Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Disperindag Kota Tanjungpinang Adakan Workshop Industri Batik.

Disperindag Kota Tanjungpinang Adakan Workshop Industri Batik.

166
0

Tanjungpinang, GK.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Tanjungpinang menggelar Workshop Industri dalam rangka memberikan Pelatihan Membatik pada Kegiatan Operasional dan Pembinaan, di Aula Workshop Industri Disperindag Kota Tanjungpinang, Jalan Agus Salim, Selasa (13/11) pukul 09.15 Wib.

Adapun tujuan diadakannya Workshop tersebut adalah, untuk melestarikan budaya membatik sebagai warisan dunia, menciptakan dan mengembangkan motif batik sebagai salah satu identitas dan kekhasan Kota Tanjungpinang, serta menjadikan pusat pelatihan membatik di Kota Tanjungpinang sebagai tujuan destinasi wisata ke depannya.

Dalam Workshop tersebut, beberapa motif Batik Melayu yang sudah di kembangkan adalah Batik Bercorak Binatang, Titik Pulang Petang, Lepak Bergantung, sedangkan motif-motif dari tumbuhan adalah Rambut Manggis, Bunga Hutan, Pucuk Tepung, Kasih Tak Sampai, Kuntum Bersanding, dll.

Motif Batik Melayu tersebut nantinya akan dikreasikan melalui Komunitas Batik yang ada di Kota Tanjungpinang.

Dalam Workshop tersebut, Asisten II Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang H. Irwan, S.Sos, mewakili Walikota Tanjungpinang membuka acara tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Tanjungpinang Mimi Betty, para anggota DPRD Kota Tanjungpinang seperti Hj. Rosiani, Pepy Chandra, Hasan, Supriono, Maiyanti, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tanjungpinang, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Camat Tanjungpinang Timur Yeny Trisia Isabella serta Narasumber Komunitas Bedelau Batik Tyas Susilowati.

Adapun peserta pelatihan tersebut, berjumlah sekitar 15 orang peserta yang terdiri dari 14 orang perempuan dan 1 orang laki-laki, salah satu di antaranya ada seorang peserta yang mempunyai keterbatasan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan kemampuannya dalam berkarya, khususnya di bidang pelatihan membatik tersebut.

Dikatakan Asisten II Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang H. Irwan, S.Sos, batik merupakan ciri khas daerah, dan setiap daerah mempunyai motif masing-masing yang menggambarkan kreatifitas dari anak-anak bangsa dari berbagai suku yang ada di Indonesia.

Dijelaskan Irwan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan adalah merupakan salah satu dari  dinas yang ada di Kota Tanjungpinang yang telah memberikan perhatian serta membuka kesempatan  kepada masyarakat dalam berkarya.

“Keterbatasan bukanlah menjadi alasan utama dalam meraih suatu keberhasilan, disini kita memberikan fasilitas kepada mereka untuk tetap berkarya, tanpa melihat kekurangan yang ada, yang penting para peserta tersebut mau belajar dan berusaha”. tutup Irwan. (KR).