Rabu, April 22, 2026
BerandaKepulauan RiauBintanEdukasi Finansial Syariah: STAIN Kepri Gelar Sekolah Pasar Modal Syariah

Edukasi Finansial Syariah: STAIN Kepri Gelar Sekolah Pasar Modal Syariah

Bintan, GK.com – Kampus Berlandaskan Wahyu dan Ilmu — Program Studi Akuntansi Syariah (AKS) di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengadakan Sekolah Pasar Modal Syariah pada Kamis, 15 Mei 2025, di Auditorium Razali Jaya. Acara ini mengangkat tema “Bersama Menuju Gemilang yang Sukses Berinvestasi Syariah” dan dihadiri oleh pimpinan STAIN Kepri, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi.

Wakil Ketua I STAIN Kepri, Aris Bintania, M.Ag., secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai investasi yang aman, legal, dan sesuai dengan prinsip syariah. Ia juga menyoroti pentingnya edukasi pasar modal di perguruan tinggi untuk membangun literasi keuangan yang menyeluruh bagi generasi muda.

Acara ini menghadirkan dua narasumber yang memberikan wawasan berharga kepada peserta. Materi pertama, “Edukasi Publik Menjadi Investor Pasar Modal Indonesia,” disampaikan oleh Reinhard S. Silitonga, Deputi Kepala Wilayah Kepulauan Riau dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam presentasinya, Reinhard mengidentifikasi berbagai tantangan finansial yang dihadapi oleh generasi milenial dan Gen Z, termasuk kecenderungan gaya hidup konsumtif dan kurangnya kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang.

Sebagai solusi, Reinhard memperkenalkan konsep 3P dalam investasi: Punya, Pilih, dan Pantau. Konsep ini bertujuan untuk membentuk pola pikir investor pemula agar dapat memulai investasi dengan bijak, memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko, dan secara aktif memantau perkembangan pasar.

“Dengan pendekatan ini, diharapkan generasi muda dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat dan berkontribusi pada pertumbuhan pasar modal Indonesia yang berkelanjutan,” jelas Reinhard.

Sesi berikutnya diisi oleh Sung Woo Young, Associate Director PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), yang membahas sistem investasi syariah dan literasi pasar modal yang sesuai dengan prinsip Islam. Ia menjelaskan bahwa pasar modal syariah menawarkan berbagai produk, termasuk saham syariah, sukuk, reksadana syariah, serta indeks saham syariah seperti JII dan IDX-MES BUMN 17.

“Memahami sistem Sharia Online Trading System (SOTS) yang telah disertifikasi oleh DSN-MUI sangat penting, karena sistem ini memungkinkan transaksi saham syariah dilakukan dengan aman, transparan, dan bebas dari unsur riba,” ungkap Sung Woo Young.

Ketua Prodi Akuntansi Syariah STAIN Kepri, Raja Hesti Hafriza, M.M., menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan prodi untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam literasi keuangan dan ekonomi Islam.

“Dengan memahami konsep dasar dan mekanisme pasar modal syariah, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis untuk menjadi pelaku ekonomi yang kompeten dan berintegritas,” tambahnya.

Melalui Sekolah Pasar Modal Syariah ini, STAIN Kepri berharap dapat mencetak generasi muda yang sadar akan investasi, cakap secara finansial, dan mampu menjadi agen literasi keuangan syariah di masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk menjalin kolaborasi antara kampus dan industri pasar modal dalam mendorong kemandirian ekonomi umat berbasis syariah. (*)

Berita Terkait

Berita Populer