Beranda Kepulauan Riau Batam 21 Proyek Infrastruktur BP Batam Rampung di Tahun 2020

21 Proyek Infrastruktur BP Batam Rampung di Tahun 2020

68
0

Batam, GK.com – Meskipun Tahun 2020 dirasa sebagai tahun yang cukup berat, karena adanya pandemi Covid-19, ternyata tidak menghalangi Direktorat Infrastruktur Kawasan Badan Pengusahaan Batam dalam melaksanakan sejumlah program.

Sepanjang Tahun 2020, telah dijalankan sebanyak 21 paket pengelolaan dan penyelenggaraan, serta pengendalian mutu infrastruktur kawasan, diantaranya pekerjaan perbaikan jalan dan drainase.

Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni dalam keterangannya, yang disampaikan oleh PPK Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan, Boy Zasmita mengatakan, kegiatan tersebut bersumber dari PNBP TA 2020 dengan total nilai kontrak sejumlah Rp 125.734.651.952,- yang terbagi dalam beberapa proyek perbaikan jalan dan drainase.

“Sejumlah proyek perbaikan jalan telah rampung 100%, di antaranya perbaikan Jalan Yos Sudarso, pembangunan jalan di Kaveling Sambau Nongsa, pembangunan jalur ke- 2 Jalan Kawasan Industri Batam Centre, pembangunan Jalan Kolektor dan Jembatan Kawasan Industri Sekupang, serta peningkatan kualitas jalan di sejumlah kawasan industri Kota Batam,” kata Boy Zasmita, Senin (28/12).

Ditambahkan Boy, dana ini juga digunakan untuk pengadaan aspal swakelola, pengadaan dan pemeliharaan sarana dan peralatan kerja pemeliharaan jalan, Jembatan dan Transportasi Masal, serta Kajian Struktur hingga sarana penunjang Jembatan Tuanku Tambusai Barelang.

Selanjutnya, beberapa proyek yang juga telah rampung antara lain, peningkatan jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Wasco Engineering Indonesia, Peningkatan Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Rotary Engineering Indonesia, Peningkatan Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Dock Lautan Lestari, dan Peningkatan Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Caterpillar Indonesia.

“Dalam pengelolaan ini ada pula proyek multiyears yang masih akan berlanjut hingga tahun depan, di antaranya pembangunan dan supervisi jalur ke- 2 Jalan Hang Kesturi, pembangunan dan supervisi Jalan dan Lengan Simpang Batu Ampar, dan pembangunan Jalan Kolektor Bundaran Madani sampai dengan Bengkong Sadai,” kata Boy Zasmita.

Ia mengungkapkan, dari sisi pengelolaan drainase semua telah rampung 100%, yaitu proyek pembangunan bangunan pelintas Kaveling Mandiri, dan pembangunan bangunan pelintas Graha Nusa Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu mengatakan, dengan adanya sistem drainase dan insfrastruktur yang baik dapat membuat Kota Batam semakin mempermudah akses sehingga mendongkrak perekonomian kota untuk mewujudkan menjadi bandar dunia madani. (Red/Hms).

Editor : Febri