Beranda Kepulauan Riau Batam Tingkatkan Perekonomian, Berikut Prioritas BP Batam di Tahun 2021

Tingkatkan Perekonomian, Berikut Prioritas BP Batam di Tahun 2021

52
0
Ketua BP Batam saat melakukan Peninjauan

Batam, GK.com – Bandara Internasional Hang Nadim yang dikelola oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki nilai yang sangat strategis sebagai gerbang transportasi udara dalam sektor bisnis dan perdagangan, karena wilayah Batam merupakan daerah perdagangan bebas (Free Trade Zone).

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan bahwa, kawasan Bandara Hang Nadim akan dirancang menjadi sebuah kawasan hub logistik yang akan meningkatkan perekonomian dan industri Kota Batam.

“Oleh karena itu, pembangunan dan perluasan Gedung Kargo juga menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung hal tersebut,” katanya saat melakukan peninjauan Apron dan Taxiway yang selesai dibangun, Rabu (20/1) pagi, di Bandara Hang Nadim.

“Pagi hari ini kita berada di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, tepatnya di Apron kargo yang memiliki Panjang 500 meter dan Lebar 168 meter. Apron kargo yang baru ini, mampu menampung 5 pesawat berbadan besar yaitu pesawat Boeing-777. Kita membangun bandara ini untuk mempersiapkan sewaktu-waktu nanti menjadi Bandara yang tidak hanya untuk penumpang, tetapi juga dapat menjadi hub logistik,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pada tahun ini juga akan dibangun terminal kargo yang dikerjakan secara multiyears dan akan selesai pada tahun 2022.

“Sudah kita rencanakan sebagaimana pembangunan kedepan, agar ini menjadi suatu bandara yang betul-betul diminati, tidak hanya Nasional tapi juga Internasional. Maka dari itu untuk memenuhi kualifikasi, seluruh kebutuhan infrastruktur harus kita selesaikan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Sistem penanganan barang (handling) juga akan diperbarui menjadi sistem terbaru dengan menggunakan sistem otomatis. Walaupun angka volume kargo eksisting Bandara Hang Nadim berada di bawah perkiraan dalam studi Master Plan Tahun 2018, namun volume angkutan lalu lintas udara mengalami peningkatan yang pesat dan signifikan dari tahun ke tahun, baik penumpang atau pun kargo. Bahkan di saat pandemi Covid-19 pelayanan kargo di Bandara Hang Nadim terus berjalan.

Saat ini, Gedung Kargo Bandara Hang Nadim memiliki ukuran 80 m x 32 m dan rencana selanjutnya akan dibangun terminal/Gedung Kargo dengan luas Gedung ± 9.600 m².

Dalam hal ini BP Batam telah merampungkan pembangunan Taxiway dan Apron 04 tersebut pada akhir tahun 2020 lalu.

Apron Kargo ini dibangun sebagai penunjang Gedung Kargo untuk menambah daya saing di Batam, yang diproyeksikan akan menunjang Bandara Hang Nadim Batam menjadi Bandara Hub-Logistik Indonesia Bagian Barat.

Pembangunan Apron kargo ini telah dilaksanakan tahun 2020 oleh Kontraktor Nindya Karya dengan Konsultan Supervisi Yodya Karya dengan nilai Kontrak sebesar Rp 166.529.321.385,73,- dengan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 158 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari kalender.

Selain itu, BP Batam juga membangun drainase, jalan akses, elektrikal, rerumputan, dan pagar di sekeliling lokasi.

Kemudian Pada tahun 2021—2022 BP Batam akan membangun gedung/terminal kargo, dengan biaya pekerjaan pembangunannya bersumber dari BLU BP Batam Tahun Anggaran 2021 dengan nilai ± Rp105.015.734.000.

Muhammad Rudi mengemukakan, sesuai rencana ke depan ada dua rencana besar BP Batam, yaitu mengembangkan bandara Hang Nadim dan mengembangkan Pelabuhan Batu Ampar dan pelabuhan lainnya.

“Ini menjadi prioritas kami dalam memimpin BP Batam, karena menurut kami kedua hal ini akan sangat membantu perekonomian masyarakat Batam dan juga Indonesia”. pungkasnya (Red/Hms).

Editor : Dina