Beranda Kepulauan Riau Anambas Ansar Ahmad Serap Aspirasi Nelayan Anambas

Ansar Ahmad Serap Aspirasi Nelayan Anambas

239
0

Anambas, GK.com – Anggota Komisi V DPR RI, Ansar Ahmad berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dalam kegiatan penyerapan aspirasi dan makan malam bersama 100 orang tamu undangan, di Aula Siantan Nur, Jalan Selayang Pandang, akelurahan Tarempa Kecamatan Siantan, pada Rabu (26/08) sekitar pukul 20.00 Wib.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH dalam sambutannya mengatakan, “kami atas nama Pemerintah mengucapkan selamat datang di KKA, semoga dengan kedatangan anggota Komisi V DPRD RI kesini, bisa kiranya kami titipkan beberapa hal, terutama Jalan Payalaman-Peninting, Bandara sesuai janji Pak Menteri sepanjang 2.500 meter, Jalan Lingkar di beberapa titik yang sangat diperlukan dan Rumah Sakit Keliling,” ucapnya.

Sementara itu, Ansar Ahmad menjelaskan perihal kedatangannya sebagai anggota DPR RI Komisi V yang ditugaskan dari patai Golkal di DPR RI Komisi V sebagai mitra kerja BMKG dan BNPP, yang mana seorang anggota DPR RI mempunyai kewenangan, mendorong, menyampaikan aspirasi, tetapi tidak bisa mengeksekusi,” jelasnya.

“Sekarang ini Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas sangat menjadi perhatian Pemerintah Pusat, saya kira siapapun Pemimpin Daerah kita nanti akan menjadi PR dengan Gas dan minyak di Natuna dan Anambas, supaya Natuna dan Anambas ini Makmur,” tutur Ansar.

Usai berlangsungnya acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tamu undangan, dimana dua orang menanyakan persoalan tapal batas antara Anambas dan Natuna, serta mengeluhkan hasil tangkapan yang menurun dikarenakan izin penggunaan alat tangkap cantrang yang di atur pada Permendagri Nomor 71 Tahun 2016.

Menanggapi hal tersebut, Ansar Ahmad menawarkan perwakilan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) yang akan dibawa ke Kementerian Perikanan dan Kelautan untuk mendapatkan penjelasan terkait permasalahan Nelayan di Anambas pada saat ini.

“Mengenai tapal batas ini memang harus diselesaikan, mengingat hal ini dapat merugikan kedua pihak, dan untuk permasalahan kapal jenis cantrang memanglah merusak ekosistem, maka dari itu nanti perwakilan HNSI akan saya ajak ke Kementerian Perikanan dan Kelautan untuk penjelasan lebih lanjut”. pungkasnya.

Turut Hadir Wakil Bupati KKA Wan Zuhendra, Wakil Ketua I DPRD KKA Firdiansyah, perwakilan Danlanal Kapten Laut (S) Imam Hanafi, perwakilan Kapolres KKA Iptu Mujiono, Pabung 0318/Natuna Serma Suwardi, perwakilan Kacabjari Tarempa Ichsan, Sekda KKA Sahtiar, Asisten I KKA Zuhrin, Kadishub LH Eko Desi Amrialdi, Kepala Kemenag Erizal Abdullah, Plt Kadis PUPR Isa Hendra, Plt Sekwan KKA Alfian, Camat Siantan Rio Rizal, Sy, Lurah Tarempa Syamsir, Tokoh Masyarakat dan Ormas. (Hms/Mis).

Editor : Febri