Rabu, Mei 6, 2026
BerandaKepulauan RiauBatamBank Riau Kepri di Nilai Tidak Transparan, Pemko Batam Diharapkan Bangun Bank...

Bank Riau Kepri di Nilai Tidak Transparan, Pemko Batam Diharapkan Bangun Bank Daerah

Batam, GK.com Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Udin P Sihaloho mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Batam memiliki Bank Daerah sendiri.

Hal tersebut, disampaikan Udin P Sihaloho setelah membahas Ranperda Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Daerah Pemko Batam pada beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pada Ranperda tersebut, Pemko Batam akan berencana menambah nominal penyetoran modal kepada PT. Bank Riau Kepri sebesar Rp 100 miliar.

“Diawal, saham Pemko sekitar Rp 50 miliar di Bank Riau Kepri, lalu Pemko rencana akan menambah Rp. 100 Miliar jadi totalnya sekitar Rp 150 miliar. Kerjasama antara Pemko Batam dengan Bank Riau Kepri memang  sudah lama terjalin, namun mengapa dengan modal sebesar itu, tidak berpikir untuk membangun Bank Daerah sendiri,” ungkap Udin, Senin (04/04/2022) di Gedung DPRD Batam.

Penambahan modal bagi Bank Riau Kepri dianggap tidak masuk akal, mengingat Corporate Social Responsibilit (CSR) yang tidak pernah dirasakan oleh Masyarakat Kota Batam.

“Bank Riau Kepri selama ini tidak bersifat transparan kepada DPRD Kota Batam, berapa yang mereka keluarkan, dan apa saja yang mereka bangun,” tanya Udin.

Dalam hal ini, Tim Pansus  menyarankan agar Pemko Batam segera mendirikan Bank Daerah sendiri, dengan modal mencapai Rp 200 miliar. Pihaknya optimis, apabila Bank milik Pemko Batam bisa lebih berkembang, bahkan akan lebih eksis di Kota Batam.

“Asalakan dikelola dengan orang yang tepat, tidak hanya sekedar berkembang ke depannya, Bank Daerah ini juga akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi Masyarakat Kota Batam, serta  pembayaran gaji Pegawai, Anggota Dewan, dan Pajak bisa melalui Bank Daerah,” tuturnya.

Udin juga menjelaskan, selama ini perputaran uang Pemko Batam di PT Bank Riau Kepri bukan hanya dari Rp 50 miliar penyertaan modal itu saja. Termasuk juga pajak Restoran dari Masyarakat Kota Batam yang dipotong melalui Tapping Box juga mengendap.

“Pengadaan Tapping Box ini siapa yang lakukan. Pemko atau Bank Riau Kepri ? Tapping Box ini bisa kita perbanyak, alasannya Pemko terlalu mahal kalau sediakan alatnya. Kenapa berharap penuh ke Bank Riau Kepri jika Bank lainpun bersedia”. tutunya. (Red/Ist).

Editor : Milla

Berita Terkait

Berita Populer