Beranda Nasional Jakarta Relawan Pilkada Sehat Dibentuk DPP PGK Menuju Hari Pencoblosan

Relawan Pilkada Sehat Dibentuk DPP PGK Menuju Hari Pencoblosan

43
0

Jakarta, GK.com – Mengingat pada Minggu 6 Desember kemarin Virus Corona yang terjadi di tengah masyarakat mencapai 575.796  korban, diharapkan masyarakat berhati-hati dan menjaga Protokol Kesehatan saat pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember mendatang.

Melihat kondisi ini, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan membentuk Relawan Pilkada Sehat dengan menggelar acara bertajuk “Pilkada Sukses, Terapkan Prokes. Masyarakat Sehat, Demokrasi Sehat”, pada Senin (7/12) di Bundaran Patung Kuda, Jakarta.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, Riyan Hidayat mengatakan bahwa, kegiatan tersebut dalam rangka kampanye budaya mencegah penularan Covid-19, khususnya pada gelaran Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

“Teman-teman dengan berpakaian adat dari 34 Provinsi dan menggunakan bahasa daerah masing-masing, mengajak masyarakat untuk membudayakan Protokol Kesehatan dalam kesehariannya, terlebih apabila daerahnya sedang melaksanakan Pilkada,” tutur Riyan.

Pihaknya memandang bahwa untuk menegakkan disiplin Prokes, akan sulit apabila dilakukan  hanya dengan pendekatan penegakan hukum.

“Indonesia memiliki beratus ragam budaya, adat istiadat, serta bahasa. Oleh karena itu, Relawan Pilkada Sehat melaksanakan kegiatan ini dengan melakukan kampanye pendekatan budaya, khususnya menjelang Pilkada Serentak 2020.

Masyarakat harus terus diajak bersama membudayakan Protokol Kesehatan, dan bukan justru membudayakan pendekatan hukum yang cenderung memaksa,” kata Mantan Ketua BEM UIN Jakarta ini.

Ditengah perekonomian masyarakat yang masih terpuruk akibat pandemi, menurut Riyan, pendekatan hukum justru hanya akan memantik emosi publik, sehingga menghadirkan gesekan bahkan clash antara masyarakat dan negara.

“Rajin mencuci tangan, mengenakan masker, serta disiplin menjaga jarak harus membudaya dan membumi ditengah masyarakat dengan penuh kesadaran, bukan paksaan. Dan kita semua harus siap menjadi suri tauladannya”. tutup Riyan. (*).

Editor : Febri