Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 1056

Masyarakat dan Aparat Harus Solid untuk Pemilu Damai

BATAM– Masyarakat dan aparat keamanan serta unsur pemerintah di Provinsi Kepulauan Riau harus solid. Pesan ini disampaikan Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto dalam apel pasukan pengamanan Pemilu di Dataran Engku Putri Batam Centre, Rabu (19/9). Andap memimpin apel bersandi “Mantap Brata 2018” ini bersama Komandan Korem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema.

“Kehadiran Forkopinda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) di sini menunjukkan kita solid. Kita tunjukkan pada dunia, bahwa TNI Polri dengan segenap stakeholder ada di sini, didukung masyarakat, siap mengamankan Pemilu 2019,” kata Andap.

Ia mengatakan saat ini ada pihak yang ingin merusak kedamaian di Indonesia. Pemerintah di adu domba dengan ulama. Dan TNI pun mau coba di adu domba dengan Polisi.

“Rekan-rekan adalah kekuatan kita semua. Apabila tidak solid, tidak sinergi, tidak akan mampu kita amankan masyarakat Kepulauan Riau ini,” tutur mantan Kapolda Maluku ini.

Dalam arahannya, Andap membacakan sambutan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Tito memerintahkan semua petugas untuk siap menjaga keamanan Pemilu 2019 mendatang. Aparat keamanan dalam hal ini TNI dan Polri harus solid bekerjasama dan bersinergi untuk sukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Strategi kita paling utama, semua unsur dalam pelaksanaan Pemilu harus sinergi. Baik KPU, Bawaslu, kontestan, partai politik, massa pendukung, media massa, tokoh masyarakat, harus kompak,” ujarnya. (MC)

Walikota Berharap ATB Bisa Pertahankan Pelayanan

BATAM– Walikota Batam, Muhammad Rudi berharap PT Adhya Tirta Batam (ATB) selaku penyedia air bersih bisa mempertahankan pelayanan. Hal ini disampaikan Rudi saat menghadiri Hari Pelanggan Nasional 2018 ATB di Mega Mall Batam Centre, Selasa (18/9).

“ATB adalah salah satu aset yang sangat berpengaruh dalam menyediakan air di Kota Batam. Di usianya yang ke-23, bagi saya ATB sudah selalu memberikan pelayanan terbaik. Kalau mau mengganti perusahan air di Batam itu mudah, tapi apakah bisa melanjutkan? Kita berharap ATB bisa mempertahankannya,” kata Rudi.

Presiden Director PT ATB, Benny Andrianto mengatakan di usia yang ke-23, pelanggan merupakan aset terbesar perusahaan. Dalam kurun waktu tersebut, pelanggan ATB meningkat pesat dari angka 40 persen menjadi 99,6 persen penduduk Batam.

Benny mengatakan konsentrasi ATB adalah menyediakan air bersih kepada masyarakat. Sebagai kota tanpa sumber mata air, kebutuhan air Batam dipenuhi dari pengolahan air hujan.

“Dengan teknologi canggih, ATB bisa menyulap air tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Batam,” ujarnya.

Menurut perkiraan, ketersediaan air di Batam hanya bertahan hingga beberapa tahun ke depan. Karena itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar sadar akan krisis persedian air ini.

Tugas ATB, kata Benny, akan berakhir pada 2020 mendatang. Ia berharap pengganti ATB dapat memberikan pelayanan terbaik. Dan terus melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kualitas. (MC)

Sertiijab dan Pisah Sambut, Fonika Affandi Jabat Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang

TANJUNGPINANG– Bertempat di Lapangan Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang, Senin (24/09), pukul 09.00 Wib, dilaksanakan Serah Terima Jabatan (Serijab) dan Pisah Sambut Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang Fonika Affandi, A.Md.IP.,S.H.,M.H, menggantikan Ronny Widiyatmoko, Bc.IP.,S.H.
Sebelum menjabat Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang, Fonika Affandi menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasarakatan Kelas 3 Cilegon, Sentara Ronny Widiyatmoko mengenban jabatan barunya sebagai Kepala Lapas Kelas 2 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut tersebut di pimpin langsung oleh Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri, Dedi Handoko, Bc.I.P.,S.Sos.,M.H.

Dalam sambutannya, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang yang lama, Ronny Widiyatmoko, dengan didampingi istri, menyampaikan permohonan maafnya selama bertugas di Tanjungpinang jika ada kekurangan, dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama mendukung segala kebijakan, serta berperan aktif dalam upaya memajukan Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang.

“Banyak cerita dan kenangan selama saya menjabat di Kota Tanjungpinang ini selama saya bertugas lebih kurang dua tahun delapan bulan, dan banyak juga dukungan yang saya terima, baik itu dukungan dari dalam maupun dari luar,” ujarnya.

“Prestasi di Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang ini tidaklah hanya dari saya sendiri, namun ini semua berkat kerjasama dengan seluruh stakeholder yang sudah berjalan baik, dan untuk rekan-rekan media saya juga mengucapkan terima kasih, saya harap rekan-rekan media dapat terus berhubung baik dengan Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang ini,” pungkas Ronny.

“Kepada Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang yang baru saya ucapkan selamat bertugas, dan semoga dapat meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi kedepannya, tegas dan displin yang selalu harus ditingkatkan terus serta dapat bekerjasama dengan stakeholder,” harapnya.

Sementara itu, Fonika Affandi selaku Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang yang baru, dengan didampingi istri dalam sambutannya berharap dukungan selama dirinya bertugas di Tanjungpinan.
“Suatu amanah bagi saya untuk bekerja di Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang ini, saya mohon diterima bertugas disini oleh seluruh stakeholder dan mitra, karena capaian kerja kita tak lepas dari peran serta semua pihak,” ucapnya.

“Akan ada program-program yang nantinya sudah saya susun setelah ini, namun pastinya saya juga akan melihat dulu program-program lama yang belum terlaksana ,dan tentunya kami juga harus menjalin hubungan yang baik kepada semua instansi-instansi terkait, termasuk untuk penjagaan para tahanan akan ditingkatkan lagi,” terang Fonika.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri, Dedi Handoko mengatakan, “mutasi adalah hal yang biasa dan wajar, guna untuk meningkatkan sebuah integritas, dan juga menambahkan semangat dalam bekerja,” katanya

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Ronny beserta jajarannya yang telah mengukir prestasi serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, di Rumah Tahanan Negara Kelas I Kota Tanjungpinang ini, selamat bertugas ditempat yang baru dengan amanah yang baru juga tentunya,” ucapnya

“Kepada Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Kota Tanjungpinang yang baru, Bapak Fonika Affandi, selamat datang dan selamat bertugas, professional, bersinergi, transaparan, demokratif dan berpedoman guna untuk menjunjung sebuah integritas, dalam meningkatkan prestasi, dan menjalankan program-program yang baru yang sudah disusun,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut Para Pejabat Pimpinan Tinggi di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Kapolres Kota Tanjungpinang, Lantamal IV Tanjungpinang, Dandim 0315/Bintan, Ranmil 033 Wira Pratama, Para Unit Pelaksana Kemasyarakatan, Imigras Se- Kepri serta para tamu undangan lainnya. (RZ)

Jaksa Agung RI Dapat Gelar Dato’ Wira Amar Adiwangsa Dari LAM Kepri

TANJUNGPINANG– Jaksa Agung Republik Indonesia, Dr. H.M. Prasetyo, SH.MH mendapat gelar Dato’ Wira Amar Adiwangsa dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Sabtu (22/09), Pukul 19.30 Wib.
Dalam penabalan gelar tersebut, Ketua LAM Kepri, Dato’ Seri Setia Amanah, H. Abdul Razak AB langsung yang memberikannya dihadapan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di Gedung Daerah, Tanjungpinang.
Datok Wira Amar Adiwangsa sendiri mempunyai arti adalah ‘Pahlawan yang menjalankan perintah Bangsa dan utama.’

Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto, S.Sos, MM, Kejaksaan Tinggi Kepri Dr. Asri Agung Putra SH.MH, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah, para FKPD Kepri, Tokoh Lembaga Adat Melayu, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua LAM Kepri H. Abdul Razak AB mengatakan, ”Negeri kita sedang mengalami maraknya korupsi, korupsi juga sudah merusak seni-seni kehidupan berbangsa dan bernegara, baik dari segi akhlak yang merupakan melanggar norma-norma masyarakat Beradat, Berbudaya dan Beragama, oleh karena itu upaya pencegahan korupsi sangatlah penting yang harus dilakukan Negara khusunya aparat penegak hukum agar negara kita bisa maju, tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” jelasnya.

“Terkait dengan hal tersebut LAM Kepri memperhatikan khusus terhadap namanya korupsi, dan kita juga sudah melihat Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam menindak para pidana korupsi tanpa memandang bulu dan juga sudah menyelamatkan aset-aset Negara selama dipimpinnya,” ujarnya.

“Dr (HC) H.M Prasetyo, SH.MH sebagai Kejaksaan Agung Republik Indonesia sudah menyelamatkan aset keuangan Negara sebesar 22,5 triliun rupiah,” katanya.

“Sebagai bentuk penghormatan terhadap putra bangsa yang memiliki prestasi dalam bidang hukum dan pemberantasan korupsi, telah datang ke tanah Melayu Provinsi Kepri yaitu Dr (HC) HM Prasetyo,SH yang diharapkan dapat bersama-sama Pemerintah Provinsi Kepri dan LAM Kepri untuk menjadikan sebagai daerah dengan masyarakat sadar hukum,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan dalam pidatonya, ”pembangunan di Kepri bukan hanya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian saja, akan tetapi Kepri merupakan gerbang atau berada di garis paling depan, oleh karena itu martabat bangsa dapat terukir, dan juga Kepri sedang membentuk UUD Daerah Kepri yang sedang di ajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang nantikan akan dikeluarkan atau dibentuk sebelum tahun 2019,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung RI, H.M. Prasetyo mengatakan, ”saya mengucapkan terimakasih kepada semuanya atas sambutan dan gelar kebesaran adat Dato’ Wira Amar Adiwangsa yang saya terima ini, semoga akan menjadi motivasi dan semangat dalam menjalankan, tugas, amanah dan tanggung jawab sebagai Jaksa Agung RI,” pungkasnya.

Gelar kebesaran tersebut ditetapkan LAM Kepri dengan surat keputusan nomor 14 tahun 2018 tanggal 18 September 2018 berdasarkan musyawarah LAM Kepri bersama Pemerintah Provinsi Kepri, atas dedikasinya dalam menjalani tugas memberantas korupsi. (RZ)

Kajati Kepri Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Serta Meresmikan Lapangan Tenis dan Mess

TANJUNGPINANG- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepuluan Riau mengadakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak Gratis, Sabtu (22/09), pukul 13.30 Wib di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP), Raja Ahmad Thalib.

Sebelum dilaksanakan Operasi Katarak, Kajati Kepri terlebih dahulu meresmikan Lapangan Tenis Adhyaksa Sakti dan Mess Adhyaksa yang di resmikan langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia Dr. HM Prasetyo, SH. MH, dengan dilakukannya penandatanganan.

Dalam pidatonya, Kajati Kepri, Asri Agung Putra menjelaskan bahwa, Operasi Katarak gratis yang di gelar Kajati Kepri untuk pesien penderita Katarak awalnya yang terdata berjumlah 500 orang, namun para pesien tersebut harus mengikuti seleksi pengechekan terlebih dahulu oleh tim medis, hingga akhirnya tersisa 220 orang pasien yang bisa mengikuti Operasi Katarak tersebut, yang berasal dari Kabupaten/Kota, yaitu Tanjungpinang, Bintan, Batam, Karimun, Natuna, Anambas, dan Lingga.

“Operasi Katarak Gratis oleh Kejaksaan Tinggi Kepri ini bertujuan guna membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tanah Melayu dan merupakan peran serta Kejaksaan dalam Sosial, untuk mencapai Kesejahtera, Kesehatan, dan bisa maju dengan Provinsi lainnya,” jelasnya.

“Selain digelar Operasi Katarak gratis ini juga di bangun 2 fasilitas yaitu Lapangan Tenis Adhyaksa Sakti dan Mess Adhyaksa, dan dana pembangunan tersebut merupakan dari dana hibah Pemerintah Provinsi Kepri,” tambahnya.

“Kita berharap dengan adanya Lapangan Tenis tersebut nantinya dapat meningkatkan Kesehatan sekaligus sebagai upaya dalam membangun silaturahmi dengan penggiat Tenis lainnya dan masyarakat, sedangkan untuk pembangunan Mess nantinya dapat digunakan untuk para Jaksa dalam menyiapkan dan mensidangkan tindak korupsi-korupsi yang ada di Kepri, khususnya di Tanjungpinang,” terang Asri.

Gubernur Kepri, Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si dalam pidatonya mengatakan, ”saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang telah meluangkan waktunya dalam kesibukan yang luar biasa untuk datang ke Kepri dalam agenda Baksos Operasi Katarak gratis ini, sekaligus meresmikan Lapangan Tenis Adhyaksa Sakti dan Mess Adhyaksa,” ujarnya.

Jaksa Agung H.M Prasetyo menyapa masyarakat yang mengikuti operasi katarak gratis yang di gelar Kajati Kepri.

Sementara itu Jaksa Agung RI, H.M Prasetyo dalam pidatonya menjelaskan, “bahwa Kepri memiliki potensi yang sangat luar biasa, contohnya Tambang Bauksit, serta memiliki sumber kekayaan laut yang cukup besar, saya juga meninjau dan membandingkan kandungan kekayaan alam Kepri dengan Negara tetangga contohnya seperti Singapore, Kepri masih unggul, maka dari itu saya harap kita dapat memanfaatkan peluang-peluang yang ada dengan baik,” katanya.

“Selanjutnya terkait Operasi Katarak gratis, guna mendekatkan masyarakat untuk menghilangkan isu-isu yang tidak baik terhadap Kejaksaan dan juga kita bisa membagikan kebahagiaan kepada orang lain, karena jika kita menggunakan biaya pribadi untuk Operasi Katarak ke rumah sakit sangat mahal, untuk 1 bola mata saja bisa seharga 10 juta rupiah,” ucapnya.

“Terimakasih juga untuk para pengusaha-pengusaha yang ada di Kepri yang sudah ikut mendung acara ini, serta kepada Kejati Kepri, Bapak Asri Agung Putra yang sudah berhasil menghasilkan keadilan dan kemakmuran, saya juga mengucapkan selamatkan atas dibangunnya Lapangan Tenis Adhyaksa Sakti dan Mess Adhyaksa Kejati Kepri ini, dengan dibangunnya Mess tersebut saya berharap dapat menghemat biaya dari penginapan untuk para Jaksa,” pungkasnya. (RZ)

Raja Ariza Pamit kepada Masyarakat Tanjungpinang

TANJUNGPINANG- Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang Raja Ariza pamit kepada warga Tanjungpinang di acara Malam Pisah Sambut Pj. Walikota Tanjungpinang dengan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul – Rahma, di Hotel CK, Tanjungpinang, Kepri, Jumat (21/9) malam.

Raja Ariza telah menunaikan tugasnya dengan baik sebagai Pj. Walikota Tanjungpinang dengan masa jabatan selama 9 bulan. Itu sebabnya, ia juga disebut sebagai “Wali Songo” alias walikota 9 bulan.

Tapi bagi Asisten 1 Pemprov Kepri itu, acara malam pisah sambut itu bukanlah benar-benar berpisah dengan warga Tanjungpinang. “Terimakasih bagi seluruh warga Tanjungpinang. Bagi saya, Tanjungpinang adalah rumah kita semua.” Ucapnya.

Tugas paling terberat, Ariza selama menjabat adalah mensukseskan pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang 2018. “Alhamdulillah, Pilkada Tanjungpinang berlangsung damai, sukses dan aman. Itulah tugas terberat saya yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.” Jelasnya.

Walikota dan Wakil Walikota terpilih itu juga telah dilantik Gubernur Kepri Nurdin Basirun sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, untuk masa jabatan 2018-2023, di Gedung Daerah Tanjungpinang, pada pagi di hari yang sama.

Dengan pelantikan itu, masa jabatan Raja Ariza pun berakhir sebagai Penjabat Walikota Tanjungpinang. “Saya akan kembali ke jabatan semula yaitu sebagai Asisten 1 Pemprov Kepri. Saya yakin dan percaya, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang baru dapat membangun Kota Tanjungpinang lebih baik lagi.” katanya.

Raja Ariza pun tak luput mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkhusus kepada kepala FKPD, para pejabat OPD serta rekan-rekan anggota DPRD Tanjungpinang, atas dukungan dan kerjasama yang baik selama ia menjadi penjabat walikota.

“Kami telah melaksanakan tugas kami dengan baik. Saya ucapkan terimakasih kepada kepala FKPD, pejabat OPD dan anggota DPRD Tanjungpinang, camat, lurah dan RT RW atas dukungan yang diberikan selama 9 bulan ini.” Katanya.

Di awal sambutannya, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Tanjungpinang yang telah mensukseskan penyelenggarana Pilwako Tanjungpinang 2018. Tak terkecuali, Syahrul juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pj. Walikota Raja Ariza, KPU Tanjungpinang dan para kepala FKPD, pejabat OPD serta DPRD Tanjungpinang.

Sebagai pemimpin baru Tanjungpinang, Syahrul mengajak seluruh komponen masyarakat dan para pejabat di lingkungan Pemko Tanjungpinang untuk bersatu kembali dan saling bahu-membahu untuk membangun masa depan Tanjungpinang yang lebih baik lagi.

“Mari kita bersama menyatu untuk membangun kota kita ini. Banyak PR yang harus segera kita kerjakan ke depan ini,” ucap Syahrul yang disambut tepuk tangan riuh.

Mengingat dirinya adalah Wakil Walikota di periode sebelumnya (2013-2018) yang mendampingi Walikota Lis Darmansyah, Syahrul menegaskan dirinya sudah tidak perlu lagi untuk beradaptasi dilingkungan Pemko Tanjungpinang.

“Saya tak asing lagi dan kita sudah saling mengenal karena selama 5 tahun terakhir ini saya sudah bersama keluarga besar Pemko Tanjungpinang. Maka saya minta seluruh ASN dan kepala OPD agar meningkatkan kinerja untuk Tanjungpinang yang lebih baik.” Tambahnya.

Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP, dalam sambutannya lebih menekankan peningkatan kinerja seluruh jajaran Pemko Tanjungpinang untuk segera membereskan keluhan-keluhan warga.

“Saya dan Ayah Syahrul, bersama kita semua mari kita saling bersinergi melalui kerja keras untuk membangun daerah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Tanjungpinang.” Ungkapnya.

Rahma juga mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Kota Tanjungpinang karena telah memberikan amanah untuk memimpin Kota Tanjungpinang. “Terimakasih kepada semua masyarakat Kota Tanjungpinang yang telah memberikan amanah dan kepercayaan untuk mendampingi Ayah Syahrul memimpin Kota Tanjungpinang yang kita cintai. Semoga kita semua dapat bersama-sama membangun Kota Tanjungpinang ke arah yang lebih baik lagi.” Tambahnya.

Acara malam pisah sambut dihadiri keluarga besar Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang para kepala FKPD, Kepala OPD, Anggota DPRD Tanjungpinang, LAM Kota Tanjungpinang, Hj. Aisyah Sani, Camat, Lurah, Pimpinan Perbankan, Veteran serta Perangkat RT dan RW. (Red/Hum)