Beranda Nasional Jakarta Tiga Kali Dilayangkan Wawancara Tertulis Tidak Menjawab, KPK Tiba-Tiba Tetapkan Apri Sujadi...

Tiga Kali Dilayangkan Wawancara Tertulis Tidak Menjawab, KPK Tiba-Tiba Tetapkan Apri Sujadi Sebagai Tersangka

1550
0
Penetapan Bupati Bintan sebagai tersangka Tipikor oleh KPK (Ist).

Jakarta, GK.com – Bupati Kabupaten Bintan, Apri Sujadi resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, KPK juga turut menetapkan Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan (BPKPB), Mohd Saleh H. Umar sebagai tersangka.

“Kedua tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan, dimana Apri Sujadi akan ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih dan MSU akan ditahan di Rutan KPK C1,” ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada saat Konferensi pers di Gedung KPK Jakarta pada Kamis (12/8/2021) sore.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, perkara ini sudah masuk dalam tahap penyidikan, namun dirinya belum bisa menjelaskan secara lengkap dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bintan tersebut.

Baca Juga :


“Sebagaimana yang telah kami sampaikan bahwa, pimpinan KPK telah merubah kebijakan mengenai penahanan tersangka yaitu, penangkapan tersangka akan langsung dilakukan penahanan,”ujar Ali.

Kemudian, Ia menuturkan jika sebelumnya KPK juga sudah memeriksa dua saksi berstatus swasta yakni, Dwi Hariwibowo dan Yanny Eka Putra pada Senin (15/03/21) lalu, keduanya dipertanyakan terkait pengurusan kuota rokok di Kabupaten Bintan.

“Para saksi itu didalami pengetahuannya terkait teknis bagaimana pengurusan kuota rokok di Kabupaten Bintan”. kata Ali.

Untuk diketahui, KPK juga telah menggeledah sejumlah tempat terkait dengan dugaan perkara korupsi ini. Salah satu tempat yang digeledah adalah kantor Bupati Bintan Apri Sujadi. Para penyidik KPK mengamankan sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

Sebelum menyandang status tersangka oleh KPK, Media ini bahkan sempat beberapa kali melayangkan wawancara tertulis kepada Apri Sujadi terkait penerapan IMB di Bintan yang terindikasi kolusi pelanggaran Perda di Kabupaten Bintan yang melibatkan berbagai pihak, diantaranya mencuat nama Ketua DPRD Kabupaten Bintan, Agus Wibowo. (Red).

Editor : Dina