Selasa, Mei 26, 2026
BerandaKepulauan RiauKarimunBPBD Karimun Siaga Hadapi Potensi Banjir Dan Cuaca Ekstrim

BPBD Karimun Siaga Hadapi Potensi Banjir Dan Cuaca Ekstrim

Karimun, GK.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karimun meningkatkan kesiapsiagaan menyusul prediksi cuaca dari BMKG yang menunjukkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan badai petir pada periode 4–10 Desember 2025.

Hendra Kepala Bidang Penanggulangan, Kesiapsiagaan, Kedaruratan dan Logistik BPBD Karimun menyampaikan, intensitas hujan mulai meningkat sejak Sabtu, 6 Desember 2025, dan sempat menyebabkan genangan di beberapa wilayah Karimun Besar. Namun, kondisi tersebut masih tergolong seperti tahun-tahun sebelumnya, dan tidak berlangsung lama.

“Dampak banjir sempat terjadi hampir di beberapa wilayah Karimun Besar, namun tidak sampai berhari-hari. Yang paling terdampak berada di wilayah Pamak Laut, karena lokasinya berada tepat di daerah pesisir,” ujarnya kepada awak Media ini melalui sambung Telepon, Senin (08/12/2025).

Untuk diketahui, ketinggian air di Pamak Laut dilaporkan mencapai sekitar betis hingga lutut orang dewasa. Meski demikian, tidak ada warga yang sampai harus dievakuasi ataupun mengungsi karena genangan cepat surut dan tidak disertai hujan berkepanjangan.

Dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, BPBD Karimun telah melakukan berbagai langkah antisipasi dengan menyiagakan personel melalui posko siaga 24 jam yang berada di Kantor BPBD. Setiap regu piket terdiri dari sembilan personel gabungan TRC dan petugas pemadam kebakaran.

Selain itu, BPBD juga melakukan patroli serta menyebarkan himbauan kewaspadaan kepada masyarakat melalui Media Sosial dan grup-grup informasi kebencanaan yang berada hingga tingkat Kecamatan.

“Untuk sarana dan prasarana, kami menyiapkan satu unit mobil rescue untuk mobilisasi, tenda pengungsian bila sewaktu-waktu diperlukan, mesin pompa air untuk penyedotan genangan, serta mesin chainsaw untuk penanganan pohon tumbang atau kerusakan akibat angin kencang,” jelasnya Pukul 14.15 WIB.

BPBD juga terus menyebarluaskan peringatan dini cuaca berdasarkan informasi resmi BMKG melalui grup WhatsApp dan Media Sosial sejak sebelum 4 Desember, mengingat potensi cuaca ekstrem juga dapat memicu gelombang tinggi disertai angin kuat di wilayah pesisir.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD mengimbau masyarakat agar selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG, serta memperhatikan kondisi di lingkungan sekitar. Warga diminta untuk menunda sementara aktivitas di pesisir pantai atau pelayaran apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Kunci keselamatan adalah kewaspadaan masyarakat. Ikuti informasi resmi, dan jangan memaksakan beraktivitas ketika cuaca tidak bersahabat”. pesannya. (DS)

Berita Terkait

Berita Populer