Minggu, Mei 19, 2024
spot_img

Benarkah Pelabuhan Batam Centre Menjadi Terminal Keberangkatan TKI Illegal ?

Batam, GK.com – Pandemi Covid-19 berlalu, aktivita pemberangkatan dan kedatangan di Terminal Ferry Pelabuhan Internasional Batam Centre Kota Batam kembali mulai di sesaki oleh penumpang yang akan melintas antar Negara.

Dari data Satuan Kerja (Satker) Pelabuhan Batam Centre menunjukkan data pergerakan penumpang pada Jum’at (03/06/2022), Pelabuhan Batam Center menerima kedatangan 1.357 penumpang dari Singapura dan Malaysia. Pelabuhan yang terhubung langsung dengan Pusat Perbelanjaan itu memberangkatkan total 1.916 penumpang dengan tujuan Singapura dan Malaysia. Lalu ada 1.152 penumpang diantaranya berangkat menuju Malaysia, dan sisanya berangkat ke Singapura.

Aktivitas Pelabuhan sudah di mulai dari pagi, calon penumpang terlihat menunggu jadwal keberangkatan untuk segera memulai perjalanan Keluar Negeri.

Di beberapa titik terlihat LCD yang dipampang untuk memudahkan calon penumpang memonitor jadwal keberangkatan, termasuk armada kapal dan tujuan Negara tujuannya.

Diantara padatnya aktivitas Pelabuhan Batam Centre, di areal parkir terlihat satu minibus menurunkan penumpang sekitar 12-15 orang. Terdapat pula beberapa orang yang terkesan mengawal dengan mengenakan topi dan tas sandang. Pria ini terlihat memastikan kelompok calon penumpang tersebut memasuki lobi Pelabuhan Batam Centre.  

Beberapa pria juga terlihat mengawal dari awal turun mobil, hingga ke lantai dua Pelabuhan, tepatnya di beberapa loket pemberangkatan.

Tim Media ini sempat menghampiri dan bertanya langsung ke salah satu pria. Dikatakannya, Ia hanya mengantarkan para penumpang yang akan berangkat ke Malaysia.

“Cuma mengantar aja saya,” jawabnya singkat.

Tak ada konfirmasi apapun perihal tujuan keberangkatan calon penumpang dengan tujuan Malaysia tersebut. Tapi sumber Media ini mengungkapkan, aktivitas tersebut merupakan bagian dari aktivitas yang lumrah terlihat di Pelabuhan Batam Centre. Sumber menyebutkan begitulah proses pengiriman TKI yang menggunakan paspor pelancong ke Malaysia. Dan hingga berita ini dirilis, belum konfirmasi dan tanggapan dari pihak terkait. (*).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles