Minggu, Mei 3, 2026
Beranda blog Halaman 1072

Penerimaan CPNS, Anambas Tunggu KemenpanRB

TAREMPA – Mengenai kapan jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai di buka, sampai saat ini Kabupaten Kepulauan Anambas masih menunggu keputusan dari pihak Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Republik Indonesia (RI).

Namun, berbagai informasi terus beredar di media massa dan media sosial terkait spekulasi waktu pendaftaran CPNS itu akan segera dibuka.

“Sampai saat ini belum ada kepastian kapan waktu dibukanya. KIta Masih menunggu keputusan dari MenpanRB RI,” kata Sekretrais Daerah (Sekda) Kepulauan Anambas, Sahtiar, SH,MM menjawab ANAMBASPOS.com, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Kamis (02/08/2018).

Menurut Sahtiar, ketika sudah keluar keputusan dari Kemenpan RB RI nantinya, pihaknya kemudian baru akan mengumumkan kepada publik di Kepulauan Anambas. “Kalau sudah ada keputusan Kemenpan RB, baru kita sampaikan ke masyarakat Anambas,” terangnya.

Hal serupa juga disamapaikan oleh Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepualaun Anambas, Dra. Linda Maryati. “Belum keluar, kita masih menunggu, ini masih kita kordinasikan terkait progressnya,” ujar Linda sesaat hendak bertemu Sekda ketika itu di Kantor Bupati Kepulauan Anambas.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Pemkab Kepulauan Anambas telah mengusulkan sebanyak 572 kuota penerimaan CPNS Kepulauan Anambas. “Kita mengusulkan 572, mudah-mudahan tidak dikurangi,” pinta Linda.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Anambas, Muhammad Da’i, mengaku optimis bahwa penerimaan CPNS Kepulauan Anambas tersebut akan dibuka pada Bulan September 2018 mendatang.

“Saya optimis September ini dibuka. Mumpung masih ada waktu sebaiknya yang berminat mempersiapkan  kelengkapan persyaratan administrasi seperti membuat kartu kuning dan SKCK,” ungkap Da’i. (AP)

Organda Diminta Jaga Kondusifitas Batam

BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi membuka Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batam di Grand i Hotel, Senin (6/8). Pada sambutannya, Rudi berharap agar angkutan umum di Kota Batam bisa bersatu, tidak saling bertengkar.

“Kalau semua jadi satu, khususnya hari ini transportasi, Batam akan selamat,” kata dia.

Ia mengatakan transportasi di Batam saat ini belum sempurna. Oleh karena itu ia memberi tugas kepada Organda untuk mencari solusi terbaik mengenai masalah transportasi ini.

Selain itu ia juga berpesan kepada sesama pengemudi angkutan umum, baik massal maupun sewa, agar saling menghormati. Karena posisi keduanya sama-sama sedang mencari nafkah di Kota Batam.

“Mereka mau cari makan, kita silakan. Kita bagi-bagi sajalah Pak. Saya ingin betul bagaimana Batam ini berubah. Niat saya ingin meluruskan masalah Kota Batam. Efek yang lebih besar yang mau kita tarik sebenarnya,” sebut Rudi.

Transportasi umum ini, sambungnya, merupakan salah satu wajah Kota Batam. Sebagai kota yang sedang dikembangkan pariwisatanya, Batam perlu sarana dan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman. Untuk itu, ia berpesan agar angkutan umum ini bisa memperbaiki pelayanannya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Udin mengatakan muscablub dilaksanakan karena anggota merasa kepengurusan saat ini tidak terbuka. Oleh karena itu diadakan pemilihan Ketua baru untuk periode lima tahun ke depan.

“Ada tiga calon. Yang memiliki hak suara adalah operator, pemilik izin transportasi. Jumlahnya ada sekitar 50-an suara,” tuturnya. (MC)

Fun Touristic Lebih dari Sekadar Ajang Promosi

NATUNA- Setelah sukses menggelar Senoa Festival, Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna terus berupaya menghadirkan event pariwisata baik berskala Nasional maupun Internasional.

Menurut Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti penyelenggaraan event merupakan unsur penting yang menjadi roh atau spirit dalam pengembangan pariwisata. Karena penyelenggaraan event dianggap dapat menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung menikmati alam dan budaya Kepulauan Natuna.

Pada pembukaan Funtouristic Festival 2018 di Pantai Kencana Ranai, Jumat malam (27/07/2018) Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengatakan selain sebagai bentuk promosi daerah wisata, event-event seperti ini diharapkan bisa memberikan multiplier effect yang besar, yakni terhadap pergerakan perekonomian pelaku usaha maupun masyarakat.

“Selain harapan meningkatkan jumlah wisatawan, event ini juga diharapkan dapat meningkatkan multiplier efect terhadap perekonomian pelaku usaha dan masyarakat”, jelas Ngesti.

Event Fun Touristic yang akan dilaksanakan dalam waktu 5 hari juga semakin lengkap dengan berdirinya stand-stand bazar dari lembaga, instansi, organisasi, kelompok masyarakat.

Kegiatan penutupan menjadi moment spesial karena akan hadir bersama rakyat Natuna, para artis pendukung Film Jelita Sejuba yang belakangan ini berhasil membawa nama Natuna dikancah perfilman Nasional dan menjadikan Natuna semakin dikenal. (RZ)

Dewan Tanjungpinang Sahkan Perda RDTR

TANJUNGPINANG- Setelah melalui proses panjang pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Tanjungpinang akhirnya disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menjadi Peraturan Daerah (Perda) melalui Rapat Paripurna Terbuka, di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Jum’at 3 Agustus 2018.

Pengesahan Perda RDTR itu ditandai penandatanganan oleh Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM bersama Ketua DPRD Suparno.

Penjabat Wali Kota, Raja Ariza menjelaskan RDTR yang di buat dalam sebuah aturan, berfungsi sebagai instrumem pengendalian mutu dalam pemanfaatan ruang dengan tetap berpedoman pada Rencana Tata Ruang wilayah ( RTRW ) tahun 2014 – 2034.RDTR juga sebagai acuan untuk pengendalian pemanfaatan ruang secara rinci, sebagai pedoman dalam penerbitan izin pemanfaatan ruang, sebagai pedoman dalam rencana tata bangunan dan lingkungan “terangnya

Dari fungsi tersebut, lanjut Wali Kota, RDTR memiliki manfaat untuk penentu lokasi berbagai kegiatan yang juga sebagai alat operasional dalam pengendalian dan pengawasan yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat.

“Terbitnya Perda Nomor. 10 tahun 2014 tentang RTRW dapat dilihat secara detail dalam Perda RDTR tersebut. Selain itu, ada manfaat lainnya dalam memberikan motivasi, urgensi, efisiensi dan efektifitas dalam penyelenggaraan pemerintahaan serta sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses demokrasi yang bermula dari lapisan bawah.”tambahnya

Perda RDTR ini juga, kata Wali Kota merupakan salah satu regulasi yang akan menunjang kepastian pembangunan, kemasyarakatan dan iklim investasi perekonomian di Kota Tanjungpinang.

Rapat paripurna ini juga tampak dihadiri oleh 23 anggota Dewan, Sekda Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M.Si, para Kepala OPD, Camat serta Lurah di lingkungan Pemko Tanjungpinang. (Hms)

Surau Al Hidayah Kini Jadi Masjid

TANJUNGPINANG– Kamis (02/08/2018) usai shalat Isha’, pengurus Masjid Al Kausar menggelar syukuran kenaikan status tempat ibadah yang semula surau, kini jadi masjid.

Peresmian masjid di Kampung Purwodadi ini dilakukan Lurah Pinang Kencana, Syamsul Bahri, S.Ip.

Samsul mengatakan sepanjang 2018 sudah tiga surau di wilayah kerjanya yang ditingkatkan menjadi Masjid.

Selain Al Kausar, dua surau lainnya adalah Masjid Al Hidayah yang terletak di Perum Hang Tuah RT 007 RW 005.

Satu lagi masjid Sabililrosyat yang dihibahkan Suryono, terletak di Perum Alam Tirta Lestari, sebelah Perum Bukit Raya.

Dijelaskan Samsul, lahan Masjid Al Hidayah dibeli pada 1999. Pembangunannya dimulai 2002.

“Kalau kami pantau dari hasil di lapangan, serta kita lihat dari luas bangunan, kemungkinan tahun ini akan ada lagi penambahan peningkatan dari surau menjadi masjid,” kata dia.

Lokasinya di daerah RT 002, persis di perbatasan Kampung Purwodadi, dekat belakang SDN 16. Namanya Surau Baitus Salam.

“Karena disebelahnya juga mau dibangun perumahan sekitar 200 pintu,” terang Samsul.

Ia berharap dengan kenaikan status Masjid ini aktifitas keagamaan meningkat.

Contohnya pengajian. Kini bisa dilaksanakan 2-3 kali dalam seminggu.

“Saya lihat pun di sini aktifitas ibu-ibu majelis taklimnya aktif, sangat aktif,” ujar Samsul.

Hadir dalam syukuran Ketua Komisi 1 DPRD Kota Tanjungpinang Maskur Tilawahyu dan para tokoh masyarakat seperti Ansar Ahmad, Eko Ardinal, Untung Budiawan, dan masyarakat Kampung Purwodadi. (QQ)

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!