Kamis, Februari 22, 2024
spot_img

Pengusaha Shipyard di Undang BP Batam, ini Yang Dibahas

Batam, GK.com – Bertempat di Hotel Santika, Batam Center pada Selasa (07/03/2023), dialog interaktif yang dikemas dalam acara Coffee Morning bersama Pengusaha Shipyards dan Badan Pengusahaan (BP) Batam di laksanakan.

Turut hadir pada acara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Pangkalan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Batam, Pengawas Perikanan Muda/Pengawas Pengelolaan Wilayah Pesisir dengan Kewenangan Kepolisian Khusus dan Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Batam.

Ada lebih dari 50 peserta Pengusaha Shipyard di Batam yang diundang oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam pada dialog yang diinisiasi oleh Biro Humas Promosi dan Protokol.

Hal ini sebagai bentuk komitmen BP Batam dalam menjaga investasi seiring kebangkitan industri shipyard dengan melibatkan peran aktif pelaku industri maritim.

Ketua Harian Batam Shipyard Offshore and Offshore Association (BSOA) Novi Hasni mengapresiasi BP Batam yang terus memberikan perhatian kepada dunia industri maritim, baik dari infrastruktur, maupun perizinan jasa kepelabuhanan. Ia pun menyarankan agar kedepan khususnya perizinan bisa dilakukan satu pintu melalui BP Batam.

“Perizinan ini niatnya kan baik, yakni memudahkan semua perizinan, baiknya semua kewenangan perizinan itu berpusat pada BP Batam saja, tidak membedakan apakah itu PMA, PMDN dan lainnya,” ujar Novi.

“Kita berharap kepada pemangku kepentingan di bidang industri shipyard dapat saling bersinergi, serta mendukung upaya untuk menjaga keberlangsungan industri shipyard di Batam,” harap Novi.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepulauan Riau, Tia yang menginginkan agar regulasi birokrasi kepelabuhanan dapat semakin ringkas.

“Kita minta sistem yang telah diaplikasikan, bekerja dengan baik, dan bisa memberikan kemudahan bagi kami selaku pengusaha galangan,” ucap Tia.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait dalam merespon hal tersebut, pihaknya mengatakan akan memfasilitasi serta membantu mengurai permasalahan yang dihadapi Pengusaha dengan Instansi Pemerintah yang memiliki kewenangan tertentu, sehingga semua hambatan perizinan akan dapat tersampaikan dan menjadi terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam.

“Kita berharap melalui diskusi ini, permasalahan perizinan yang dirasakan pengusaha shipyard dapat diatasi dan diselesaikan dengan sinergisitas dan kerja sama yang kompak,” tuturnya.

Upaya BP Batam inipun turut diapresiasi oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwim Masuku.

Takwim menuturkan dalam pertemuan dan diskusi langsung bersama pengusaha shipyard ini merupakan langkah yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha galangan kapal, sehingga semua hambatan yang dirasakan dapat terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam. (Red).

Editor : Ron

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -