Tanjungpinang, GK.com – Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang menggelar operasi pasar murah. Kegiatan ini diharapkan dapat menekan potensi kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang hari raya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Riany menuturkan, pelaksanaan operasi pasar murah dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan yang kerap memicu kenaikan harga di pasaran.
“Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga. Karena itu, kegiatan operasi pasar murah dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas penting yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari disediakan, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur, serta beberapa komoditas pangan lainnya.
Riany menjelaskan, harga yang ditawarkan dalam operasi pasar murah ditentukan melalui koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha. Hal ini dilakukan agar harga yang diberikan dapat berada di bawah harga pasar, namun tetap wajar dan tidak merugikan pihak penyedia.
“Penentuan harga dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kegiatan ini, sementara pelaku usaha tetap dapat berpartisipasi secara sehat,” katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis (05/03/2026) Pukul 14.34 WIB.
Ia menambahkan, keberadaan operasi pasar murah diharapkan mampu membantu menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya tambahan pasokan bahan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau, potensi kenaikan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri dapat ditekan.
Selain menggelar operasi pasar murah, pihaknya juga melakukan berbagai langkah lain untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Di antaranya dengan melakukan pemantauan harga dan stok secara rutin di pasar-pasar, menjalin koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha, serta melakukan monitoring dan pengawasan bersama Instansi terkait.
“Pada prinsipnya, kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama pada momentum penting seperti bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik”. tegasnya. (KF)

