Tanjungpinang, GK.com – Dinas Pertanian Pangan Dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang telah mencatat sebanyak 23 Kelompok Tani terdaftar pada Sistem Informasi Manajemen Penyuluh (Simluh) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Simluh merupakan Aplikasi yang menyajikan data dan informasi seluruh komponen penyuluhan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kepada awak Media ini, Kepala Bidang (Kabid) Pertanian, Ani mengatakan semenjak pandemic
Covid-19 pada tahun 2020 lalu, hanya ada 3 kelompok petani yang mendaftar.
“Tiga kelompok itu berasal dari Kelurahan Tanjungpinang Timur. Pada masa pandemi ini pertanian justru makin meningkat, sebab kebutuhan pokok senantiasa dibutuhkan,” ujar Ani Kamis (24/06/21) di Kantornya.
Saat itu, Ani juga menuturkan bahwa saat ini di Kota Tanjungpinang sudah ada sejumlah petani muda (Petani Melenial). Namun, jumlahnya tidak banyak.
“Sebab para Petani Melenial ini dituntut harus memiliki inovasi dan bisa menggunakan teknologi baru, saat ini jumlahnya hanya sekitar 5 orang saja”. pungkasnya. (AL).
Editor : Dina

