Beranda Kepulauan Riau Batam Rp 45,7 Miliar Dipersiapkan Untuk Proyek Pemasangan Jaringan Pipa Waduk

Rp 45,7 Miliar Dipersiapkan Untuk Proyek Pemasangan Jaringan Pipa Waduk

125
0

Batam, GK.com – Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam telah melakukan survei dan pengukuran jarak antara Waduk Tembesi dengan Waduk Mukakuning yang akan disambungkan dengan pipa penghubung, yaitu sekitar 4 kilometer, untuk memulai pelaksanaan pemasangan jaringan pipa (interconnecting) dari Waduk Tembesi ke Waduk Mukakuning.

Proyek pemasangan jaringan pipa bernilai sekitar Rp 45,7 milyar dengan ruang lingkup pekerjaan ini temasuk pengadaan dan pemasangan pipa, pompa, genset, ponton dan accessories.
Direktur BU Fasling BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan, mengingat kebutuhan ketersediaan air yang sangat mendesak, pelaksanaan pemasangan jaringan pipa paralel dengan pekerjaan lainnya, dilakukan oleh 4 tim, yaitu 1 tim pekerjaan di hulu, 1 tim di hilir, 1 tim pekerjaan intake/ponton dan 1 tim pekerjaan mekanikal elektrikal.

“Proyek penyambungan pipa ini diperkirakan akan memakan waktu pengerjaan selama 4 bulan, namun diharapkan dapat selesai sebelum 4 bulan dengan kontraktor pelaksana pekerjaan PT Indobangun Megatama selaku pemenang lelang,” kata Binsar Tambunan di Kantor BP Batam, Rabu (3/6).

Proyek pemasangan jaringan pipa antar waduk ini merupakan upaya BP Batam dalam mengantisipasi krisis air baku di Pulau Batam, di mana volume air baku yang akan dipompakan dari waduk estuari Tembesi sebesar 600 liter per detik menuju waduk Mukakuning dan Waduk Duriangkang.

Binsar menambahkan, ke depan ini merupakan bagian sistem ketersediaan air baku SPAM Barelang yang akan dikembangkan dalam konsep Batam Integrated Total Water Management (BITWM).

“Berikutnya sedang kita siapkan rencana pembangunan Instalasi pengolahan air dengan Kapasitas 350 liter per detik yang direncanakan dapat beroperasi tahun depan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air untuk 3 hingga 4 tahun ke depan”. tutup Binsar. (Red/Hms).

Editor : Febri