringkat kesembilan secara keseluruhan, ia berhasil mencatatkan 66 poin dan menjaga dominasinya sebagai pemain lokal terbaik.

Megawati sempat mendapat tekanan dari Ersandrina Devega yang berada tepat di bawahnya. Namun, perolehan 49 poin milik Ersandrina belum mampu menyalip torehan Megawati.

Setelah babak Final Four berakhir, tim-tim peserta kini bersiap menghadapi laga penentuan. Pertandingan perebutan posisi ketiga akan digelar di GOR Amongrogo pada 21–23 April 2026. Sementara itu, partai puncak atau Grand Final dijadwalkan berlangsung di lokasi yang sama pada 24–26 April 2026. (DW)

Editor: Milla

Vietnam, Malaysia, Australia, Dan Laos Berebut Tiket Menuju Puncak

Vietnam, Malaysia, Australia, Dan Laos Berebut Tiket Menuju Puncak. (Foto google)

Jatim, GK.com – Kegagalan harus diterima Timnas U-17 Indonesia, hasil imbang pada laga terakhir fase grup membuat langkah mereka terhenti di ajang Piala AFF U-17 2026. Tim Garuda Muda dipastikan tidak melaju ke semifinal usai hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir Grup A dengan torehan empat poin.

Dalam pertandingan penentuan, kemenangan sejatinya menjadi syarat mutlak bagi Indonesia untuk menjaga peluang lolos. Namun, skuad muda Merah Putih tidak mampu menembus pertahanan solid Timnas Vietnam U-17. Situasi semakin sulit setelah salah satu pemain andalan, Mierza Firjatullah mengalami cedera di pertengahan babak pertama.

Hasil tersebut memastikan dua tiket dari Grup A menjadi milik Vietnam dan Malaysia U-17. Vietnam keluar sebagai pemuncak grup dengan koleksi tujuh poin, sementara Malaysia melaju sebagai runner-up dengan enam poin usai meraih kemenangan 2-0 atas Timor Leste U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro pada Minggu (19/04/2026).

Di sisi lain, Australia U-17 dan Laos U-17 tampil dominan sebagai juara Grup C dengan catatan sempurna, selalu menang dalam tiga pertandingan fase grup.

Sementara itu, Laos mencuri perhatian dengan performa impresif di Grup B. Mereka mengunci posisi puncak klasemen usai meraih tujuh poin, termasuk kemenangan dramatis 3-2 atas Thailand U-17 pada laga terakhir.

Dengan demikian, persaingan di babak semifinal dipastikan berlangsung ketat dengan kehadiran Vietnam, Malaysia, Australia, dan Laos yang siap berebut tiket menuju partai puncak. (DS)

Editor: Milla

Daftar Harga LPG 3Kg, 5,5Kg, Dan 12Kg di April 2026

Tabung Gas LPG 3Kg. (Foto gerbangkepri.com/Andi)

Jakarta, GK.com – Untuk harga per tabung subsidi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg di lapangan belum banyak berubah dijual di tingkat pangkalan hingga pengecer pada April 2026.

Dikutib dari keterangannya di Jawa Tengah, Sabtu (18/04/2026), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan untuk pasokan energi termasuk LPG dalam kondisi aman. Sementara LPG non subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg masih bertahan seperti bulan sebelumnya.

“Di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Selatan, harga LPG 3 kg di pangkalan resmi masih mengikuti HET yang ditetapkan Pemerintah. Harga di luar radius 60 km dari lokasi filling plant dapat dikenakan tambahan biaya angkut sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

“LPG kita masih impor kurang lebih sekitar 70% dari total kebutuhan. Tapi saya yakinkan kepada bapak ibu, semua Insya Allah dalam kondisi yang sampai dengan beberapa hari itu dalam kondisi yang baik,” kata Bahlil.

“Kondisi global tengah menghadapi tekanan yang berdampak luas, Indonesia masih mampu bertahan dengan cukup baik. Hingga saat ini, kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), baik bensin, solar, maupun LPG masih dapat terpenuhi secara optimal di seluruh wilayah Indonesia. Namun, kita tetap harus menyadari bahwa kondisi geopolitik ini tidak ada satu orang pun yang dapat meramalkan,” terang Bahlil.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh media ini, wilayah Tangerang Selatan per 1 April 2026 ini masih diberlakukan harga jual LPG tertinggi 3 kg, yakni Rp 19.000,- per tabung. Sementara di tingkat pengecer, harga bisa mencapai Rp 22.000,- per tabung, karena sudah termasuk biaya antar.

Lalu untuk LPG non subsidi harga di tingkat pengecer juga belum mengalami perubahan. Tabung 5,5 kg dijual sekitar Rp 110.000,-, sementara tabung 12 kg berada di kisaran Rp 210.000,- per tabung.

Harga tersebut tercatat masih sama dibandingkan bulan sebelumnya, meski umumnya lebih tinggi dibandingkan harga resmi di tingkat agen.

Berikut daftar harga LPG non subsidi di tingkat agen resmi Pertamina (sudah termasuk PPN):

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah
LPG 5,5 kg: Rp 94.000,-
LPG 12 kg: Rp 194.000,-

Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara
LPG 5,5 kg: Rp 97.000,-
LPG 12 kg: Rp 202.000,-

Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
LPG 5,5 kg: Rp 90.000,-
LPG 12 kg: Rp 192.000,-

Kalimantan Utara
LPG 5,5 kg: Rp 107.000,-
LPG 12 kg: Rp 229.000,-

Maluku, Papua
LPG 5,5 kg: Rp 117.000,-
LPG 12 kg: Rp 249.000,-.

Penulis: Alam
Redaktur: Milla




Harga Fantastik Beli Semir Dan Sikat Sepatu BGN Telan Hingga Rp 1,5 Miliar

Gambar ilustrasi (Foto google)

Jakarta, GK.com – Pengadaan diperuntukkan untuk 30.299 peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengikuti pendidikan dan pelatihan, Badan Gizi Nasional (BGN) ramai jadi perbincangan. Pasalnya, ditengah rakyat Indonesia lagi mengalami kesulitan ekonomi, pengadaan tersebut dinilai kurang bermanfaat peruntukannya, dan terkesan terjadi pemborosan.

Untuk diketahui, pengadaan semir dan sikat sepatu senilai Rp 1,5 miliar oleh BGN itu menjadi bagian dari kebutuhan pendidikan dan pelatihan program SPPI 2025.

Mirisnnya, dihadapan para awak Media, Jumat (17/4/2026), Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan jika program tersebut untuk menyiapkan peserta sebagai komponen pendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Anggaran pendidikan SPPI memang berasal dari BGN. Namun untuk proses pengadaan barang, termasuk semir dan sikat sepatu, dilakukan melalui skema swakelola tipe II dengan melibatkan Universitas Pertahanan. Pengadaan tersebut masuk dalam tujuh paket kelengkapan perorangan lapangan yang diberikan kepada peserta SPPI dengan total nilai pengadaan mencapai sekitar Rp 1,52 miliar, yaitu untuk semir sepatu sekitar Rp 1,25 miliar, dan sikat semir Rp 272 juta”. ungkap Dadan. (DK)

Editor: Milla



Kenaikan Gaji PNS 2026 Menunggu Lampu Hijau Fiskal, Perpres Sudah Terbit

Ilustrasi PNS. (Foto google)

Jakarta, GK.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Pemerintah tengah menyiapkan langkah akhir sebelum kebijakan terkait kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) diputuskan. Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan ASN dan stabilitas fiskal. Oleh karena itu, realisasi kebijakan ini akan sangat bergantung pada kinerja penerimaan negara yang dievaluasi secara menyeluruh di awal tahun.
Tiga bulan pertama 2026 menjadi fase penting dalam penentuan arah kebijakan tersebut. Pemerintah akan mengkaji kemampuan fiskal, termasuk ruang anggaran yang tersedia untuk belanja pegawai tanpa mengganggu program prioritas nasional.

“Finalnya masih menunggu hasil evaluasi kondisi keuangan Negara,” ucap Purbaya.

Selain itu, sejumlah indikator ekonomi makro seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi turut menjadi pertimbangan utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diambil tidak menimbulkan tekanan terhadap stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

“Intinya adalah, menjaga keseimbangan. Kami ingin kesejahteraan ASN meningkat, tetapi di saat yang sama keuangan Negara harus tetap sehat dan mampu mendukung pembangunan”. ujar Purbaya.

Jika hasil evaluasi pada kuartal pertama menunjukkan tren positif dan ruang fiskal dinilai cukup, Pemerintah diperkirakan akan mengumumkan secara resmi mekanisme kenaikan gaji PNS pada pertengahan tahun 2026.

Saat ini, jutaan ASN di seluruh Indonesia masih menanti keputusan tersebut dengan harapan kondisi ekonomi nasional terus membaik, sehingga rencana yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 dapat segera direalisasikan. (DW)

Editor: Milla