Jumat, Juni 21, 2024
spot_img

BP Batam Bangun Fly Over Sei Ladi

Batam, GK.com – Kota Batam sebagai kawasan investasi terus dikembangkan oleh Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Selain itu, Kota Batam juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bagi wisatawan mancanegara (wisman).

Batam sudah menjadi salah satu pintu gerbang utama masuknya wisatawan di bagian Barat Indonesia, terutama Sumatra.

Oleh karena itu, BP Batam terus membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Salah satunya adalah Fly Over Sei Ladi yang mulai dibangun tahun 2024 ini. Pembangunan ini, tentunya akan meningkatkan konektivitas dan mengurangi biaya logistik.

Bagi wisatawan dan masyarakat, mobilitas yang lancar juga diperlukan untuk kenyamanan. Pembangunan Fly Over ini, nantinya juga akan menambah estetika dan ketertiban Kota Batam.

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi mengatakan, pembangunan Fly Over ini merupakan salah satu langkahnya untuk mengatasi kemacetan di daerah tersebut. Terutama kemacetan yang sering terjadi pada jam-jam sibuk di pagi hari maupun sore hari saat pulang kerja. Selasa, (09/01/2024).

“Saya membutuhkan dukungan dari masyarakat, agar proses pembangunan ini dapat berjalan sesuai dengan rencana. Jika akses jalan selesai, tentunya akan berdampak pada ekonomi Kota Batam kedepannya,” katanya.

Kepala Sub Direktorat Pembangunan Kepelabuhanan Dan Bandara BP Batam, Boy Zasmita, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), mengatakan durasi pembangunannya selama 370 hari/kalender. Saat ini, pembangunan ini sudah dimulai dengan tahap persiapan pembuatan frontage atau pelebaran jalan di sisi kanan dan kiri.

“Tahap pertama ini, dalam waktu 2,5 bulan kita akan melakukan pelebaran jalan di situ. Baik yang ke arah Nagoya dari sisi UIB maupun dari sisi DAM Sei Ladi,” ujarnya.

Untuk lalu lintas, pekan depan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk rekayasa lalu lintas. Ia mengatakan, pekerjaan ini tentunya akan mempengaruhi lalu lintas, namun pihaknya bersama dengan instansi terkait akan berusaha sebaik mungkin agar lalu lintas tetap lancar.

“Sekarang, kita lihat sudah macet. Setidaknya lalu lintasnya itu sama seperti yang sekarang. Tapi tetap akan kita usahakan tetap mengalir,” katanya.

Setelah pelebaran jalan dari sisi UIB dan DAM Sei Ladi selesai, pekerjaan selanjutnya adalah pembangunan pondasi Fly Over. Anggaran pembangunan total yaitu Rp 132.074.141.869,28 untuk tahun anggaran 2023-2024 dengan sumber dana dari PNBP BP Batam. Proyek ini, dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan konsultan PT. Disiplan Consult.

“Target kita itu, kalau kita lihat konstruksinya, satu tahun selesai. Kecuali kalau ada Force Majure,” tutupnya.(***)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img