Beranda Kepulauan Riau Batam Pelaku Industri di Kota Batam Ikuti Sosialisasi Penyediaan Air Bersih BP Batam

Pelaku Industri di Kota Batam Ikuti Sosialisasi Penyediaan Air Bersih BP Batam

69
0
Sosialisasi penyediaan air bersih oleh BP Batam

Batam, GK.com – Kesiapan dalam penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan selama masa transisi Sistem Penyediaan Air (SPAM) Batam menjadi paparan dalam Sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Selasa (10/11) di Marketing Center BP Batam. Sosialisasi Sistem Pengelolaan Air tersebut, diperuntukkan kepada para Pelaku Industri di Batam.

Turut hadir saat itu, Direktur Restrukturisasi BP Batam Arham S. Torik, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam Binsar Tambunan, dan Kepala Bagian Promosi BP Batam Ariastuty Sirait, Manajemen PT. Moya Indonesia perwakilan BSOA, HKI, serta KADIN Batam dan para pelaku industri di Batam.

Direktur Restrukturisasi BP Batam, Arham S. Torik dalam sosialisasi tersebut menyampaikan, bahwa penyediaan air bersih tidak akan terlepas dari pembahasan terkait air baku.

“Sejak Tahun 1995-2020 pengelolaan air bersih dikelola oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) dengan memberikan kualitas pelayanan yang baik kepada masyarakat,” jelasnya.

“Dengan berakhirnya kontrak kerja ATB dengan BP Batam, pengelolaan air di Kota Batam dilanjutkan oleh PT Moya Indonesia. BP Batam sebagai pengawas dan penanggung jawab pengelolaan air di Batam akan berupaya memberikan pelayanan maksimal,” lanjut Arham S. Torik.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan menjelaskan, bahwa dengan adanya UU 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, pihak swasta tidak boleh mengelola air dari hulu sampai ke hilir.

“Masterplan Batam akan menggunakan integrated total water management dengan PT Moya Indonesia hanya sebagai operator dalam pengoperasian air selama 6 bulan. Pihak PT Moya Indonesia juga menyampaikan, dalam layanan air minum di Indonesia mencakup tarif, kualitas, kuantitas, dan keterjangkauan. Pemerintah hadir dalam cakupan keterjangkauan dan menghitung tarif dalam penyediaan air untuk masyarakat,” kata Binsar Tambunan.

Syahrial, dari PT McDermott Indonesia (PTMI) yang turut hadir dalam Sosialisai tersebut mengemukakan, setelah mendengar pemaparan langsung dari BP Batam dan PT Moya, pihaknya merasa yakin dengan kelancaran pelayanan dan ketersediaan air bersih setelah berakhirnya perjanjian kerja sama antara BP Batam dengan ATB. Ia mengharapkan, pelayanan air, baik untuk msyarakat dan industri, akan lebih baik lagi ke depan.

PT Moya Indonesia dalam kesempatan ini berharap agar pelaku industri tidak membuat penyediaan air milik sendiri, namun tetap menggunakan layanan penyediaan air oleh Pemerintah.

Dalam proses transisi ini, PT Moya Indonesia dalam tahap awal telah menyiapkan sebanyak 100 orang karyawan dan 4 kantor pelayanan, yaitu Kantor Pusat di Ruko Batam Centre Square, KPP Bengkong di Bengkong Palapa II, KPP Batu Aji di Pertokoan Batu Permata, KPP Tiban di Ruko Golden Wealth Blok A No. 6. Adapun call centre SPAM Batam dapat dihubungi melalui nomor telepon 150155.

Untuk kelancaran pembayaran air, PT Moya juga telah menjalin kerja sama dengan Perbankan, Pos Indonesia dan outlet pembayaran lainnya dengan nomor akun pembayaran yang sama seperti yang dilakukan oleh ATB. (Red/Hms).

Editor : Febri