Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 1063

Nurdin Bahas Pengembangan Pelabuhan Barang Bersama Apindo

KARIMUN- Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan sangat vital bagi kelancaran proses pembangunan didaerah. Semua jenis pelabuhan harus dibenahi. Bukan hanya pelabuhan untuk penumpang yang harus memadai, pelabuhan bongkar muat barang juga harus diperhatikan.

“Karena jantung dari daerah Kepulauan itu harus memiliki pelabuhan yang memadai,” ujar Nurdin saat kunjungan kerja ke Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun akhir pekan lalu.

Menurut Nurdin, masyarakat harus merasakan langsung kalau mereka ingin pelabuhan yang mereka lalui harus baik. Kalau untuk barang tentu para pengguna jasa bongkar muat yang ingin pelabuhannya memadai.

Tersedianya dermaga kapal yang luas, dengan kedalaman air laut ketika surut yang sesuai dengan kebutuhan kapal-kapal angkut barang yang besar, menurut Nurdin pengembangan pelabuhan bongkar muat barang harus segera direalisasikan.

“Arus barang tentu menjadi cepat, lalu lintas kapal dan barang berjalan lancar serta cost menjadi rendah. kita harus memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan efisien,” tambah Nurdin lagi.

Untuk itu, Nurdin akan segera berkoordinasi dengan OPD juga Instansi terkait lainnya untuk membahas pengembangan pelabuhan bongkar muat barang agar dapat segera terealisasikan.

“Kita akan segera membahas dengan OPD terkait pengembangan pelabuhan di Kepri khususnya di Kundur ini,” tutup Nurdin.

Adapun saat Nurdin menggelar rumah terbuka (open house) sempena Idul Adha 10 Dzulhijah 1439 H yang dipusatkan di Gedung Pemuda Tanjung Batu, Kundur. Nurdin menjamu kedatangan Ketua APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Kundur berserta sejumlah jajarannya, mereka duduk bersama membahas tentang pengembangan pelabuhan bongkar muat barang di Kundur.

“Kami berupaya meminta kepada Gubernur agar pelabuhan di Kundur dapat ditingkatkan,” ujar Ketua APINDO Kundur Khengky.

Permintaan itu dirasa Khengky harus segera direalisasikan karna kondisi pelabuhan kundur sendiri masih perlu peningkatan disemua segi baik di pelabuhan penumpang dan khsusnya barang.

“Agar arus barang terutama kebutuhan pokok masyarakat setempat dapat tersalurkan dengan cepat,” lanjut Khengky. (DESTI)

Nurdin Silaturahmi dengan Masyarakat Perumahan Rici

BATAM- Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan bahwa salah satu unsur yang paling penting dalam pembangunan adalah partisipasi masyarakat. Partisipasi tersebut dalam bentuk aspirasi, keinginan dan kebutuhan masyarakat yang belum tercapai harus segera diakomodir dalam menyelaraskan pembangunan.

“Untuk itu kami selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk bertanya langsung apa kebutuhan yang harus dipenuhi,” ujar Nurdin saat silaturahmi sempena perayaan HUT ke-73 RI bersama masyarakat Perumahan Rici, Kelurahan Tanjung Riau, Sekupang, Batam, Senin (21/8) malam.

Terkait pembangunan sumber daya manusia Nurdin mengatakan bahwa pentingnya belajar keagamaan sejak dini. Apalagi menyongsong masa depan yang gemilang maka pengetahuan akan keagaaman sangat penting sebagai benteng kehidupan.

“Saya yakin anak-anak Kepri semua pintar dan berprestasi kalau mau terus belajar. Kita optimis bisa membangun hal itu jika kita semua bersatu dan berupaya mewujudkan nya,” tambah Nurdin.
Terkait keberadaan fasilitas umum, Nurdin mengatakan bahwa saat ini pemerintah terus berupaya membangun dan melengkapi kebutuhan masyarakat tersebut. Pemprov akan upayakan agar dapat dinikmati seluruh elemen masyatakat.

Nurdin mengajak semua masyarakat untuk aktif dalam setiap kegiatan. Karena kebersamaan akan menghasilkan kemeriahan dan kesenangan. “Mari kita jaga terus kebersamaan ini,” tutup Nurdin.

Sebelum meninggalkan lokasi, Nurdin menyempatkan untuk meninjau lokasi drainase yang selama ini dikeluhkan masyarakat setempat dikarenakan sering meluapnya air ketika musim hujan datang. Adapun panjang drainase tersebut sekitar 2.000 meter dengan lebar 10-15 meter. Nurdin berjanji bersama Pemko Batam akan segera mengatasi permasalahan tersebut

Terakhir, Nurdin juga meninjau lokasi masjid diperumahan tersebut. Dirinya akan membantu pembangunan kanopi untuk atap teras samping masjid tersebut. (Hfz)

Gubernur Rayakan Idul Adha di Karimun

KARIMUN- Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan bahwa kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang menjadi cikal bakal peristiwa Idul Adha dapat dijadikan pedoman untuk mengerjakan pembangunan di Kepri. Termasuk konsep pembangunan masyarakat dan negeri saat Nabi Ibrahim merancang pembangunan kota Makkah.

“Semangat kepatuhan dan pengorbanan secara ikhlas itulah kita gunakan untuk membangun Kepri,” ujar Nurdin dalam khutbahnya saat menjadi khatib pada shalat Idul Adha 10 dzulhijah 1439 H / 2018 M di lapangan Bola Glora Tanjung Batu, Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu (22/8).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Asisten Pemerintahan Kabupaten Karimun Muhammad Tang beserta jajaran OPD Provinsi Kepri.

Dalam khutbahnya tersebut Nurdin bercerita tentang perjalanan kisah nabi Ibrahim AS. Menurut Nurdin ada banyak kisah yang patut diteladani.

Pertama tentang kokoh dalam keimanan yang mana sejak beliau kecil sudah terlihat keimanannya yang mana beliau selalu gelisah tiap melihat praktek penyembahan berhala bahkan yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri.

“Saat ini kita dihadapkan dengan berhala zaman modern yakni sifat mencintai dunia dan gila akan harta,” ujar Nurdin.

Untuk itu, Nurdin mengajak semua jamaah untuk hidup dengan mengimani Allah SWT dan berpedoman dengan Alquran.

“Keimanan yang kokoh akan melahirkan akhlak yang mulia,” lanjut Nurdin.

Selanjutnya tentang kepatuhan melaksanakan perintah Allah SWT yang mana Nabi Ibrahim AS dengan patuh dan teguh hatinya atas perintah Allah SWT membawa Istrinya Siti Hajar ke sebuah lembah yang tidak ada sedikit pun stok makanan dan minuman. Lalu pengorbanan beliau ketika diperintahkan untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail dengan tidak ada sedikitpun keraguan tetap menjalankan perintah Allah tersebut.

“Seberapa beratpun perintah yang Allah berikan kepada kita, kita harus ikhlas menjalankannya,” tambah Nurdin lagi.

Sholat Id sendiri berlangsung tertib dan khidmat, bertindak sebagai Imam adalah Ustadz Sofyan Al Hafizh dan Bilal Ustadz Muhammad Esky. Tampak ratusan masyarakat Tanjung Batu memadati lapangan.

Meskipun malam hari sebelumnya telah diguyur hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menunaikan shalat idul adha, pun sesaat sebelum dimulai, lokasi mengalami mati listrik namun gema takbir tidak berhenti hingga shalat di mulai.

“Meskipun hujan turun lagi di akhir khutbah bapak Gubernur Alhamdulillah kami dapat sholat bersama beliau disini,” ujar Muhammad Akhyar, salah seorang warga yabg ikut shalat di sana.

Sebelum meniggalkan lokasi shalat, Gubernur Nurdin bersama-sama Wagub Isdianto dan Sekda Arif menyerahkan tiga ekor sapi untuk diqurbankan.

Adapun hewan qurban tersebut akan disalurkan ke PHBI Kundur, Masjid Al furqan, Kundur Utara dan Masjid Besar Kundur Barat.

“Semoga semua masyarakat yang berhak dapat menikmati daging pada lebaran tahun ini,” tutup Nurdin. (Kanga)

Kepri Harus Unggul di Semua Sektor

BINTAN- Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa Kepri harus mampu unggul di sektor. Walaupun 96 persen wilayah Kepri merupakan lautan, tapi jangan menghambat untuk unggul di sektor pertanian.

“Kita berupaya untuk mengembangkan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan yang berada di Kepri,” kata Nurdin saat Panen Padi bersama PT.Nirwana Lan Agrotek dan Balai Pengajian Teknologi Pertanian (BPTP) di Poyotomo, Kabupaten Bintan, Sabtu (18/8).

Nurdin senang pada kegiatan panen padi kali ini karna itu membuktikan bahwa sumber daya di Kepri dapat dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin. Dia sangat bersyukur, karena setiap petani di Poyotomo ini berhasil mengelola lahan yang ada dengan baik.

Untuk itu Gubernur mengapresasi kepada para petani yang telah berhasil mengolah sawah dan ladang, sehingga sukses menggarap lahan pertanian hingga panen sekarang ini.

“Petani dan BPTP Kepri, telah memberikan kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi,” ucap Nurdin.

Pemerintah memang menjadikan sektor pertanian sebagai program strategis, guna mewujudkan swasembada pangan. Hal ini sangat sejalan dengan program Kepri yang juga menjadikan sektor pertanian sebagai andalan.

Menuju masyarakat sejahtera, pengembangan perberdayaan pertanian adalah upaya membangun daya dengan mendorong atau memotivasi dengan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyampaikan apresiasi dari masyarakat Bintan kepada gubernur yang telah ikut membantu para petani di Bintan.

“Saya sangat berterima kasih kepada pak Gubernur, selalu membantu petani kita”, kata Dalmasri.

Dalmasri menceritakan kalau dirinya dan para petani termotivasi oleh Gubernur. Dan apa apa saja keperluan petani, selalu disiapkan Pemerintah Provinsi.

“Jadikan kunjungan ini menjadi memotivasi kita bersama,” kata Dalmasri. (DK)

Wako Serahkan Lencana Pancawarsa dan Penghargaan Pramuka Garuda

BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi selaku pembina Pramuka Kota Batam menyerahkan penghargaan lencana Pramuka Pancawarsa dan penghargaan Pramuka Garuda, Sabtu (18/8) di Dataran Engku Putri usai upacara ulang tahun Pramuka ke-57 Tahun 2018 Tingkat Kota Batam. Adapun tema pada dirgahayu pramuka ke -57 “Pramuka Perekat NKRI”.

Menyemarakkan ulang tahun pramuka anggota pramuka Batam menampilkan tarian maumere dan lagu serta tarian. Walikota yang menjadi inspektur upacara HUT Pramuka berkesempatan membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault.

Melalui tema yang diangkat menegaskan gerakan pramuka tetap konsisten dan fokus untuk mendidik karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI.

Memasuki tahun poltitik diharapkan anggota pramuka diseluruh jenjang dapat memberikan kesejukan dan tidak terlibat dalam hiruk pikuk perpolitikan.

“Gerakan pramuka sebagai organisasi pendidikan luar sekolah jangan terlibat gerakan politik praktis,” pesan kwartir nasional.

Diharapkan kepada seluruh jajaran pramuka terutama anggota dewasa agar dapat merapatkan barisan untuk bekerjasama secara sinergi untuk mewujudkan kaum muda Indonesia yang berkepribadian luhur, berkarakter, berwatak, handal dalam berpikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara, dan terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup.

Upacara dihadiri Ketua Kwartir Cabang Batam, Amsakar Achmad, Ketua Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, Wakil Ketua I Penggerak PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar, Sekda Kota Batam, Jefridin, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam. (MC)

Aula Jing Si Budha Tsu Chi Batam Diresmikan

BATAM- Walikota Batam, Muhammad Rudi meresmikan aula Jing Si Yayasan Budhi Tsu Chi perwakilan kantor Batam, Sabtu (18/8) di Taman Indah Blok III. Peresmian aula ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rudi. Yayasan Budha Tsu Chi perwakilan Batam berdiri sejak tahun 2005, 17 Agustus 2018 usia yayasan ini di Kota Batam sudah 13 tahun.

Wakil Ketua Yayasan Budha Tsu Chi Batam, Sugianto Kusuma menyebut awal berdirinya kantor perwakilan di Batam dari kegiatan bakti sosial yang dilakukan. Ia mengatakan aktivitas Thu Chi terdiri dari empat misi yakni, misi amal, misi kesehatan, misi pendidikan dan misi budaya humanis.

“Ini baru permulaan Tsu Chi di Batam. Mari kita sama-sama berkontribusi bukan dari besar atau kecilnya tapi kebersamaan. Mari kita sama-sama bergotong royong membantu saudara kita dan ayo bersama-sama kita bergotong royong menjalankan Tsu Chi Batam,” katanya.

Ketua Kantor Tsu Chi Batam, Rudi Tan mengatakan di Batam Stu Chi telah melakukan bakti sosial kesehatan dengan melakukan operasi katarak, hernia, bibir sumbing serta benjolan. Bekerjasama dengan Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Kota Batam, Tsu Chi juga sudah melakukan kegiatan donor darah dari relawan Tsu Chi. Sampai saat ini jumlah pasien yang sudah dibantu pengobatan oleh Tsu Chi sebanyak 3.224 orang.

“Kami juga melakukan kegiatan aman biaya bantuan kesehatan. Dulu perwakilan antor Budha Tsu Chi di Batam menempati salah satu ruko di Windsor milik salah satu relawan. Kini kami sudah memiliki aula yang bangunannya tahan gempa 7,5 sr. Di bangunan ini juga terdapat dapur yang besar sehingga kami bisa menyiapkan seribu nasi bungkus untuk korban bencana,” jelasnya.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Batam, Erizal Abdullah mengucapkan selamat atas diresmikannya Aula Jing Si. Harapannya ke depan Yayasan Budha Tsu Chi Indonesia perwakilan Batam dapat terus melakukan kegiatan sosial membantu masyarakat di Kota Batam. Ia juga mengapresiasi Tsu Chi yang memiliki relawan dari berbagai etnis dan agama.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung kegiatan sosial yang dilakukan Budha Tsu Chi di Kota Batam. Terlebih masih ada sekitar 250 ribu jiwa masyarakat Kota Batam yang tergolong kurang mampu dan perlu mendapat perhatian dan bantuan.

“Sebaiknya manusia bermanfaat untuk orang lain, inilah Budha Tsu Chi. Jangan ada membedakan lagi, mari kita semua berbaur membangun Batam,” ajaknya.

Rudi menjelaskan saat ini Pemko Batam tengah melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Bersama-sama dengan DPRD Kota Batam, juga akan dibuat Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Batam. Jika RDTR sudah disahkan menurutnya tidak ada lagi yang boleh merubah karena pembangunan Batam ke depan harus sesuai dengan RDTR yang ada. Rudi juga menyampaikan pada awal September 2018, Pemko akan membuka jalan di Simpang Kepri Mall untuk pembangunan drainase.

“Tahun depan baru dibangun jalan layang (fly over). Tahun ini kita buka untuk drainase dulu, kalau tidak mendesak dihimbau untuk tidak lewat di sana. Untuk menghindari macet,” pungkasnya.(HP)