Tanjungpinang, GK.com – Badan Meteorologi, Klimatoligi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengingatkan kepada masyarakat agar waspada terhadap cuaca buruk yang terjadi di akhir tahun.
Kepada awak Media ini, Prakirawan Cuaca BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron menjelaskan berdasarkan data, pada bulan November hingga Desember biasanya berpotensi terjadi peningkatan hujan.
“Hal ini disebabkan karena masih adanya pertumbuhan awan Kumulonimbus. Jadi potensi peningkatan hujan di Tanjungpinang dan Bintan masih akan berlangsung sampai bulan Desember kedepan. Penyebab dari pertumbuhan awan ini yaitu, adanya pusaran siklonik di sekitaran Kepulauan Riau (Kepri) yang mengakibatkan konvergensi dan belokan angin di wilayah Pulau Bintan,” jelas Hayu, Senin (01/11/2021) sekitar pukul 13.30 Wib.
Diharapkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam menjalankan rutinitas sehari-hari. Saat itu, Dirinya juga mengatakan bulan November dan Desember adalah puncak dari peningkatan curah hujan. Maka dari itu, bisa berdampak buruk bagi penerbangan dan nelayan.
“Terutama apabila terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Untuk di penerbangan yang baling berbahaya adalah terkait jarak pandang dan kecepatan angin, jadi ada batas minimum pada pesawat untuk landing dan take off. Dan untuk nelayan sendiri yang harus diwaspadai adalah petir dan juga angin utara yang menyebabkan gelombang tinggi pada lepas pantai”. ucapnya.
Sebagai informasi, jika masyarakat ingin mengetahui predeksi cuaca yang ada di Pulau Bintan dan sekitarnya, agar dapat mengikuti akun Instagram @bmkgtanjungpinang yang selalu update prakiraan cuaca disetiap harinya. (AZ).
Editor : Dina


