Beranda Kepulauan Riau Batam PMI Batam Terancam Tutup, DPRD Akan Dudukkan Masalah Dengan Pemerintah Daerah

PMI Batam Terancam Tutup, DPRD Akan Dudukkan Masalah Dengan Pemerintah Daerah

98
0

Batam, GK.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam yang merupakan salah satu tempat yang menyuplai berbagai jenis golongan darah terancam tutup. Hal tersebut dikarenakan minimnya anggaran dan perhatian dari Pemerintah Daerah guna menunjang operasional.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto, SH,MH saat menerima Audensi Pengurus PMI Kota Batam, di Ruang Rapat Pimpinan, Senin (31/8) mengaku sangat malu dan tersentil atas kejadian tersebut.

“Saya selaku pimpinan DPRD dan bagian dari unsur Pemerintah Daerah sangat malu, karena peran sekaligus supportnya dalam membantu PMI ini sangat minim. Justru dikala masyarakat daerah lain berbondong-bondong memberikan perhatian atas keberadaan PMI, Pemerintah malah kurang perhatian,” ujarnya.

Nuryanto bersama Dewan lainnya berjanji dan berkomitmen untuk membantu dan mengakomodir aspirasi yang disampaikan oleh Pengurus PMI Kota Batam.

DPRD Kota Batam merupakan lembaga yang bisa menganggarkan hal tersebut termasuk dalam fungsi Dewan. Pihaknya juga akan mengajak duduk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah untuk membicarakan hal tersebut.

“Nantinya kita akan duduk bareng bersama Pemerintah Daerah, agar kegiatan operasional penyelenggaraan dan kegiatan oleh PMI Batam bisa berjalan dengan baik dan maksimal,” terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua PMI Kota Batam, Sri Sudarsono menyampaikan kebutuhan total dana operasional dalam setahunnya mencapai Rp 2,5 miliar, membuat PMI Batam ngos-ngosan dan terancam gulung tikar karena perhatian dari Pemerintah tidak ada dan nyaris diabaikan.

“Dengan jumlah dana untuk operasional yang mencapai Rp 2,5 Miliar tersebut akan terbagi dua, yakni untuk Bank Darah dan memenuhi kinerja di PMI Batam sendiri,” jelas Sri Soedarsono saat Audensi dengan Ketua DPRD Kota Batam.

Pihaknya juga menambahkan, PMI Kota Batam sudah berdiri sejak 32 tahun silam, belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerahnya masing-masing. Baik dari Provinsi maupun Kota dan Kabupaten.

“Kehadiran kami mencoba untuk menyampaikan aspirasi kepada Ketua DPRD Batam agar kiranya bisa diperjuangkan,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah kiranya bisa memunculkan semangat baru dari seluruh personel PMI di Batam, sehingga proses pelayanan bisa lebih maksimal.

“Semoga apa yang kami sampaikan disini bisa didengarkan langsung oleh Pemerintah Daerah”. tutupnya. (Red/Hms).

Editor : Febri