Beranda Hukrim Hati-Hati !! Sebarkan Berita Hoax Bisa Diciduk Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda...

Hati-Hati !! Sebarkan Berita Hoax Bisa Diciduk Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri

54
0

Batam, GK.com – Penyebar berita bohong (Hoax) dengan adanya Virus Corona saat ini memang kian merajalela, itulah sebabnya sebagai masyarakat harus bijak dalam menyaring maupun menyebarkan informasi.

Seorang ABK Kapal Calvin 1 dengan inisial H diamankan oleh Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri dengan dugaan bahwa pelaku telah menyebarkan berita Hoax tentang isu Virus Corona di Provinsi Kepulauan Riau melalui akun media sosial Facebook, hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si didampingi oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno dan Kasubdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H, pada Selasa (17/3) saat Konferensi Pers di Polda Kepri.

Tim Patroli Siber Polda Kepri berhasil menganalisa akun Facebook pelaku Inisial H yang telah menyebarkan berita hoax di akunnya tersebut. Inisial H telah membagikan Link konten Youtube yang mengatakan bahwa Nakhoda CMA CGM Virginia terinfeksi Virus Corona, berita bohong tersebut dibagikan di group Facebook Info Loker Pelaut.

Penyidik selanjutnya mengkonfirmasikan ke Kemenkominfo bahwa postingan tersebut tidak benar, menindaklanjuti fakta tersebut, pada tanggal Senin (16/3) sekitar pukul 20.00 Wib, tim Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri bergerak untuk melacak keberadaan pelaku.

“Kami berhasil mengamankan H, yang selanjutnya menjalani pemeriksaan di Polda Kepri,” jelas Kompol I Putu Bayu Pati.

“Menjadi sebuah keprihatinan kita bersama, ditengah situasi seperti saat ini, kita berharap masyarakat bersatu padu untuk melawan Virus Corona, minimal jangan meyebarkan isu yang tidak benar, mari bersama-sama menciptakan suasana tenang di Media sosial dan tidak menyebarkan informasi atau berita-berita Hoax,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt pada kesempatan itu juga menghimbau kepada masyarakat agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, sebaiknya dicari tau dari sumber yang jelas.

Dari kasus itu, diamankan barang bukti berupa 1 Unit Handphone, Sim Card, KTP dan Akun Facebook H, atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 14 Ayat 1 dan 2, Pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 2 Tahun, 3 Tahun dan/atau 10 Tahun. (Hms/Red).

Editor : Febri