Beranda Nasional Pandemi Wabah Virus Corona, Dewan Pers Apresiasi Insan Pers Yang Tetap Meliput

Pandemi Wabah Virus Corona, Dewan Pers Apresiasi Insan Pers Yang Tetap Meliput

46
0

Jakarta, GK.com – Rabu (11/3) lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah Covid-19 secara resmi telah mencapai tingkat pandemi. Menyikapi hal tersebut, Ketua Dewan Mohammad Nuh, dalam siaran persnya yang diunggah ke  http://Youtube https://youtu.be/fEnQgiwJsAI, Rabu (18/3) mengatakan bahwa, Bangsa Indonesia sedang mengalami ujian yang sungguh sangat luar biasa, yaitu Covid-19.

Oleh karena itu, dalam suasana yang seperti ini, lanjut Nuh, kebersamaan bersatu untuk melawan Covid-19 harus kuat dibandingan kita semua. Untuk itu, menurut M. Nuh, dunia Media terutama kawan–kawan Jurnalis yang ada di depan, harus terus meliput, memberikan informasi apa  yang sedang berkembang di masyarakat tentang Covid 19.

“Tetapi tetap, urusan etika Jurnalistik obyektifitas menjadi bagian dari yang tidak terpisahkan, saya memberikan apresiasi yang sungguh sangat luar biasa kepada kawan-kawan Jurnalis,” ujar M. Nuh.

“Meskipun suasana sedang tidak bersahabat, tetapi kawan-kawan Jurnalis tetap menjalankan tugas suci, yaitu memberikan informasi yang proper kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

Baca Juga :

Khawatir Penyebaran Covid-19, SMSI Ingin Pemerintah Segera Membuat Crisis Center Pengendalian Virus Corona

 

M. Nuh berpesan kepada para Insan Pers untuk benar-benar menjaga kesehatan, serta berharap agar Perusahan Pers di suasana ekosistem Perusahan Pers saat ini, tetap harus mengacu pada protokol-protokol penangan Covid 19.

“Kita  tidak ingin kawan–kawan Jurnalis tertular Covid-19. Sehingga prinsip-prinsip dasar di dalam peliputan yang terkait dengan Covid-19, Alat Pelindung Diri (APD) tetap harus diperhatikan dengan baik, jangan sampaik kita meliput Covid-19 tetapi sekali lagi Na’udzubillah justru itu ada kawan-kawan  yang terpapar Covid-19,” papar M. Nuh.

“Kami dari Dewan Pers memberikan dukungan penuh agar kita semua dapat bersama–sama  bersatu melawan Covid-19, sehingga Indonesia tetap tegak, teguh dan semakin jaya”. pungkas M. Nuh. (*).

Editor : Febri