Minggu, Mei 24, 2026
BerandaKepulauan RiauKarimunRutan Karimun Jalankan Program Pembinaan Kemandirian Dan Kepribadian Warga Binaan

Rutan Karimun Jalankan Program Pembinaan Kemandirian Dan Kepribadian Warga Binaan

Karimun, GK.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Karimun terus berupaya membekali warga binaan dengan berbagai program pembinaan guna meningkatkan keterampilan dan membentuk kepribadian agar siap kembali ke tengah masyarakat.

Kasubsi pelayanan tahanan Karimun, Novi Irwan mengatakan, saat ini pihaknya menjalankan dua program pembinaan utama, yakni pembinaan kemandirian dan pembinaan kepribadian.

“Pembinaan ini kami jalankan untuk memberikan bekal nyata kepada warga binaan, baik dari sisi keterampilan maupun mental dan kepribadian, sehingga setelah bebas, mereka bisa lebih siap kembali ke masyarakat,” ujar Novi Irwan dir ruangan kerjanya, Rabu (24/12/2025) Pukul 15.00 WIB.

Dalam program pembinaan kemandirian, warga binaan dilibatkan dalam berbagai kegiatan produktif, seperti pembuatan kerajinan tangan berupa miniatur kapal. Selain itu, Rutan juga menyediakan layanan laundry internal yang diperuntukkan khusus bagi warga binaan.

“Kegiatan laundry ini untuk membantu warga binaan, meskipun sebagian besar sebenarnya mencuci sendiri. Kami tetap fasilitasi bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Rutan Karimun juga mengembangkan kegiatan pertanian dan perkebunan dengan memanfaatkan lahan di dalam dan di luar tembok rutan, hasil panen berupa sayur-mayur seperti kangkung, sawi, dan pokcoy. Sekitar lima persen hasil panen dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi warga binaan, sementara sisanya dijual ke masyarakat.

Selain pertanian, terdapat pula kegiatan perikanan serta mini zoo yang kini menjadi salah satu ikon Rutan Karimun. Mini zoo tersebut ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan, dan pengelolaannya melibatkan warga binaan yang telah menjalani masa asimilasi di bawah koordinasi petugas rutan.

Untuk keterampilan lain seperti pembuatan mebel, pengelasan, dan kerajinan tertentu, Novi Irwan menuturkan bahwa sistem yang diterapkan bersifat berdasarkan pesanan.

“Kami tidak memproduksi massal karena keterbatasan anggaran. Biasanya kalau ada pesanan, misalnya miniatur kapal untuk cenderamata instansi, baru kami kerjakan,” katanya.

Sementara itu, dalam program pembinaan kepribadian, Rutan Karimun menyediakan pembinaan yang cukup lengkap. Pembinaan kerohanian difasilitasi melalui tiga rumah ibadah, yakni masjid, gereja, dan vihara, dengan dukungan penyuluh agama dari Kementerian Agama.

Di bidang pendidikan, Rutan juga menyediakan program sekolah paket A, B, dan C bagi warga binaan yang ingin melanjutkan pendidikan setara Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Selain itu, terdapat kegiatan pembinaan disiplin seperti latihan baris-berbaris, pramuka, penyuluhan hukum bekerja sama dengan Kantor Wilayah (KANWIL) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH), serta penyuluhan kesehatan.

Layanan kesehatan terus ditingkatkan melalui program kesehatan keliling, di mana petugas medis mendatangi langsung blok hunian warga binaan.

“Dengan sistem jemput bola ini, warga binaan lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan dan merasa lebih dekat dengan petugas,” ungkap Novi Irwan.

Meski secara fungsi rutan lebih berfokus pada perawatan tahanan, keterbatasan jumlah lapas di daerah membuat Rutan Karimun turut menjalankan fungsi pembinaan layaknya lembaga pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, Rutan Karimun juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik Pemerintah maupun Swasta.

Dukungan tersebut datang dari Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, hingga pihak swasta seperti Apindo dan Bank Republik Indonesia (BRI) yang membantu penyediaan sarana prasarana dan fasilitas pendukung.
Ke depan, Novi Irwan berharap program pembinaan dapat terus ditingkatkan, khususnya pelatihan keterampilan yang dilengkapi sertifikat.

“Kami berharap warga binaan memiliki skill yang benar-benar bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti. Antusiasme mereka sangat tinggi, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan”. harapnya. (DP)

Berita Terkait

Berita Populer