Kepri, GK.com – UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dan UPTD Instalasi Farmasi Kota Batam berhasil meraih Sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas penerapan standar pengelolaan serta distribusi obat yang aman, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan sertifikat merupakan bagian dari rangkaian kegiatan SIGMA 2026 yang diselenggarakan BPOM RI bekerja sama dengan GP Farmasi Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, BPOM RI menyerahkan penghargaan dan Sertifikat CDOB kepada 17 Instalasi Farmasi Pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Untuk tingkat Provinsi, UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebagai satu-satunya Instalasi Farmasi Pemerintah di antara 38 Provinsi se- Indonesia yang menerima sertifikat tersebut.
Sementara itu, pada tingkat Kabupaten/Kota, UPTD Instalasi Farmasi Kota Batam menjadi salah satu penerima dari total 514 Instalasi Farmasi yang ada di Indonesia.
Penyerahan secara simbolis di lingkungan Provinsi Kepri dilaksanakan pada Senin (07/09/2026) di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Sertifikat diserahkan oleh Plt Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, dr. Yosei Susanti, M.A.P., kepada Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Anggrainie Nawang Wulan, serta Kepala UPTD Instalasi Farmasi Dinkes Provinsi Kepri Indri Ayu Ningsih, M.Farm., Apt.
Di sisi lain, penyerahan penghargaan secara nasional berlangsung di Hotel Grand Mercure Bandung pada hari yang sama.
Sertifikat CDOB adalah dokumen resmi yang diterbitkan BPOM sebagai bukti bahwa Instalasi Farmasi Pemerintah telah memenuhi standar dalam pengelolaan, penyaluran obat dan vaksin yang aman, serta bermutu.
Penerapan standar tersebut mengacu pada Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2025 tentang Cara Distribusi Obat yang Baik.
Dengan diraihnya sertifikat ini, UPTD Instalasi Farmasi Kepri dan Kota Batam menegaskan pemenuhan standar dalam seluruh proses pengelolaan dan distribusi obat serta vaksin bagi masyarakat.
Penghargaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga mutu dan keamanan obat yang disalurkan melalui fasilitas kefarmasian Pemerintah di wilayah Kepulauan Riau. (Red)
Editor: Endang

