Bintan, GK.com – Kunjungan mendadak dilakukan oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan ke UPTD Puskesmas Teluk Bintan untuk memastikan serta melihat langsung mulai dari pelayanan kesehatan dasar yang diberikan untuk masyarakat, pelayanan jaringan fasilitas kesehatan hingga pelayanan posyandu yang tersebar di beberapa wilayah kerja.
Dalam kunjungan Selasa (19/05/2026) itu, Roby juga sempat berdialog langsung dengan sejumlah pasien, maupun keluarga yang mendampingi anggota keluarganya yang sedang melakukan pengobatan. Saat itu, Roby mendengarkan berbagai masukan serta memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan maksimal.
“Pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas, pelayanan tenaga kesehatan, maupun kenyamanan masyarakat saat berobat. Secara umum, pelayanan di Puskesmas Teluk Bintan sudah berjalan dengan baik. Kita berharap pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan, sehingga masyarakat yang ingin berobat merasa nyaman dan terbantukan,” kata Roby.
“Saya berharap, masyarakat dapat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Karena menjaga kesehatan itu dimulai dari kebiasaan sederhana yang kita lakukan secara konsisten sehari-hari di lingkungan keluarga maupun masyarakat”. pesan Roby. (YY/MC)
Editor: Endang
Bupati Kunjungi Puskesmas Teluk Bintan, Dan Berinteraksi Bersama Masyarakat

Pemko Batam Dan BRK Syariah Teken Kerja Sama Subsidi Margin Untuk Pelaku UMKM

Batam, GK.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses pembiayaan yang lebih ringan dan terjangkau bagi pelaku usaha.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan bersama antara Pemko Batam dan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) tentang subsidi margin bagi pelaku usaha mikro di Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, pada Selasa (19/05/2026).
Kesepakatan ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa keberpihakan terhadap UMKM merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, sektor UMKM selama ini terbukti memiliki daya tahan tinggi dan berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja.
“Keberpihakan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah selalu menjadi bagian dari arah pembangunan yang kita bangun. Karena sektor inilah yang memiliki daya tahan kuat dan berkontribusi besar dalam membuka lapangan pekerjaan,” kata Amsakar.
“Pertumbuhan UMKM memiliki efek langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, terutama pada sektor ekonomi kerakyatan. Ketika usaha mikro tumbuh, maka ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Karena itu, UMKM menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional,” ungkap Amsakar.
Meski memiliki peran strategis, Amsakar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Sedikitnya ada lima persoalan utama yang perlu mendapat perhatian, yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan manajemen usaha, kemasan produk, akses permodalan, dan pemasaran.
Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi antara Pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha.
“Lima hal ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga pelaku usaha. Yang kita harapkan adalah UMKM benar-benar tumbuh, berkembang, dan mampu naik kelas,” tegasnya.
Ditambahkan Amsakar, program subsidi margin menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mempermudah pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dengan skema yang lebih ringan.
Sementara itu, Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus menyampaikan bahwa sektor UMKM telah terbukti mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi.
“Pelaku UMKM merupakan sektor yang paling tangguh menghadapi tekanan ekonomi dan hal itu telah terbukti dalam berbagai situasi yang pernah kita hadapi,” ujarnya.
Helwin menjelaskan, secara keseluruhan BRK Syariah telah menyalurkan pembiayaan kepada sektor UMKM sekitar Rp 13,3 triliun. Khusus di Kota Batam, realisasi pembiayaan pada 2025 mencapai Rp 56 miliar, sedangkan hingga April 2026 telah terealisasi sebesar Rp 16 miliar.
Ia optimistis, kolaborasi melalui program subsidi margin bersama Pemerintah Kota Batam akan semakin mempercepat akses pembiayaan dan memperkuat kapasitas usaha masyarakat.
“Program ini diharapkan memberi dampak positif terhadap percepatan pembiayaan, sekaligus memperkuat daya tahan dan pertumbuhan usaha masyarakat”. harap Helwin.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap pelaku UMKM semakin memiliki peluang untuk berkembang, meningkatkan daya saing, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Humas Diskominfo Batam/Yogi Septiyan)
Dalam Rapat, Gubernur Tegaskan Seluruh Pemda Kota Dan Kabupaten Dukung Program Strategis Nasional

Kepri, GK.com – Dipersiapkan paling sedikit 100 program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai bagian dari Program strategis nasional. Hal ini dianggap sangat relevan diterapkan di Kepulauan Riau dinilai oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono saat hadir dalam Kunjungan Kerjanya beberapa lalu di Kepri.
“Pada kunjungan kemaren, pak Menteri KKP RI meminta Kepri agar menyiapkan sedikitnya 100 calon Kampung Nelayan Merah Putih. Karena beliau menilai program ini sangat potensial dikembangkan di Wilayah Kepulauan seperti Kepri,” ujar Ansar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (18/05/2026).
“Program KNMP dianggap sangat relevan diterapkan di Kepulauan Riau, mengingat 98 persen Wilayah Kepri terdiri dari lautan, dan sebagian besar masyarakatnya bergantung pada sektor kelautan dan perikanan. Jadi, ini sangat cocok untuk meningkatkan standar hidup nelayan di Kepri,” jelas Ansar saat memimpin rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan KNMP Provinsi Kepri Tahun 2026.
“Saya berharap seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Kepri dapat mendukung penuh program ini, serta memastikan kesiapan lokasi pembangunan, mulai dari legalitas lahan milik Pemerintah Daerah, akses jalan, ketersediaan air bersih, hingga jaringan listrik agar proses pembangunan KNMP dapat berjalan optimal di tahun 2026 ini”. tegas Ansar.
Turut hadir pada rapat tersebut, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, serta para Wali Kota dan Bupati se- Kepri yang mengikuti secara virtual melalui Zoom. (Ky/Rd)
Editor: Milla
Performa Veda Ega di Catalunya Bikin Honda Team Asia Optimis
Spanyol, GK.com – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama kembali memperlihatkan potensi besarnya di ajang Moto3 2026 usai tampil kompetitif pada seri Catalunya. Rider muda Honda Team Asia itu sukses mencuri perhatian setelah mampu menyalip banyak pembalap dan finis di jajaran depan, meski memulai lomba dari posisi ke- 20.
Perjuangan Veda sepanjang balapan mendapat pujian dari manajemen Honda Team Asia. Hiroshi Aoyama menilai pembalap asal Indonesia tersebut menunjukkan mental bertarung yang kuat ketika harus bersaing dalam kelompok besar yang terkenal sangat ketat di kelas Moto3.
Sepanjang lomba, Veda tampil cukup konsisten menjaga kecepatan motornya. Ia beberapa kali terlibat duel sengit dengan rider lainya, dan mampu mempertahankan ritme hingga lap terakhir. Kemampuan menjaga fokus di tengah tekanan menjadi salah satu hal yang dinilai positif oleh timnya.
Hasil finis di posisi delapan juga menjadi tambahan poin penting bagi Veda pada musim debut penuhnya di Moto3. Performa tersebut memperlihatkan bahwa pembalap muda Indonesia mulai mampu beradaptasi dengan persaingan level dunia yang jauh lebih kompetitif dibanding ajang junior sebelumnya.
Musim ini, nama Veda memang mulai mendapat perhatian di paddock Moto3. Selain tampil agresif saat balapan, rider asal Gunungkidul itu juga dinilai memiliki perkembangan cukup cepat dalam memahami karakter motor dan strategi balapan.
Dengan performa yang terus meningkat, Honda Team Asia berharap Veda bisa menjaga konsistensi pada seri-seri berikutnya. Tim optimistis pembalap Indonesia tersebut memiliki peluang untuk kembali bersaing di papan depan apabila mampu mempertahankan performanya sepanjang musim 2026. (DW)
Editor: Milla
Buka GASSA Tahun 2026, Ketua TP PKK Kepri: Kegiatan Positif ini Harus Kita Dukung

Bintan, GK.com – Membuka kegiatan Gawainya Anak Smansa (GASSA) Tahun 2026 SMA Negeri 1 Bintan Utara, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Hj Dewi Kumalasari Ansar mengatakan, kegiatan ini akan menjadi momentum penting dalam merayakan keberagaman talenta generasi muda, sekaligus sebagai ajang untuk meningkatkan rasa percaya diri bagi para pelajar.
“Melalui berbagai perlombaan dan kompetisi ini, anak-anak dapat menunjukkan kreativitas, kemampuan, serta keberanian tampil dan berprestasi di hadapan publik. Saya apresiasi SMA Negeri 1 Bintan Utara yang secara konsisten menghadirkan kegiatan positif untuk pengembangan karakter dan potensi peserta didik,” ujar Dewi.
“Pemerintah Provinsi Kepri bersama seluruh pemangku kepentingan tentu akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini, Kita akan terus mendukung GASSA ini, karena mampu menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda yang kreatif dan berdaya saing”. tutur Dewi.
Dengan mengusung tema “Exploring Horizons to Sharpen the Intellect, Craft the Word, and Move in Harmony”, GASSA 2026 yang dilaksanakan di Gedung Nasional Community Center Tanjung Uban, Kabupaten Bintan pada Senin (18/05/2026) itu, berbagai perlombaan dan kompetisi seperti cerdas cermat, lomba mewarnai, fashion show, penampilan band, hingga lomba menyanyi digelar mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga kategori umum. (AL)
Editor: Milla
DPRD Kepri Berkunjung ke BP Batam, Berikut Harapannya
Batam, GK.com – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan bersama Wakil Ketua I Dewi Kumalasari Ansar dan Wakil Ketua II DPRD Kepri dr. T. Afrizal Dachlan,MM berkunjung ke Batam Pengusaha (BP) Batam sebagai momentum mempererat hubungan kelembagaan dalam membahas beragam potensi pengembangan wilayah maritim di Kepulauan Riau, khususnya pasca penerbitan sejumlah regulasi baru yang memperkuat kewenangan BP Batam.
Bertempat di Ruang Rapat Kepala BP Batam pada Senin (18/5/2026) dalam pertemuan tersebut, kedatangan rombongan Ketua DPRD Kepri disambut langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
“Kita berharap, melalui pertemuan ini nantinya akan menjadi ruang dialog yang produktif untuk menyamakan langkah, serta memperkuat kolaborasi antar instansi”. ucap Iman Sutiawan.
Sementara, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyampaikan, sinergi antara BP Batam bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan DPRD Kepri merupakan faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pesisir dan pelaku usaha maritim. (YY)
Editor: Milla



