Beranda Kesehatan 873 Vaksin Covid-19 Tiba di KKA

873 Vaksin Covid-19 Tiba di KKA

181
0
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Baban Subhan

Anambas, GK.com – Setelah menunggu selama beberapa waktu, akhirnya vaksin Covid-19 tiba di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), dan akan segera di distribusikan ke seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit setempat.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Baban Subhan di Kantor DKPPKB membenarkan hal tersebut. Ia menuturkan, “untuk vaksin Covid-19 dari Pusat melalui Provinsi baru sampai hari ini, dan untuk total Vaksin untuk Anambas sendiri ada sebanyak 873,” ujarnya.

Baban juga menjelaskan, vaksin ini akan di distribusikan kepada beberapa Rumah Sakit dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Vaksin ini akan dibagikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, 7 Puskesmas, dan 3 Rumah Sakit,” jelas Baban.

Sementara, untuk Vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat sedang dalam tahap pendataan.

“Kami saat ini sedang mendata dan bekerjasama dengan BPJS untuk Vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat, namun saat ini sedang dalam pembahasan dan pendataan,” terang Baban.

Selain itu, terkait kegiatan belajar-mengajar tatap muka, Baban mengatakan bahwa seluruh Guru yang ada di Anambas juga sudah di Rapid Test.

“Semua Guru sudah kami Rapid Test, dan jika ada nanti yang reactive, maka Guru tersebut harus karantina mandiri di rumah,” tegas Baban.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan, dan perlu diketahui, Jumlah kasus positif Covid-19 di Anambas saat ini tersisa 2 orang.

“Saat ini kasus positif Covid-19 untuk di Anambas sudah tersisa 2 orang, ini tergantung pada Dokter yang menangani pasien tersebut, jika Dokter tersebut mengatakan sudah sembuh, sudah boleh pulang, maka pasien itu akan dipulangkan,” ujar Baban.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan, supaya tidak ada lagi kasus positif Covid-19 di Anambas, karena Covid-19 ini sekarang sedang menjadi momok di tengah-tengah masyarakat”. tutupnya. (FR).

Editor : Febri