Kamis, April 25, 2024
spot_img

Wabup Karimun Sambut Kepulangan Kontingen, Kadispora Paparkan Kelemahan

Karimun, GK.com Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Karimun Anwar Hasyim di dampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Karimun Usaman menyambut langsung kepulangan kontingen Kabupaten Karimun. Penyambutan dilakukan di Halaman Rumah Dinas (Rumdin) Bupati pada Minggu (31/07/2022) pagi.

Setibanya di Karimun, tampak wajah ceria dan penuh haru terlihat dari raut wajah 130 kontingen. Dalam sambutannya, Anwar Hasyim memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim official yang telah berjuang dengan baik selama Popda berlangsung, walaupun hasil yang diharapkan belum maksimal.

“Selamat datang kembali para kontingen di Kabupaten Karimun. Alhamdulillah kepulangan adik – adik atlet berjalan dengan lancar tanpa ada halangan. Terima kasih telah berjuang selama sepekan ini, selamat beristirahat,” ucap Anwar Hasyim, sekitar pukul 09.30 Wib.


Dikesempatan iti, Anwar Hasyim juga berpesan kepada seluruh atlet untuk terus berlatih, dan kepada pelatih terus membina para atlet-atletnya agar mampu bersaing di event olahraga tingkat Provinsi, Nasional, hingga Internasional.


“Seluruh masyarakat Kabupaten Karimun sangat mengapresiasi perjuangan atlet dan tim official yang telah berjuang keras untuk mengharumkan nama Daerah di ajang Popda Kepri tahun ini,” sebut Anwar Hasyim.

Sementara itu, Kadispora Kabupaten Karimun Usman mengungkapkan kondisi kontingen dalam keadaan sehat dan lengkap.

“Alhamdulillah Popda telah usai, dan kontingen juga sudah tiba di Kabupaten Karimun dengan selamat. Walaupun ada beberapa atlet yang mengalami cedera, namun tidak berakibat fatal,” ungkap Usman saat di wawancarai awak Media sekitar pukul 10.20 Wib.

Diakui Usman bahwa pihaknya masih banyak kekurangan, hal itu disebabkan wabah Covid-19 yang melanda beberapa tahun terakhir, sehingga para atlet tidak mendapatkan pembinaan penuh.


“Ada beberapa faktor yang menyebabkan kita melemah, namun kelemahan itu tidak menjadi halangan kita untuk bangkit. Kelemahan – kelemahan ini akan secepatnya kita evaluasi,” jelas Usman.

Adapun kelemahan tersebut dilihat dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP), yang mana Karimun tidak memiliki PPLP serta kurangnya komunikasi dan koordinasi dari Badan Pembina Olahraga Pelajar Indonesia (Bapopsi) ke masing-masing Cabang Olahraga (Cabor).


“Pentingnya PPLP harus kita miliki agar ke depan pelajar yang memiliki bakat olahraga dapat terpusat, sehingga mempermudah untuk menjaring atlet yang berkompeten. Dan kekurangan Bapopsi kita akui disebabkan baru 1 tahun terbentuk. Disamping itu, sarana dan prasarana yang dimiliki juga masih banyak yang tidak memadai untuk menunjang latihan para atlet,” tegasnya.

“Saya berharap semua kelemahan dan kekurangan dapat kita atasi, tentunya harus ada dukungan dari semua kalangan masyarakat. Kita harus adopsi dan contohi Daerah – daerah yang unggul pada Cabor tertentu bagaimana teknik mereka menguasai Cabor yang diperlombakan”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles