Beranda Kesehatan BPJS Kesehatan Sediakan Call Centre Jika Pelayanan Tak Maksimal

BPJS Kesehatan Sediakan Call Centre Jika Pelayanan Tak Maksimal

28
0

Tanjungpinang, GK.com – Belum seluruhnya masyarakat Kota Tanjungpinang terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Tanjungpinang.

Kepada Awak Media ini, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Umum dan Komunikasi publik, Robby menyebutkan dari keseluran masyarakat Kota Tanjungpinang yang terdaftar sebagai peserta sekitar 84,90%.

“Total penduduk Kota Tanjungpinang ini ada sekitar 224.707 orang, untuk saat ini jumlah peserta kita yang terdaftar ada 190.787 orang dari jumlah penduduk Kota Tanjungpinang,” ujar Robby, Rabu (23/06/21) sekitar pukul 15.05 Wib.

Kemudian Dirinya menjelaskan, adapun target sasaran BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang adalah seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang, hampir rata-rata semua layanan kesehatan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, namun ada beberapa kategori yang tidak bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Kategori yang tidak bisa kita tanggung antara lain penyakit yang diakibatkan oleh hobi, contohnya kecelakaan akibat hobi balap liar itu tidak kita tanggung, kemudian penyakit yang diakibatkan oleh kekerasan dalam rumah tangga. Kalau kecelakaan harus diketahui dulu penyebabnya, ada yang ditanggung oleh Jasa Raharja, kalau kecelakaan tunggal akan di tanggung oleh BPJS kesehatan, lalu apabila kecelaan tunggal nya terjadi dalam waktu kerja itu akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Saat itu, Robby mengimbau kepada peserta BPJS Kesehatan yang ingin melakukan pengaduan terkait pelayanan BPJS sudah tersedia kanal pengaduan Call Center di nomor 1500 400 layanan 24 jam atau juga bisa melalui aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

“Kami juga menyediakan petugas khusus pengaduan di setiap Rumah Sakit yang menyediakan pelayanan peserta BPJS yaitu, Petugas Pemberi Informasi dan Penangan Pengaduan (PPIPP), disana ada nomor dan foto yang bisa dihubungi untuk melakukan pengaduan,” imbaunya.

Lalu Robby menambahkan, masyarakat yang memiliki KTP di luar Kota Tanjungpinang tapi bertempat tinggal sementara di Kota Tanjungpinang dan belum mengurus surat pindah namun ingin mendaftar sebagai peserta bisa dilakukan.

“Biasanya kita akan minta surat domisili, bahwa dia memang berdomisili disini dari RT/RW, sebagai acuan kita bahwa yang bersangkutan sedang berdomisili disini”. tungkas Robby. (NE)

Editor : Dina