Kamis, April 16, 2026
BerandaKepulauan RiauDengan Dana 640 Juta Dari BRK, Gubernur Akan Percantik Penyengat

Dengan Dana 640 Juta Dari BRK, Gubernur Akan Percantik Penyengat

Kepri, GK.com Melalui Dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp. 640 Juta yang diberikan Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Tanjungpinang, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad akan mempercantik dan terus berupaya menggesa percepatan revitalisasil Pulau warisan Budaya Melayu melalui 3 program.

Hal itu dikatakan Ansar Ahmad saat menerima audiensi Pimpinan Bank Riau Kepri, Wan Abdul Rahman beserta jajarannya di Ruang Kerjanya, Senin (01/11/2021).

“Kita akan memaksimalkan pengembangan Pulau yang pernah dijadikan mas kawin oleh Sultan Mahmud Syah III kepada Raja Hamidah ini. Kali ini kita merangkul BRK Cabang Tanjungpinang. Saya rasa akan banyak program yang dapat kita lakukan demi mendukung upaya revitalisasi Pulau Penyengat,” ujar Ansar.

Kemudian, Ansar menyebutkan adapun kegiatan yang akan dilakukan dengan dana CSR ini diantaranya, penataan taman, digitalisasi, serta pengadaan pelatihan tenun. Penataan taman dapat berkoordinasi dengan Dinas PU, pelatihan tenun dengan Dinas PPPA dan digitalisasi oleh BRK.

“Program tersebut akan sangat mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri yang akan menjadikan Pulau Penyengat sebagai salah satu destinasi wisata budaya untuk kapal pesiar yang bisa singgah ke Kepri 2 kali dalam sebulan. Dengan penataan dan program tersebut, misalnya dengan adanya mesin tenun dan pelatihan yang diselenggarakan, akan ada aktivitas tenun saat wisatawan berkunjung, disitu juga hasil tenun dapat dijual dan jadi sumber pemasukan masyarakat” sebut Ansar.

Saat itu, Ansar juga berbicara mengenai remaja Pulau Penyengat yang diproyeksikan menjadi Milenial Digital Penyengat (MDP) nantinya. Adapun rencana program di luar CSR diantaranya, revitalisasi infrastruktur, pembangunan pusat kerajinan, pusat kuliner, serta Pulau Penyengat bebas polusi.

“MDP inilah yang akan menjadi salah satu tonggak digitalisasi Pulau Penyengat. Bantuan ini adalah program pinjaman dari BRK untuk UMKM yang bunganya akan ditanggung Pemprov dari APBD. Segera selesaikan hambatan yang ada karena untuk kloter pertama bantuan yang cair akan kita serahkan lagi secara simbolis sebagai salah satu sarana sosialisasi juga hingga bantuan ini akan terserap seluruhnya,” tukasnya.

Sementara itu, Pimpinan BRK Cabang Tanjungpinang Wan Abdul Rahman menuturkan terkait rencana pembangunan Bank Mini di Pulau Penyengat. Adapun pengelola bank mini itu nantinya bukan merupakan karyawan BRK namun dari masyarakat Penyengat tempatan.

“Terutama pemuda pemudi yang tadi disebut Ansar Ahmad, yaitu Milenial Digital Penyengat”. jelasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas PUPR Abu Bakar, Kepala Dinas PPPA Misni, dan Staf Khusus Gubernur Suyono. (*).

Editor : Dina

Berita Terkait

Berita Populer