Beranda Pendidikan Atmadinata : Sebagian Masyarakat Kita Masih Ada yang Menganut Pola Sekolah Favorit

Atmadinata : Sebagian Masyarakat Kita Masih Ada yang Menganut Pola Sekolah Favorit

200
0

Tanjungpinang, GK.com – Meskipun kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah diterapkan oleh Pemerintah, namun sebagian masyarakat Kota Tanjungpinang masih ada yang menginginkan anak-anak mereka dapat masuk ke Sekolah-Sekolah tertentu yang dianggap favorit.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, H. Atmadinata saat ditemui Awak Media, Jum’at (10/7) usai melaksanakan Sholat Jum’at di Masjid Al-Furqon.

Disampaikan Atmadinata, tujuan diberlakukannya sistem zonasi ini adalah untuk meniadakan Sekolah berpredikat favorit, serta memenuhi kuota pada Sekolah yang selama ini masih kekurangan pendaftar.

Baca juga :


“Sebagian masyarakat kita masih menganut pola Sekolah favorit ini. Namun, sebagiannya sudah kami berikan pemahaman, sehingga mereka dapat mengisi Sekolah-Sekolah yang masih kosong,” terang Atma.

“Masyarakat tidak boleh memaksakan diri untuk tetap mendaftar di Sekolah yang dianggap favorit, karena di Sekolah tersebut memiliki ketentuan rasio jumlah Ruang Kelas dengan siswanya,” lanjutnya.

Ditambahkan Atmadinata, hingga saat ini masih ada sejumlah Sekolah yang kekurangan Siswa, diantaranya SMP 6, SMP 12, SMP 15 dan SMP 8. Sementara Sekolah yang dianggap favorit telah melebihi batas kuota.

Sementara itu, terkait kendala lainnya dalam pelaksanaan PPDB, Atmadinata mengatakan bahwa ada sejumlah calon peserta didik yang berdomisili di Kota Tanjungpinang, namun tidak memiliki dokumen administrasi pendukung yang membuktikan dirinya merupakan penduduk Tanjungpinang.

“Untuk mendaftar PPDB Online, harus mengunggah Kartu Keluarga (KK), untuk menentukan alamatnya sesuai zonasi Sekolah terdekat,” ujar Atma.

“Solusinya, kita akan arahkan ke Sekolah yang masih kekurangan pendaftar”. pungkasnya. (RC).

Editor : Febri