Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 1054

Pemko Tanjungpinang Gelar Senam Sehat Bersama

TANJUNGPINANG– Pemerintah Kota Tanjungpinang mengadakan Senam Sehat bersama Staff Pemko Tanjungpinang di Halaman Rumah Walikota Tanjungpinang, di Jalan Damai, Senggarang, Kamis (04/10), Pukul 07.30 Wib.

Senam Sehat yang diadakan oleh Pemko Tanjungpinang ini adalah merupakan agenda rutin tahunan yang sering di gelar oleh Pemko Tanjungpinang bersama Staff nya.

Ketua panitia acara tersebut, Moh. Ardhoni, S.Sos saat dijumpai oleh gerbangkepri.com disela-sela acara tersebut berlangsung mengatakan, “ada yang berbeda pada kegiata Senam Sehat kali ini, biasanya kita mengadakan kegiatan ini di Halaman Gedung Gonggong Tepi Laut, tapi untuk saat ini kita adakan di Halaman Rumah Walikota Tanjungpinang,” ujarnya.

Dikatakan Ardhoni, Senam Sehat Pemko Tanjungpinang ini biasanya dilakukan dalam setahun sebanyak 12 kali, dan para peserta nya terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Target Ardhoni dalam kegiatan Senam Sehat yang diadakan disetiap tahun yakni buat para ASN adalah sekitar 1.500 s/d 2.000 orang, saat ini diakui Ardhoni, para ASN yang hadir pada kegiatan positif ini baru mencapai sekitar 50%.

“Biasanya kendala yang sering kita hadapi pada saat acara ini digelar antara lain cuaca yang kurang bersahabat, atau para ASN yang mungkin sedang melaksanakan Dinas keluar Kota,” terang Ardhoni.

“Semoga kedepannya dalam kegiatan positif ini seluruh ASN kita dapat berkumpul mengikuti kegiatan Senam Sehat ini, sehingga bisa menjadi ajang bersilaturahmi serta kedepannya dapat bersatu bersama masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Wawako Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.Ip berpesan dalam kegiatan tersebut kedepan nya harus menjadi agenda rutin tahunan yang lebih bisa diprioritaskan oleh para pegawai Pemko Tanjungpinang, dikarenakan dalam kegiatan ini cukup positif bagi para ASN itu sendiri.

“Kegiatan ini sangatlah bermanfaat, tentunya bertujuan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) selain bisa mendapatkan tubuh yang sehat, juga dapat saling bersilaturahmi”. harap Rahma.

Diakhir acara tersebut, kesemarakan para peserta tersebut semakin meriah dengan dibagikannya Doorprize dengan tujuan dapat lebih meningkatkan antusias bagi para peserta kedepannya. (RZ/EW)

Mukhlissudin Jabat Kakanwil Kemenag Kepri

TANJUNGPINANG- Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kepulauan Riau menggelar acara Pisah Sambut, Kakanwil yang baru Dr. Drs. H. Mukhlissudin, SH.,MA menggantikan Kakanwil lama Drs.H. Marwin, MA. Selasa (02/10) di Jalan Daeng Kemboja Km. 15.

Sebelum menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Provisni Kepri, Mukhissudin pernah menjabat sebagai Kepala Kementrian Agama Kota Bengkulu selama periode 2013-2018.

Mantan Kakanwil Kemenag Kepri, Drs. H. Marwin, MA berharap dengan dilantiknya DR. Drs. H. Mukhlissudin, SH., MA menjadi Kakanwil Kemenag Kepri yang baru semoga kedepannya Kementrian Agama Wilayah Provinsi Kepri bisa lebih baik lagi, bersih dalam pemungutan liar, pelayanan bisa lebih cepat, tepat, ramah, akurat dan efisien.

“Suatu tugas yang lazim setiap pejabat daerah untuk dipindah-pindahkan dalam bertugas, Alhamdulillah sudah 5 tahun saya menjabat disini,untuk Bapak Mukhlissudin saya ucapkan selamat bertugas,” kata Marwin.

Sementara itu, Kakanwil yang baru, Dr. Drs. H. Mukhlissudin, SH,MA dalam pidatonya mengatakan, “semoga kedepannya saya mampu melanjuti apa yang sudah berjalan dengan baik selama ini di Kementrian Agama Kepri menjadi lebih baik lagi, dan bisa di tahun 2020 menjadi tuan rumah Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional, dan event-event Nasional yang lainnya,” ujarnya.

“Insyallah pada tanggal 5 kita akan mengikuti MTQ tingkat Nasional, kita akan berusaha melakukan semuanya dengan profesional,” terang Mukhlissudin.

“Saya juga sudah menjalin silaturahim dengan stakeholders yang ada di Kepulauan Riau, termasuk secara rutin bersama Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun untuk melaksanakan subuh keliling di masjid-masjid yang ada”. tutup Mukhlisuddin.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.Ip, Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra, Kepala Kanwil Hukum dan HAM Kepri, Ketua PA Tanjungpinang, perwakilan Korem 033/WP, pimpinan perbankkan, pimpinan ormas keagamaan, tokoh masyarakat, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, para Kepala Madrasah se- Kepri, para pegawai dan karyawan Kemenag Tanjungpinang, Bintan dan Batam. (EW)

Mahasiswa NTU Belajar Bahasa Melayu di Batam

BATAM– Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad menyarankan mahasiswa Nanyang Technology University (NTU) Singapura untuk berkunjung ke Belakangpadang jika ingin nikmati kuliner khas.

“Kalau minuman manis di sini ada cendol. Pergi ke Belakangpadang, beli cendol,” kata Amsakar menjawab pertanyaan Zulkifli, mahasiswa NTU yang berkunjung ke Kantor Walikota Batam, Senin (1/10).

Bersama Zulkifli ada sembilan mahasiswa NTU lain yang datang ke Batam untuk pelajari budaya melayu, khususnya bahasa. Meski tak banyak kosakata yang dikuasai, para mahasiswa tetap berusaha menyampaikan pertanyaan dalam bahasa melayu.

Pertanyaan-pertanyaan lain yang disampaikan seperti makanan yang enak di Batam, oleh-oleh yang bisa dibawa pulang ke Singapura, usia Batam, dan jumlah penduduk Batam. Selain itu juga ada yang meminta rekomendasi tempat belanja dan tempat wisata.

Amsakar menjawab satu per satu pertanyaan mereka. Terkait usia Batam, ia menjelaskan sejarah ditetapkannya 18 Desember 1829 sebagai hari jadi Batam. Sedangkan jumlah penduduk Batam saat ini sekitar 1,3 juta jiwa.

Sementara makanan yang bisa dinikmati di Batam bermacam-macam. Mulai dari nasi padang sampai berbagai olahan makanan laut seperti ikan bakar, sop ikan, dan sebagainya. Buah tangan atau oleh-oleh yang direkomendasikan antara lain batik Batam, kue-kue, dan keripik.

“Untuk tempat melawat, bisa ke Pulau Abang, Pulau Rano, atau ke Rumah Potong Limas di Nongsa. Sedangkan pusat beli belah atau belanja di Batam banyak, ada Mega Mall, Nagoya Hill, BCS Mall, Kepri Mall, DC Mall,” sebut Amsakar.

Mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Kota Batam ini mengatakan sejak awal tahun sudah empat momen kunjungan penting dari Singapura ke Batam. Ini menunjukkan hubungan antara keduanya baik. Dan harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Terkait bahasa melayu, menurut Amsakar, anak muda Singapura juga harus memahaminya. Karena lagu kebangsaan Singapura saja masih menggunakan bahasa melayu.

“Persaudaraan empat bangsa, Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam juga masih mengandalkan bahasa melayu untuk komunikasi. Jadi anak-anak Singapura juga harus paham bahasa melayu. Saran kami sering-seringlah datang ke Batam, bawa jumlah lebih banyak datang ke Batam sehingga lebih lancar komunikasi bahasa melayunya,” tutur dia.

Pengajar NTU, Hani menjelaskan pelajaran bahasa melayu ini adalah mata kuliah pilihan. Ada dua puluh bahasa asing yang bisa dipilih mahasiswa untuk dipelajari sebagai bahasa ketiga.

“Ini dilakukan supaya bisa bersaing di persada dunia. Kunjungan ini untuk mengajarkan mereka persamaan dan perbedaan antara bahasa melayu yang kita gunakan dengan Bahasa Indonesia,” sebutnya.

Setelah kunjungan ke Kantor Walikota Batam, rombongan langsung dibawa ke situs budaya Rumah Potong Limas yang ada di Kecamatan Nongsa. Selain itu mereka juga berkeliling Kota Batam. (MC)

Tanjungpinang Kota Prioritaskan Pendidikan dan Pembangunan Pariwisata

TANJUNGPINANG– Sesuai dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang baru dilantik, H. Syahrul, S.Pd-Hj. Rahma, S.Ip pada Jum’at (21/09) yang lalu, Kecamatan Tanjungpinang Kota fokus dalam memprioritaskan Pendidikan dan Pembangunan Pariwisata.

Hal ini dikatakan Camat Kota Tanjungpinang, Nasrizal, S. Sos, saat dijumpai gerbangkepri.com dikantornya, Rabu (03/10) siang.

Dikatakan Nasrizal, pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018 yang baru saja di sah kan kemaren, Kota Tanjungpinang memang memiliki sedikit kenaikan, tapi jika ingin mewujudkan secara maksimal dengan prioritas tersebut sepertinya kita menunggu dan berharap pada APBD ditahun 2019

“Saat ini kita sedang berupaya dalam meningkatkan sarana dan prasarana dalam Pembangunan Pariwisata seperti di Istana Kota Rebah yang sedang dikembangkan, tentunya dalam hak ini kita bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, dan kita harapkan dukungan penuh dari masyarakat, terutama di wilayah Kampung Bugis,” paparnya.

Ditambahkan Nasrizal, salah satu Program Pendidikan yang nantinya akan berjalan adalah pemberian seragam sekolah gratis yang merupakan salah satu visi dan misi dari Walikota dan Wawako Tanjungpinang yang baru, sehingga para Camat khususnya Camat Tanjungpinang Kota, ikut juga dalam menjalankan program tersebut.

“Jika APBD 2019 nanti sudah keluar, tentunya saya akan menyesuaikan dan menjalankan Program Pendidikan tersebut, yakni memberikan seragam sekolah gratis untuk anak-anak mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama,” terangnya.

“Semoga pada APBD 2019 mendatang kita dapat lebih meningkatkan program-program yang lebih bermutu lagi, agar semuanya dapat terlaksana dengan baik dan lancar, sesuai dengan apa yang diharapkan, demi kesejahteraan masyarakat tentunya, dan dapat lebih meningkatkan terutama dalam hal pelayanan bagi masyarakat,” harap Nasrizal. (RZ/EW)

Satpol Ciduk Target Pelajar dan Target Pasangan Mesum

BINTAN- Mengingat semakin maraknya kenakalan pada remaja, pelajar, dan anak putus sekolah Satpol PP Kabupaten Bintan kembali melakukan razia malam guna memberikan situasi dan kondisi yang selalu aman dan Kondusif di kecamatan Bintan Utara dan Sri Kuala Lobam, Sabtu (30/9).

Samsul Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bintan Mewakili Kasat Pol PP Kabupaten Bintan Memimpin jalanya operasi yang didampingi Ali Bazar selaku Kabid Penegakan Peraturan Daerah, Tabrani Selaku Kabid Trantibum, Syukroni Kabid Linmas, Yadi selaku Kabid SDA, Miswandi selaku Kasi Tibum, Sukiyadi selaku kasi Pengawasan sekaligus PPNS, Samsudaya selaku Kasi Pengembangan Binjas, Irwan Lapi selaku Kasi Satlinmas, serta 50 Anggota Satpol PP Kab Bintan, Camat Bintan Utara, Camat Sri Kuala Lobam, Anggota DP3KB Kabupaten Bintan, Anggota Dinas Sosial Kab. Bintan, Danramil Kabupaten Bintan beserta anggota, wakapolsek Bintan Utara Beserta anggota, Anggota Pemuda Pancasila.

Ali Bazar selaku Kabid penegakan Peraturan Daerah mengatakan “Razia tersebut mengacu pada Perda no 5 th 2011 tentang Retribusi Perizinan tertentu; Perda no 6 th 2011 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol; Perda no 2 th 2016 Tentang Ketertiban Umum; dan  Perbub no 66 th 2014 tentang Jam Malam Pelajar.”

Yang menjadi target dan sasaran dari operasi kali ini adalah, tempat fasilitas umum, warnet, tempat hiburan malam, dengan sasaran wilayah dibagi menjadi tiga sasaran yaitu, wilayah Tanjung Uban Kota meliputi, akau depan Gedung Nasional, Wisma Sari Bintan, Wisma Putri Anda, Wisma Pesona, Wisma Hasan, dan warnet di Lokasi Anrawika.
Wilayah Tanjung Uban Selatan Meliputi, tempat Karaoke daerah pasar baru, angkringan pasar baru, dan pantai Sunset new garden.

Wilayah Tanjung Uban Utara meliputi, tempat karaoke Pantai Kampung Bugis, taman Kota Tanjung Uban dan Pantai Sakera.

Dan di lanjutkan dengan menyisir lokasi Kecamatan Sri Kuala Lobam diantaranya, taman kota Sri Kuala Lobam, warnet, dan pelabuhan Baru, jelas Tabrani Selaku Pimpinan Razia Malam.

“Operasi di mulai Pukul 22.00 – 01.Wib. Dari hasil operasi yang dilakukan di Kecamatan Bintan Utara didapati 29 Orang yang terdiri dari 25 Orang Laki – laki dan 4 Orang Wanita, dengan titik lokasi penangkapan 25 Orang Pelajar sedang berada di warnet pada jam Wajib Belajar dan 2 Pasang muda mudi tengah berada di Wisma.

Selanjutnya mereka yang terjaring razia langsung di bawa ke Aula Kantor Lurah Tanjung Uban Kota untuk di data dan dimintai keterangan lebih lanjut, setelah di berikan arahan Oleh PPNS, Dinas Sosial dan DP3KB, para pelajar diminta untuk menghubungi para Orang tua untuk di jemput dan di berikan arahan.

Sedangakan untuk pasangan mesum kita berikan peringatan dan kita berikan arahan yang lebih sebelum di jemput oleh keluaga masing masing dan kami sangat berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali” Ungkap Samsul.

“Sementara di Kecamatan Sri Kuala Lobam di dapati 5 orang yang terdiri dari dua pasang muda mudi tengah berduaan di tempat dan jam yang tidak wajar dan 1 Orang Laki laki yang sedang mengkonsumsi Alkohol jenis Tuak selanjutnya mereka di bawa ke Aula Kantor Camat Sri Kuala Lobam untuk mendapatkan tindakan yang sama dengan Kecamatan Bintan Utara,” tutupnya. (MCB/Red)

33 Warga Kabil Terima Bantuan Pembangunan Rumah

BATAM– Walikota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan 33 unit rumah layak huni hasil pembangunan program Aramco Asia dan Habitat For Humanity. Penyerahan rumah hasil pembangunan dan renovasi ini dilaksanakan di Kavling Kabil Indah Kecamatan Nongsa, Jumat (28/9).

“Terima kasih atas bantuan dan partisipasi Aramco serta Habitat dalam pembangunan Batam khususnya rumah layak huni bagi masyarakat,” kata Rudi dalam sambutannya.

Ia berharap program ini tak hanya dilaksanakan di Kabil, tapi juga wilayah lain Kota Batam. Karena diakuinya masih banyak warga Batam yang membutuhkan bantuan seperti ini. Jumlahnya cukup banyak dan terus bertambah setiap tahun seiring pertambahan penduduk masuk dari daerah lain di Indonesia.

“Kalau membantu Batam artinya membantu Indonesia. Karena penduduk kita berasal dari berbagai daerah,” sebutnya.

Presiden dan CEO Aramco Asia, Anwar Hejazi mengatakan Saudi Aramco percaya dengan mendukung lingkungan operasional akan membawa perusahaan ke kesuksesan. Serta rumah layak huni adalah dasar untuk mensejahterakan keluarga dan orang tercinta.

“Karena itulah Saudi Aramco bekerjasama dengan Habitat for Humanity sejak 2016 untuk membamgun rumah layak huni bagi keluarga di Kabil,” ujarnya.

Selain membangun 33 rumah layak huni, Aramco bersama Habitat juga mengalirkan air bersih ke 13 rumah. Dan hari ini, mereka bahagia karena telah membantu masyarakat Kabil. Anwar berharap ke depannya mereka bisa kembali lagi ke Batam untuk lakukan hal serupa.

“Kami berharap bisa kembali lagi tahun depan untuk bekerjasama dengan anda semua, untuk membangun masa depan yang lebih baik, untuk kita dan generasi penerus,” ujarnya.

CEO Habitat Indonesia, Eddy Sianipar menjelaskan Habitat adalah lembaga kemanusiaan internasional dengan visi agar semua orang memiliki rumah layak huni. Habitat for Humanity telah tersebar di 70 negara dan berada di Indonesia sejak 2007. Hingga kini sudah membangun 51 ribu rumah. Dan sebagian besar untuk rehabilitasi pasca bencana seperti di Aceh, Padalarang, Yogyakarta.

“Sekarang kita sedang membangun di Lombok,” kata dia.

Di Batam, Habitat for Humanity telah menolong 2.416 keluarga. Sebagian mendapat bantuan pembangunan rumah, penyaluran air bersih, dan perbaikan rumah. Selain itu Habitat juga merenovasi satu sekolah, membangun empat ruang serbaguna warga, 2.187 meter drainase, dua taman bermain empat toilet umun, serta 75 meter pelantar.

Khusus di Kabil, Habitat menargetkan pembangunan dan peningkatan kualitas 1.000 rumah. Sudah dijalankan sejak 2014, Habitat telah membangun 552 rumah dan merenovasi 164 rumah.

“Kami juga ingin ke daerah lain. Tapi mau selesaikan di Kabil dulu. Di Kabil kami masih ada 264 rumah lagi yang harus dibangun,” sebutnya. (MC)