Beranda Hukrim 2 Kantong Narkotika Dalam Kemasan Teh Cina Ditemukan Tim F1QR di Perairan...

2 Kantong Narkotika Dalam Kemasan Teh Cina Ditemukan Tim F1QR di Perairan Karimun

81
0

Karimun, GK.com – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 2 Kg di Perairan Karimun Anak Tanjung Balai Karimun, Senin (8/6).

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Kolonel Laut (P) Indarto Budiarto, S.E., M.Han., saat memberikan Keterangan Pers dihadapan para awak media yang berlangsung di Lobby Markas Komando (Mako) Lanal TBK Jalan Nusantara Nomor 1 Tanjung Balai Karimun, pada Selasa (9/6) menjelaskan kronologi dari aksi penyelundupan Narkotika tersebut.

“Pada saat Tim F1QR melaksanakan patrol rutin di wilayah kerja Lanal TBK, sekitar pukul 04.20 Wib, Tim mendeteksi ada 1 unit speedboat yang mencurigakan, berusaha kabur setelah melihat patroli tersebut”, tuturnya.

“Kemudian dilakukan pengejaran hingga pukul 04.25 Wib, lalu Tim F1QR Lanal TBK berhasil menghentikan speedboat tersebut pada posisi koordinat 1º.7’.206”N – 103º,24’.446”S di sebelah Selatan Pulau Karimun Anak, selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan terhadap para pelaku yang terlihat gelagat mencurigakan,” lanjut Danlantamal IV.

“Setelah dilaksanakan penggeledahan dan ditemukan sobekan plastik yang dilakban di atas jaring, tim menduga sobekan tersebut adalah bungkusan dari barang yang baru saja dibuang kelaut,” ujarnya.

Kemudian Tim melakukan penyisiran disekitar pesisir perairan Karimun Anak (bekas lintasan speedboat tersebut) dan ditemukan 2 (dua) kantong pelastik kemasan teh Cina berwarna hijau di tempat yang berbeda (berdekatan). Setelah itu, ketiga pelaku beserta Speed Boat dibawa ke Mako Lanal TBK untuk dilaksanakan pendalaman.

Danlantamal IV menambahkan, kepada petugas para pelaku mengaku Narkoba jenis sabu tersebut dibawa dari Malaysia dengan cara transfer boat to boat dengan cepat di perbatasan RI-Malaysia (STS Line) selanjutnya dibawa boat penerima menuju Karimun Provinsi Kepri, pelaku juga mengaku dijanjikan pembayaran sebesar RM. 20.000 atau setara dengan ± Rp. 66.000.000 dalam setiap aksinya.

Modusnya masih sama seperti tahun yang lalu, yaitu berpura-pura sebagai nelayan yang sedang mencari ikan, seterusnya Tim F1QR Lanal TBK berkoodinasi ke Lantamal IV untuk tindakan selanjutnya.

Akhirnya, pelaku 3 orang inisilal M.S, H alias B dan NS alias A berikut barang bukti dibawa ke Lanal TBK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan nantinya akan diserahkan ke BNNP Provinsi Kepri.

Para pelaku diancam pidana mati atau pidana hukuman 20 tahun penjara serta denda sebesar Rp 10 Milyar, hal tersebut sesuai dengan Pasal 113 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Hadir pada saat itu, Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos., M.Si., Danlanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono, M.M., Dandim 0317/TBK Letkol Inf. Denny, S.IP., Ketua Pengadilan Negeri Karimun Djoko Dwi Atmoko, S.H., M.H., Ketua DPRD Karimun M. Yusuf Sirat, S.IP., Kepala KPPBC TMP B Karimun Agung Mahendra, Kapolres Karimun diwakili Kabagsumda Kompol Suhaili, Kasi Pengawasan dan Penindakan BNNK Karimun M. Sochib. (Red/Hms).

Editor : Febri