Senin, Juni 22, 2026
BerandaKepulauan RiauBatamBPJS Optimalkan Layanan Primer di Batam, 144 Penyakit Tuntas di Puskesmas

BPJS Optimalkan Layanan Primer di Batam, 144 Penyakit Tuntas di Puskesmas

Batam, GK.com — BPJS Kesehatan Cabang Batam, Kepulauan Riau mendorong Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) agar menyelesaikan penanganan 144 jenis penyakit tanpa langsung merujuk pasien ke rumah sakit. Langkah ini merupakan bagian dari optimalisasi pelayanan kesehatan primer agar lebih efektif dan efisien.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah mengatakan, penanganan penyakit di FKTP merupakan amanat dari kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas layanan kesehatan.

“Penanganan tersebut mengacu pada standar kompetensi dokter layanan primer yang tertuang dalam Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 11 Tahun 2012. Sementara FKTP seperti puskesmas, klinik, atau praktik dokter memiliki kapasitas untuk menuntaskan banyak penyakit secara mandiri, selama tidak ada komplikasi atau indikasi rujukan lanjut,” terang Harry, Senin (7/7/2025) di Batam.

Adapun sejumlah penyakit yang dapat ditangani di FKTP meliputi faringitis, gastritis, migrain, insomnia, influenza, tuberkulosis paru tanpa komplikasi, malaria, kehamilan normal, dermatitis atopik, hingga alergi makanan. Penanganan di tingkat pertama diharapkan dapat mengurangi beban rujukan ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL).

Harry menekankan, rujukan tetap dimungkinkan jika ada indikasi medis yang kuat, seperti penyulit atau perlunya pemeriksaan lanjutan. Namun, ia berharap FKTP mengedepankan kompetensi dan integritas dalam menjalankan peran pelayanan dasar.

BPJS Kesehatan Batam telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Batam untuk memastikan seluruh mitra fasilitas kesehatan memahami dan menjalankan komitmen pelayanan tersebut.

“Kami ingin membangun sistem pelayanan yang berfokus pada ketuntasan di lini pertama. Dengan begitu, masyarakat mendapat manfaat lebih besar dan sistem jaminan kesehatan Nasional dapat berjalan lebih optimal”. tutup Harry. (hdm)

Berita Terkait

Berita Populer