Beranda Kepulauan Riau Batam Marlin Dibalik Besarnya Batik Batam

Marlin Dibalik Besarnya Batik Batam

64
0

Batam, GK.com – Batik Batam kini mulai dikenal khalayak tidak hanya di Kota Batam, melainkan juga di mancanegara, peragaan-peragaan busana tersebut mulai tampil.

Hal ini tentunya tidak terlepas dari sosok seorang perempuan bernama Marlin Agustina Rudi. Wanita yang lima tahun terakhir menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam itu, melalui tangannya, hasil kerajinan ini mulai dilirik kembali, meski beberapa tahun silam, Batik Batam sempat meredup namanya.

Marlin memulai pengembangan Batik Batam dengan menggandeng ibu-ibu rumah tangga. Sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam, Ia mengajak para kader-kadernya untuk menekuni dunia membatik. Ia berharap melalui kegiatan ini nantinya ibu-ibu rumah tangga juga bisa ikut meningkatkan perekonomian bagi keluarga.

Tak sekedar ajakan, Marlin bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam menghadirkan pelatih yang merupakan pengrajin Batik dari tanah Jawa. Dorongan yang diberikan tidak berhenti pada pelatihaa saja, Marlin pun berupaya mencarikan bantuan modal untuk mereka memulai usaha produksi Batik.

Sampai kini sudah ada puluhan Industri Kecil Menengah (IKM) Batik Batam yang dibina Dekranasda di bawah kepemimpinan Marlin, tepatnya 21 kelompok dengan anggota pembatik sebanyak lebih kurang 60 orang.

Setelah pengrajin Batik Batam satu per satu muncul, Marlin mulai menggeser fokusnya pada pembinaan Desainer. Anak-anak muda Batam dirangkul oleh ibu lima anak ini. Mereka diajarkan cara mendesain baju, membuat pola, hingga memproduksi pakaian jadi.

Saat ini, ada sekitar 16 Desainer muda sudah lahir dari pembinaan tim Dekranasda bersama wanita yang akrab disapa Bunda Marlin ini. Target pelatihan desain umumnya kalangan muda dengan tujuan agar karya busana yang dihasilkan dapat mengikuti tren masa kini.

Sehingga Batik Batam tidak hanya dikenakan oleh orang-orang dewasa saja, melainkan juga kaum milenial.

Setelah produk pakaian berbahan Batik Batam hadir, istri Wali Kota Batam Muhammad Rudi ini mulai menggencarkan promosinya. Melalui ajang Batam Batik Fashion Week, Marlin mengenalkan Batik ke masyarakat umum.

Roadshow dilakukan mulai dari tingkat Kelurahan, lalu ke Kecamatan-Kecamatan, hingga tingkat Kota Batam.

Tidak berhenti di situ. Marlin juga mengenalkan Batik Batam sampai ke Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. Kemudian menampilkan Fashion Show Batik Batam di acara-acara berskala Nasional juga hadir, bahkan hingga ke Negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Kini binaan Dekranasda pun sudah ada yang menampilkan Desain Batik Batam dalam pagelaran busana di Australia dan Dubai.

Wanita kelahiran Tanjungbalai Karimun tersebut memiliki visi yang sangat luas. Ia ingin lebih banyak orang disejahterakan melalui aktivitas ekonomi kreatif ini. Oleh karena itu, tim Dekranasda Batam juga sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat di Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun.

Dalam mengembangkan Batik Batam ini, Marlin juga menggandeng Perusahaan dan Perbankan.

Tanggungjawab sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai Bank dimanfaatkan untuk pengembangan Batik Batam, seperti dari Bank Mandiri, Bank Indonesia, Bank Riau Kepri, dan lain-lain. (Red/Hms).