Beranda Kesehatan Kadinkes Kepri Minta RS di Karimun Tegas Terhadap Penanganan Pasien Covid-19

Kadinkes Kepri Minta RS di Karimun Tegas Terhadap Penanganan Pasien Covid-19

516
0
Kadinkes Kepri, Muhammad Bisri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Mohammad Bisri.

Karimun, GK.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta agar Rumah Sakit di Kabupaten Karimun bisa dengan tegas dan bijak dalam menagani pasien Covid-19.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Dinkes Provinsi Kepri, Mohammad Bisri kepada Media ini usai mengetahui pemberitaan yang sempat heboh beberapa hari ini di Karimun, terkait lalainya penegasan Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun dalam menerapkan pengawasan terhadap pasien terpapar Covid-19.

Baca Juga :

“Saya minta Rumah Sakit (RS) harus lebih bijak dalam penanganan pasien Covid-19, serta melarang keluarga pasien terpapar untuk melakukan kunjungan kepada pasien di ruang isolasi perawatan,” kata Mohammad Bisri, Senin (26/07/21) melalui pesan Whatsapp sekitar pukul 23.53 Wib.

Saat itu, Dirinya menengaskan kepada pihak RS agar melakukan pelayanan dan prosedur yang baik serta ketat, kemudian melarang jika ada pihak keluarga yang memaksa untuk menjenguk pasien Covid-19 selama dilakukannya perawatan.

Baca Juga :


“Apabila sudah diyatakan positif Covid-19, RS harusnya bisa melarang dengan tegas kepada keluarga pasien agar tidak dijenguk dulu,” tegasnya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar bukan hanya Tenaga Kesehatan (Nekes) dan pihak RS yang harus memahami dan menjalankan prosedur, akan tetapi masyarakat juga diharapkan harus ikut serta dalam memahami prosedur Covid-19.

Baca Juga :

“Jika hanya Nekes dan pihak Rumah Sakit saja yang memahami prosedur ini pasti tidak adil, masyarakat juga harus berperan dalam hal ini. Karena ini menyangkut keselamatan bersama” ujarnya.

“Pihak Rumah Sakit mestinya lebih paham terhadap penaganan pasien Covid-19 ini termasuk terhadap pasien meniggal terduga Covid-19 (Probable), maka pemularasan jenazah memang harus dilakukan oleh pihak RS untuk kemudian dikebumikan sesuai prosedur Covid. Dan ini harus menjadi perhatian semua pihak, serta mencegah kontak dengan yang terpapar Covid-19″. tutupnya. (IWD).

Editor : Dina