Jumat, Desember 5, 2025
BerandaKepulauan RiauDinas PUPR Kota Tanjungpinang Fokus Tingkatkan Pemeliharaan Jalan Dan Drainase

Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Fokus Tingkatkan Pemeliharaan Jalan Dan Drainase

Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya memperkuat infrastruktur perkotaan dengan fokus pada pemeliharaan jalan dan sistem drainase.

Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan Tanjungpinang yang bersih, tertata, serta bebas dari genangan air, sesuai dengan arahan Wali Kota dalam mempercepat penataan lingkungan dan infrastruktur Kota.

Dikatakan oleh Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Dr. Rusli, M.Eng bahwa tahun ini pihaknya melaksanakan dua program utama, yakni pemeliharaan jalan dan drainase. Seluruh kegiatan dilaksanakan melalui sistem swakelola dengan melibatkan sepuluh tim lapangan yang bertugas melakukan penebasan rumput, pembersihan bahu jalan, serta perawatan saluran air. Selain itu, Dinas PUPR juga melaksanakan kegiatan rehabilitasi dan pembangunan drainase di sejumlah titik rawan genangan, dengan total 7 lokasi pemeliharaan drainase, 2 lokasi rehabilitasi, dan 2 pembangunan baru.

“Penentuan prioritas lokasi perbaikan dilakukan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat Kelurahan hingga Kota. Namun, untuk kondisi mendesak seperti kerusakan jalan berat atau drainase tersumbat, pihaknya melakukan evaluasi langsung di lapangan, agar penanganan dapat segera dilakukan. Seluruh kegiatan disesuaikan dengan tingkat urgensi dan kemampuan anggaran yang tersedia, sehingga setiap langkah yang diambil tepat sasaran dan efisien,” ungkap Rusli, Senin (20/10/2025) Pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Dinas PUPR Kota Tanjungpinang.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tidak semua ruas jalan di Tanjungpinang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota.

“Sejumlah jalan besar seperti Jalan DI Panjaitan dan Jalan Daeng Celak merupakan Jalan Nasional. Sementara, Jalan Nusantara termasuk Jalan Provinsi. Meski demikian, Dinas PUPR tetap aktif melakukan pemeliharaan dengan membersihkan drainase, memperbaiki titik kerusakan ringan, serta menata bahu jalan. Salah satu contohnya, di depan Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Dinas telah melakukan pembongkaran sebagian saluran dan batu tepi jalan guna memperlancar aliran air, sehingga genangan dapat berkurang secara signifikan,” paparnya.

“Selain program rutin, Dinas PUPR juga menugaskan tim swakelola untuk pembersihan drainase secara berkala. Kegiatan ini meliputi pengangkatan sedimen, lumpur, dan sampah yang berpotensi menyumbat saluran. Program ini dilaksanakan sepanjang tahun untuk memastikan sistem drainase tetap berfungsi maksimal, terutama saat musim hujan. Kegiatan gotong-royong bersama masyarakat pun terus digalakkan melalui kerja sama dengan Kelurahan dan Kecamatan sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan,” tambahnya.

“Koordinasi di tingkat wilayah juga dilakukan melalui tim partisipasi Kelurahan yang berjumlah sekitar 90 orang (lima per Kelurahan). Mereka berperan sebagai perpanjangan tangan Dinas dalam memantau kondisi jalan dan drainase, menindaklanjuti keluhan masyarakat, serta menggerakkan kegiatan gotong-royong di lingkungan masing-masing. Dengan adanya tim ini, informasi terkait kondisi infrastruktur dapat segera diteruskan ke Dinas untuk dilakukan penanganan cepat,” ujarnya.

Untuk mendukung transparansi dan kecepatan layanan, Dinas PUPR juga telah menyediakan call center pengaduan, namun hingga kini sebagian besar laporan masyarakat masih diterima melalui Media Sosial, RT/RW, atau melalui aplikasi “Sepan Lapor”. Selain itu, Dinas PUPR memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bertugas menerima, memantau, dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, serta memastikan setiap pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana dan prioritas.

Rusli menyoroti bahwa tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah menurunnya kesadaran dan budaya gotong-royong masyarakat. Menurutnya, masih banyak warga yang bergantung penuh pada Pemerintah dalam urusan kebersihan lingkungan. Akibatnya, kegiatan pembersihan dan penataan sering kali tidak bertahan lama. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya, karena perilaku tersebut berpengaruh besar terhadap kebersihan kota dan kelancaran sistem drainase.

Ke depan, Dinas PUPR berencana melaksanakan program peningkatan dan perbaikan jalan secara bertahap di kawasan berkembang seperti Batu 9, Dompak, dan Tanjung Unggat. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas permukaan jalan, serta optimalisasi sistem drainase agar tidak menimbulkan genangan air saat musim hujan. Upaya ini juga sejalan dengan rencana pembangunan kawasan strategis kota yang lebih modern dan tertata.

“Target kami adalah mewujudkan infrastruktur jalan dan sistem drainase yang berkualitas, tahan lama, dan ramah lingkungan. Kami ingin seluruh pekerjaan yang dilakukan berdampak langsung bagi kenyamanan masyarakat. Melalui kolaborasi antara Dinas PUPR, DLH, dan Perkim di bawah arahan Wali Kota, kami optimistis Tanjungpinang akan menjadi kota yang semakin bersih, rapi, dan tertata dengan baik”. tutur Rusli. (KF)


Berita Terkait

Berita Populer