Beranda Kepulauan Riau Anambas Menkopolhukam Dan Mendagri Resmikan Masjid Agung Baitul Ma’mur Anambas

Menkopolhukam Dan Mendagri Resmikan Masjid Agung Baitul Ma’mur Anambas

145
0

Anambas, GK.com – Usai mengikuti Rapat Terbatas bersama Presiden RI, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian beserta rombongan menuju Masjid Agung Baitul Ma’mur Kabupaten Kepulauan Anambas.

Menkopolhukam dan Mendagri melakukan prosesi peresmian dari mulai pemotongan pita, membuka papan nama hingga menandatangani prasasti peresmian di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Kamis (4/6).

Bupati Anambas, Abdul Haris, SH dan Wakilnya, Wan Zuhendra turut ikut mendampingi dalam peresmian Masjid Agung, yang tentunya dilakukan dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan menjaga jarak.

Menkopolhukam, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P dalam sambutannya menyampaikan, “bersyukur dapat meresmikan secara langsung Masjid Agung Baitul Ma’mur Anambas dan melaksanakan Sholat di Masjid ini, berharap kita semua dapat memakmurkan Masjid,” katanya.

“Dalam hadist juga disampaikan, siapa yang membangun Masjid, maka akan dibangunkan rumah seperti masjid baginya,” lanjut Mahfud.

Selain itu, Mahfud MD juga meminta agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan ditengah Pademi Covid-19 yang sedang mewabah dalam menyongsong tatanan baru kehidupan New Normal yang akan dijalankan oleh Pemerintah Pusat.

“Di Indonesia terdapat 102 Kabupaten/Kota yang berstatus zona hijau, Anambas merupakan salah satunya. Hal ini membuat Kabupaten Anambas menjadi salah satu percontohan baik itu di Indonesia maupun dunia terkait penanganan Covid-19,” tutur Menkopolhukam.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri Fito Karnavian menuturkan, “saya melihat bahwa Anambas ini memiliki potensi yang sangat luar biasa dengan lebih dari 200 Pulau, kemudian alamnya juga indah. Saya tahu bahwa, banyak tempat-tempat coralife dan pariwisatanya luar biasa, tinggal dikembangkan,” kata Mendagri.

Di samping itu, potensi tersebut perlu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemda dan masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, Mendagri juga menekankan, jangan sampai ada istilah menjadi penonton di wilayah sendiri bagi masyarakat Anambas.

“Perlu ada dukungan dari Pusat untuk infrastruktur, pelabuhan dan bandara untuk diperbaiki lokasinya yang lebih strategis, karena dekat dengan Negara Asia lainnya. Dan ini memerlukan komitmen dari Pusat maupun dari Daerah untuk bersama-sama ya. Jadi jangan sampai nantinya warga Anambas menjadi penonton di tempat sendiri, harus bisa mandiri intinya”. tutup Tito. (Red/Hms).

Editor : Febri